One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Kebodohan Adam


__ADS_3

Galaxy's group


"Keandra jika kau tidak ingin membantuku setidaknya kau bukalah akses keluargaku untuk bisa pergi keluar negeri mencari keberadaan Kayla!!" Kesal Adam pada Keandra yang sedari tadi di ajak bicara tapi tidak memperdulikannya.


"Keandra!"


"Jangan menjadi orang bisu, tuli, budeg, dan congean! Aku tau kau mendengarkan ku. Jadi jawab aku" Gerutu Adam.


"Kau ini cerewet, pergilah. Suaramu bagaikan lalat yang mengusik pendengar ku" Ketus Keandra.


"Sialan kau! buka akses untuk ku maka aku akan segera pergi dari sini. Aku berjanji 1 minggu kedepan tidak akan menampilkan wajahku dihadapan mu" Ujar Adam dengan bernegosiasi.


"Bila perlu seumur hidup saja jangan hanya 1 minggu" Celetuk Keandra asal.


"Baik akan aku lakukan tapi kau harus membuka akses ku dulu untuk pergi keluar dari negara ini, aku ingin mencari Kayla. Jangan mempersulit ku! Hidupku sudah sulit maka kau tidak boleh mempersulit lagi" Terang Adam.


"Tidak mau"


"Keandra bajingan! aku beri 10 M untuk bernegosiasi padamu" Geram Adam.


"Tidak butuh uang, uang ku sudah banyak. Rekening dan debit ku sudah padat akan uang, jadi uang 10 M yang tidak berarti itu tidak aku butuhkan" Sombong Keandra dengan terkekeh.


"100 M?"


"Tidak"


"200?"


"Tidak"


"500?"


"Kau pikir aku miskin Adam? Aku bahkan bisa membeli perusahaan Bagaskara jika aku mau. Pergilah, aku tak butuh uang mu dasar sinting" Ucap Keandra yang mulai kesal.


"Aku membutuhkan akses keluar dari negara ini Keandra!"


"Pergilah sana, itupun bila kau bisa" Usir Keandra dengan santai dan memberikan tatapan mengejek pada sahabatnya itu.


"Kau pilih aku lempar atau aku cekik mati Keandra?! Semakin kau bulol semakin kau memiliki pribadi yang ngeselin" Gemas Adam.


"Tidak berkaca siapa yang bulol, sendirinya juga bulol. Bucin tolol" Sinis Keandra malas.


"Pergilah Adam Malik. Kau sangat menggangu! Jika tidak juga maka aku akan menyeret mu keluar dengan paksa dari ruangan ku" Ancam Keandra yang tak main-main.


"Bajingan! Jika tidak bisa membuka akses setidaknya beri aku satu kabar mengenai Kayla. Ini terakhir, aku sungguh akan pergi setelah tau kondisinya" Pinta Adam kembali untuk terakhir kalinya, katanya.


"Jika aku beritahu maka kau harus pergi nanti, jangan menggangguku lagi!" Kata Keandra.

__ADS_1


"Ya, cepat katakan!"


"Satu kata dia baik, sudah. Pulanglah" Jawab Keandra dengan sesingkat-singkatnya dan itu membuat Adam geram dan sekaligus gemas terhadap Keandra, ingin sekali Adam ini menelan Keandra tapi ia harus tahan. Demi informasi kekasihnya maka ia tidak boleh hajar menghajar Keandra saat ini.


"APA-APAAN KAU INI KEANDRAAA?! MASA HANYA ITU! KAU YANG BENAR SAJA AKU INGIN INFOMASI KABARNYA TENTANG HARI INI. MENGENAI KONDISI NYA, KEHIDUPANNYA, KE--"


"Ya-ya bacot, dia baik-baik saja dan dia sehat-sehat saja, dia makan teratur. Pola tidur teratur, dia bahagia dan dia sangat-sangat bahagia hidup bertiga disana" Ketus Keandra.


"Keandra mengapa kau tau tentang semuanya?" Selidik Adam.


"Persetan denganmu Adam! Aku tau karena Moana yang bercerita tadi. Siang tadi ia melakukan panggilan vidio bersama Kayla dan Kaylash, jangan berfikir yang tidak-tidak atau otakmu akan aku keluarkan dari kepala mu" Gemas Keandra pada Adam yang tengah bodoh itu.


"Ohh... TUNGGU KEANDRA APA MAKSUD MU BERTIGA? KAYLASH?! BUKANKAH ITU NAMA UNTUK PRIA, JADI KAYLA TINGGAL BERSAMA DENGAN SEORANG PRIA? DAN SATU LAGI SIAPA" Terkejut Adam dengan berteriak sekeras mungkin.


Benar-benar gemas! Tangannya Keandra mulai gatal karena ingin melayangkan satu bogemen untuk wajah Adam. Karena suara yang terus berteriak mengusik pendengar nya itu memicu tingkat emosi Keandra saat ini.


Tapi tunggu... Keandra seketika memiliki ide licik, bagaimana jika ia mengerjai sahabatnya ini? Menarik bukan, itung-itung memberikan pelajaran kecil untuk Adam ini.


"Kaylash pria yang memiliki wajah tampan melebihi dirimu, tentu saja siapa yang tidak ingin tinggal bersama orang tampan? terlebih lagi Kayla tengah hamil. Ya, kemungkinan pria bernama Kaylash itu adalah orang yang memberikan gen nya untuk Kayla tumbuhi" Bohong Keandra dengan tersenyum licik membodohi Adam.


"Ap--apa. Kayla hamil? Tidak mungkin! Kau jangan berbohong padaku Keandra!" Emosi Adam dengan menarik kerah kemeja Keandra.


"Untuk apa aku berbohong? tanya saja pada istriku jika kau tidak percaya, itupun jika kau berani. Lagi pula aku sudah memberikan informasi yang kau inginkan bukan? Jadi sekarang pergilah dan terima nasib mu karena telah menyakitinya maka dari itu ia pergi bersama pria lain yang lebih baik darimu" Ujar Keandra tersenyum kemenangan karena berhasil membodohi Adam.


"Sial!" Marah Adam lalu pergi begitu saja meninggalkan Keandra tanpa sepatah katapun.


*****


"MOANA!!"


"MOANA KAU DIMANA" Teriak Adam yang baru saja sampai di mansion Galaxy dan kemudian berteriak-teriak bagaikan orang gila.


"MOANA KELUARLAH!!"


Moana yang baru saja hendak masuk ke dalam kamarnya pun seketika diurungkan karena mendengar seseorang berteriak dari bawah memanggil namanya dengan begitu keras, bahkan sampai putra dan putrinya yang sedang belajar di dalam kamarnya menjadi penasaran dan keluar.


Untungnya Moana masih berada diatas dan kemudian meminta pada si kembar untuk masuk ke dalam kamarnya lagi masing-masing dan kemudian meminta untuk mengunci kamar nya sendiri-sendiri, tidak boleh ada yang keluar selagi ia tidak memerintahkan untuk mereka berdua keluar. Dan selepas itu Moana pun turun kebawah dan menatap tajam wajah Adam.


"Apa-apaan kau! berteriak-teriak di mansion ku bagaikan orang gila. Ada apa mencariku"Kesal Moana pada Adam tentunya.


"Katakan apakah benar Kayla tengah hamil?!" Tanya Adam dengan tiba-tiba melontarkan pertanyaan tersebut pada Moana.


"Iya"


"Yang jelas Moana!"


"Iya Adam Malik Bagaskara! Kayla memang sedang hamil. Puas" Gereget Moana.

__ADS_1


"Anak siapa yang ia kandung itu?!"


"Mengapa kau bertanya seperti itu, bukankah kau sudah tau jawab sebenarnya kan! mengapa harus bertanya lagi bila sudah tau" Geram Moana.


"Jadi benar apa yang Keandra katakan. Jadi alasan Kayla meninggalkan aku sebenernya karena ingin melindungi anak yang sedang ia kandung!" Kata Adam dengan mengepalkan kedua tangannya dan mengeraskan rahangnya karena sangat marah dirinya saat ini.


"Tentu saja! Memang itu tujuannya" Balas Moana dengan jujur.


"Kaylash! Apa benar pria itu adalah ayah biologis dari anak yang sedang Kayla kandung?" Lontar Adam bertanya pada Moana.


"Ha?" Bengong Moana karena ternyata pemikirannya tak sejalan dengan Adam.


Moana bingung apa yang dimaksud oleh Adam sebenernya? Sejak kapan seorang anak kecil bisa menjadi ayah biologis dari seorang wanita hamil yang terpaut jauh umurnya. Jadi mungkin Adam bukankah ia sedang salah paham? Dan apa yang suaminya katakan sebenarnya pada Adam saat itu sampai-sampai membuat Adam salah paham.


"Kau ini bodoh ya? Apa-apaan kau, mana ada seorang anak kecil bisa menjadi ayah biologis dari anak kau yang Kayla kandung. Bodoh" Maki Moana yang kesal meruntuki kebodohan Adma yang mudah di tipu oleh suaminya itu.


"Anak kecil apa? Aku?! Arghhhhhh, aku tidak mengerti semua ini. Mengapa kalian suami istri senang mempersulit ku" Kesal Adam kembali.


"Kau yang bodoh, mudah di kelabui oleh suamiku. Kayla itu hamil karena mu bodoh! tidak ingat kah kau pernah melakukannya dengan Kayla secara sadar, maka itulah hasilnya. Menjadi seorang anak, dan untuk Kaylash yang kau maksud ia baru seumuran dengan Mano dan Mora! Terlebih lagi dia itu anak angkat Kayla yang baru saja Kayla perkenalkan pada kami" Jelas Moana dengan jujur.


"Apa!"


"Jadi Kayla hamil anakku? Benarkah! Moana?"


"Iya bodoh"


"Jadi..."


"Apa?"


"Jadi aku adalah ayah biologis yang sesungguhnya dari anak yang Kayla kandung? Sungguh kah itu Moana" Terkejut Adam dengan tak percaya.


"Bodoamat Adam, aku cape menjelaskannya padamu yang begitu bodoh hari ini" Malas Moana yang hendak pergi tapi ditahan oleh Adam kembali.


"Moana tunggu! Kaylash itu putra angkat ku dan suamimu ternyata telah membodohi ku?!" Tahan Adam kembali melontarkan pertanyaan yang jelas-jelas jawabannya ia sendiri sudah tau.


"Menurutmu apa lagi memangnya Adam?!"


"Sialan Keandra! Aku akan membuat perhitungan padanya nanti" Gumam Adam.


"Moana aku mohon jelaskan padaku arti kepergiannya Kayla yang membawa pergi calon anakku! Aku mohon Moana. Setidaknya jika kau tidak ingin mengatakan tentang keberadaan nya maka jelaskan padaku maksud dari kepergiannya Kayla, aku yakin pasti Kayla sudah menjelaskannya padamu kan" Pinta Adam dengan memohon.


"Huuuffff"


"Baiklah"


"Jadi---"

__ADS_1


__ADS_2