One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Kembalinya Elzeyna


__ADS_3

"Biasanya ketika kalian menangis kejar seperti ini, kalian tau bahwa onty sedang mengerjai onty El. Kalian sangat menyayangi onty El sampai ketika onty membuat onty El nangis, kalian juga akan ikut menangis bukan" Gumam Kayla.


Mona dan Mano masih tidak mau berhenti menangis setelah sudah dibawa kembali ke apartemen milik Kayla, keduanya terus menangis tanpa henti. Hingga membuat Kayla di kalang kabur sendiri karena merasa pusing harus dengan apa lagi caranya membuat kedua baby twins berhenti.


"Kalian tidak lapar, tidak juga haus. Kalian sebenernya kenapa? Mengapa terus menangis, apa yang harus onty lakukan agar kalian mau berhenti menangis? Apakah kalian merindukan onty El?? Iyakah sayang" Tanya Kayla sambil menimang-nimang kedua baby twins dalam gendongannya.


"El, kau dimana?! Mereka dan aku membutuhkan mu. Kau ini sebenarnya pergi kemana" Lirih Kayla.


Dretttt... Dretttt...


Suara getaran handphone milik Kayla pun mampu membuat Kayla mengalihkan pandangannya dan dengan secepat mungkin menjawab panggilan telpon masuk dari seseorang. Dengan sangat hati-hati dirinya mengambil handphone dengan posisi masih menggendong kedua tubuh baby twins dalam gendongannya itu.


"Mommy muda" jelas disana tertera nama mommy muda yang berarti Moana. Tapi ketika sudah mengangkat panggil telpon masuk tersebut justru malah tampilan wajah Keandra yang ada, panggilan telpon vidio ya.


Mommy muda (Keandra): Mora dan Mano masih menangis, ada apa dengan mereka?


^^^Kayla: Aku tidak tau Keandra ada apa dengan mereka, aku sudah mencoba berbagai banyak hal untuk mendiamkan nya. Tapi mereka tetap menangis sekeras mungkin^^^


Mommy muda (Keandra): .....


^^^Kayla: Bisa aku bicara dengan Moana? Aku berfikir mereka merindukan mommy nya, atau-- Elzeyna karena jika seperti ini biasanya mereka hanya mau dengan Elzeyna saja^^^


Keandra tidak menjawab ucapan Kayla, tapi ia langsung menyerahkan kamera hp nya pada Moana yang terlihat tengah lemah karena baru menyelesaikan terapi rutinnya yang menghabiskan begitu banyak energi. Dengan nada lemah Moana pun bertanya pada Kayla "Dimana Elzeyna" itulah pertanyaan yang terlontar dari Moana.


^^^Kayla: Aku tidak tau ia dimana, anak buah suamimu berkata bahwa El pergi ke ruangan Adam. Tapi selama aku berada di ruangan Adam aku tidak melihat dirinya masuk, kecuali ketika aku tertidur^^^


Mommy muda (Moana): Kayla, aku merasa ada sesuatu yang tidak enak di hatiku. Aku memikirkan Elzeyna secara tiba-tiba sedari tadi untuk itu aku meminta suamiku menelpon dirimu


Mommy muda (Moana): Apa kau sudah menghubungi El?

__ADS_1


^^^Kayla: Sudah, tapi nomor nya tidak aktif. Bahkan aku meminta Nathaniel untuk membantu ku juga nomornya sama tidak aktif! Mereka berdua saling komplotan mungkin^^^


Mommy muda (Moana): Aku akan meminta suamiku untuk mencari keberadaan El, kau tenanglah dan tolong taruh kedua anakku di atas kasur. Biarkan mereka tertidur setelah lelah menangis, aku yakin setelahnya mereka tertidur. Kau cukup mengelus kedua kepalanya saja, mereka pasti akan tertidur dengan setelahnya


Mommy muda (Moana): Aku sudah melakukan terapi ku, aku akan kembali dalam waktu dekat. Aku merindukan mereka dan juga kau dengan El, aku harap kalian merindukan ku


^^^Kayla: Kau cepatlah kembali, kami sangat merindukanmu. Terimakasih sudah membantuku untuk memberi saran soal baby twins. Kau istirahatlah kembali^^^


Mommy muda (Moana): Iya, perbanyaklah istirahat aku tau kau pasti lelah. Jangan terlalu memaksa dirimu untuk sebisa mungkin merawat mereka


^^^Kayla: Siap mommy^^^


Setelahnya panggil telpon vidio itu pun berakhir, berakhir tepat kedua baby twins akhirnya berhenti menangis setelah melihat wajah sang mommy dan sang daddy yang berdampingan tadi di layar handphone. Dan berkat saran dari Moana kedua baby twins akhirnya mulai tenang dan kembali memejamkan kedua matanya secara perlahan.


Wajah yang begitu merah, iar mata yang masih berada di pipi itu membuktikan bahwa kedua baby twins memang menangis dengan begitu histerisnya. Bagaikan bisa merasa kehilangan atas seseorang yang mereka sayangi itu.


Dengan tangis yang sudah terhenti itu pun akhirnya bisa membuat Kayla bernafas dengan damai dan tenang, merebahkan dirinya di samping baby twins dan mulai ikut memejamkan kedua matanya untuk menghilangkan kantuk nya yang menyerang. Tanpa sadar Kayla ikut tertidur bersama baby twins.


Perlahan tubuhnya mendekat ke arah baby twins lalu kemudian mencium satu persatu wajah damai kedua baby twins yang lelap itu, ia yakin pasti beberapa menit yang lalu baby twins habis menangis. Dan setelah itu pandangannya ke wajah Kayla yang terlihat lelah dan lelap dalam tidurnya, ia tidak berniat untuk membangun Kayla tapi ia perlahan berjongkok di samping tubuh Kayla dan kemudian menangis di samping kasur yang terdapat Kayla tersebut.


"Hikssss..."


"Hikssss... Hikssss..."


Isakan demi isakan, air mata demi air mata dan suara tangis demi suar tangis pun akhirnya samar-samar terdengar ditelinga Kayla. Hingga membuat sang empu nya terbangun dari tidurnya, lalu pandangannya perlahan jatuh tepat di sampingnya yang terdapat Elzeyna tengah menangis dalam diam nya.


"El" Panggil Kayla.


"El kau dari mana? mengapa kau baru kembali, ini sudah larut. Mengapa kau pergi tanpa berpamitan denganku, kau dari mana saja" Begitu banyak pertanyaan yang di lontarkan oleh Kayla.

__ADS_1


"Kayla" Lirih Elzeyna dengan langsung memeluk tubuh Kayla yang tepat berada di samping nya itu, karena Kayla sempat turun dari kasurnya dan mendekat ke sampingnya.


"Kau menangis? Ada apa denganmu" Bingung Kayla dengan nada khawatir terhadap Elzeyna.


"Lihat wajahku dan tatap mataku!! Katakan ada apa denganmu, mengapa kau sangat berantakan seperti ini?! Siapa yang menjahatimu. Katakan padaku" Desak Kayla pada Elzeyna yang hanya bisa menangis tanpa berkata.


"Hikssss... Aku tidak menginginkan ini, hikssss... Hikssss... Aku tidak mau semua ini! hikssss... Aku, aku huhhhh... huhhhh... Aku takut hikssss..." Tangis Elzeyna.


"Apa yang terjadi, ceritakan padaku!!"


"Dia menikahiku hikssss... Dia membuatku takut, hikssss... Aku tidak menginginkan ini! Aku tidak menginginkan nya hikssss... Kayla!!"


"Menikah? Siapa?! Kau... Kau menikah dengan siapa El? Siapa yang menyakitimu, siapa yang berani membuatmu seperti ini?! Katakan" Geram Kayla dengan terus mendesak Elzeyna.


"Hikssss... Ak--aku hikssss... Huhhhh... Huhhhh.."


"El! Jawab!!"


"Hikssss... D--dia di--ia huhhhh... Aku takut, aku tidak mau ini semua. Aku tidak mau!!" Histeris Elzeyna dengan memeluk erat tubuh Kayla.


"SIAPA YANG MENYAKITI MU ELZEYNA?!! JAWAN AKU!! KATAKAN PADAKU SIAPA??!! JAWAB EL JANGAN MENANGIS TERUS" Bentak Kayla dengan berteriak tanpa sadar.


Kayla kesal, marah, bingung dan juga tidak mengerti apa yang telah terjadi pada Elzeyna. Secara tiba-tiba ia menghilang dan meninggalkan baby twins di dalam ruangan rumah sakit, kemudian kembali dengan pakaian yang berantakan, rambut yang terlihat seperti tidak terurus dan wajah yang di penuhi tangis air mata.


Kayla kesal dan marah karena tidak mendapatkan jawaban yang puas atas pertanyaan yang sedari tadi ia lontarkan, karena Elzeyna hanya bisa menangis dan mengatakan "Takut" dan "Tidak menginginkan ini" apa? Maksudnya perkataan itu? Ia bertanya-tanya dalam benaknya sedari tadi apa maksudnya itu semua. Tapi Elzeyna, ia tetap tidak jelas memberitahu nya.


"Aniel"


"Apa? Kenapa dengan Aniel?? Dan siapa Aniel?!"

__ADS_1


"Hikssss... Hikssss"


"Nathaniel"


__ADS_2