
"Maafkan aku" ujar keandra dengan nada melirih karena merasa bersalah pada sang istri telah membuat putrinya menangis walau bukan sepenuhnya kesalahannya itu.
Moana tidak langsung menjawab, ia hanya terdiam sambil memandang lekat suaminya itu. Tanpa sadar air matanya kian keluar dan hal itupun tak luput dari penglihatan keandra. Keandra justru malah bertanya-tanya dalam benaknya mengapa moana justru menangis? apakah kesalahannya itu terlalu fatal untuknya.
"Sayang aku--"
"Apa nanti kau akan membuangku?" tanya moana dengan nada menahan tangisnya.
Mendengar perkataan moana justru semakin membuat keandra kebingungan karena pikirnya itu ternyata salah, ia pikir moana akan marah atau kecewa padanya karena dirinya sudah membuat putrinya menangis kejar. Tapi ternyata salah. Sepertinya moana berfikir bahwa kedatangan mantan kekasihnya itu akan menjadi bomerang untuk pernikahannya.
"Apa yang kau pikirkan sayang? apa kau berpikir bahwa aku akan membuang mu hanya karena masa lalu ku kembali?" Tanya balik keandra.
"Jawab saja"
"Tentu tidak! aku mendapatkan mu saja susah dan butuh effort serta pengorbanan yang besar, lalu untuk apa aku harus membuang mu? hanya karena masa lalu ku kembali, itu bukan berarti aku akan membuang mu dan kembali padanya. Masa lalu hanya masa lalu, ia tidak akan pernah bisa menjadi masa depan. Sedangkan kau adalah masa depanku! kau lah ibu dari anak-anakku Moana. Tidak perduli masa lalu ku kembali atau tidak kau tetaplah pemenangnya" Jelas keandra.
"Bagaimana jika nantinya kau akan kembali?"
"Percayalah padaku bahwa aku sungguh-sungguh mencintaimu dan menginginkan mu, jikalau aku harus memilih antara kau serta anak-anak atau masa lalu dan harta, aku akan dengan tegas menjawab aku memilih kau" Yakin Keandra dengan menarik Moana kedalam pelukannya.
"Bukankah aku selalu meminta mu untuk tidak pergi kembali? tidak meninggalkan aku, tidak lari dariku, dan tidak menjauh dariku? Itu artinya aku sungguh-sungguh hanya menginginkan mu dan anak-anak. Tidak yang lain dan tidak dengan masa lalu" Tutur Keandra memeluk erat Moana.
"Putrimu terjepit" Kata Moana di sela-sela acara pelukan teletubbies nya itu.
Keandra pun terkekeh ketika mendengar ucapan Moana tersebut, ia bahagia karena Moana tidak ingin memperpanjang masalah itu lagi dan kembali mulai cerita, air matanya bahkan kini sudah tidak lagi keluar setelah usapan diberikan oleh Keandra dipipinya "Cup" kecupan singkat pun diberikan oleh Keandra untuk Moana.
"Jangan pergi lagi sayang" Lirih Keandra pelan.
__ADS_1
"Aku akan pergi" Canda Moana.
"Kalau begitu, aku akan mengurungmu agar kau tidak keluar dan tidak pergi meninggalkan ku, jika perlu. Aku akan--"
"Sudah cukup, sepertinya aku tau akhir dari perkataan mu suamiku" Kata Moana dengan memutar mata nya malas.
"Berjanjilah bahwa kau tidak akan meninggalkan ku sayang" Pinta Keandra.
"Aku akan berjanji jika kau lebih dulu berjanji untuk tidak meninggalkan aku, berjanjilah bahwa kau benar-benar tidak akan meninggalkan ku dan kau akan menepatinya. Bukan hanya berjanji saja tapi membuktikannya juga" Timpal Moana.
"Aku berjanji dan aku akan membuktikannya padamu!" Tegas Keandra.
"Dan aku berjanji padamu untuk menepati janji ku padamu juga, begitupun sebaliknya. Serta aku akan membuktikan bahwa janji yang aku katakan bukanlah janji semata atau perkataan saja tapi itu benar dan aku akan membuktikannya" Ujar Moana tak kalah tegas dari Keandra sang suami.
"Aku juga!"
"Tidak akan sayang! Harusnya aku yang berkata seperti itu padamu, aku bahagia bisa memilikimu. Selamanya, jangan pernah tinggalkan aku dan pergi dariku" Ucap Keandra.
"Aku mencintaimu" Bisik Keandra.
"I love you more"
"I love you too more, suamiku"
*****
"Tidak bisa! tidak. Tidak boleh!! Diawal kau adalah milikku maka di akhir kau juga milikku Keandra" Amuk Silviya dengan membanting seluruh benda-benda yang ada di dalam butiknya itu.
__ADS_1
Pada akhirnya Silviya mengakui bahwa ia bodoh telah meninggalkan Keandra, seharusnya posisi nyonya muda galaxy itu adalah miliknya. Tapi karena kebodohan yang ia lakukan akhirnya posisi itu milik orang lain dan kebohongan nya itu benar-benar membuatnya menyesal.
Tapi ia tidak akan menyerah begitu saja, apa yang harus menjadi miliknya maka harus menjadi miliknya! Sekalipun itu tidak mudah. Dan harus menyingkirkan orang lain maka ia akan melakukannya, demi orang yang ia inginkan.
Entah benar orangnya yang ia inginkan atau hartanya yang ia inginkan, pada akhirnya akan ketahuan nanti diakhir. Siapa yang menang dan siapa yang akan kalah akan terlihat dan tau diakhir cerita.
"Aku akan mendapatkan mu lagi Keandra! dan aku akan menyingkirkan wanita itu. Kau hanya boleh bersamaku dari awal hingga akhir! Hanya aku yang boleh memiliki mu, sedangkan ia (Moana) tidak boleh sekalipun anak-anak mu. Tidak boleh memilikimu, katakan saja bahwa aku egois" Gumam Silviya dengan tersenyum miring.
"Moana Xaviera! Wanita itu, aku pasti akan menyingkirkan mu. Pasti dan itu secepatnya" Geram Silviya.
*****
"Aku akan membunuhnya jika wanita itu benar-benar akan mengusik kehidupan adikku!" Gerak Kayla sambil menunjukkan raut wajah geram nya.
Nathaniel, Elzeyna, Adam serta Kayla kini tengah berkumpul disebuah cafe tak jauh dari perusahaan Galaxy's group. Kayla yang meminta untuk berkumpul disana, karena agar tidak jauh untuknya nanti kembali berkerja.
Setelah Kayla pergi tadi ia meminta ketiganya untuk datang ke cafe yang berada di depan perusahaan Galaxy's group, sebenarnya Kayla hanya meminta Nathaniel dan Adam saja. Tapi karena Nathaniel dan Elzeyna sudah berdamai dan saling memperbaiki diri dan hubungannya jadi sekarang mereka terus menempel satu sama lain, sejujurnya Kayla malas melihat tingkah Nathaniel dan Elzeyna yang mulai sedikit bucin di hadapannya tapi dari itu semua ia bahagia.
Kayla memanggil mereka jelas karena ingin tau cerita tentang masa lalu Keandra bersama Silviya dan keduanya pun menceritakannya, untuk Elzeyna ia bahkan tau siapa Silviya karena memang Nathaniel dan dirinya saat itu masih pacaran dan belum ada pertikaian atau konflik diantara keduanya. Kayla setelah mendengar seluruh cerita dari Nathaniel dan Adam pun akhirnya tau jelas bagaimana sifat Silviya. Bahkan Kayla kini sudah memberikan nama sebutan untuk Silviya dengan nama "Wanita busuk" karena kepribadian nya memang seperti sampah yang busuk.
"Kami akan berada di pihak Moana, Kay" Kata Elzeyna yang siap mendukung Moana dan Keandra.
"Aku juga" Sahut Nathaniel.
Adam? Semua orang kini menatapnya, karena mereka tidak mendapatkan jawaban dari Adam yang sedari tadi hanya menyimak. Dan Adam yang merasa bahwa dirinya kini menjadi pusat perhatian pun akhirnya menjawab "Aku juga" dan setelahnya mereka kembali mengobrol satu sama lain tanpa terkecuali Adam.
"Aku tidak yakin Silviya tidak bermain kotor, aku yakin ia akan bermain licik dan kotor bahkan bisa saja ia meminta orang lain untuk membantunya. Tapi aku akan memastikan bahwa semua akan baik-baik saja" Batin Adam.
__ADS_1