
...Dreetttt... Dreetttt......
"Oh ayolah Kayla, ponsel mu terus berdering. Apa kau tidak akan mengangkatnya?" Terang Elzeyna.
"Sangat merepotkan" Kesal Kayla dengan mengambil ponselnya dan mulai menerima panggilan masuk tersebut tanpa melihat siapa yang menelpon nya.
Moana📞: Kay--.
^^^Kayla: Apa kau tidak bisa berhenti mengganggu ku? Kau ini sangat menyusahkan, katakan cepat apa mau mu.^^^
"Seperti suara Moana" Gumam pelan Elzeyna yang tak sengaja mendengar suara yang di sebrang sana.
^^^Kayla: Adam sialan! Aku sudah mengangkat telpon kau yang tidak penting ini, tapi kau sekarang justru malah terdiam bagaikan orang bisu.^^^
Moana 📞: Kau mengira aku Adam? Kayla.
Ketika Moana membuka suaranya kembali setelah tadi Kayla potong, seketika Kayla pun melihat layar ponselnya yang ternyata tertera nama "Mommy muda" dan bukan "Orang gila" (Adam). Dan seketika Kayla pun merasa bersalah telah memakai Moana yang ia kira Adam itu.
^^^Kayla: Ahha, Moana maafkan aku. Aku pikir kau adalah Adam.^^^
Moana📞: Apa kau di ganggu oleh Adam?.
^^^Kayla: Ya seperti biasa, dia sangat menggangu ku. Oleh sebab itu aku mengira kau adalah Adam tanpa melihat layar ponsel ku terlebih dahulu, maafkan aku telah salah mengira kau adalah Adam.^^^
"Sudah ku duga, haisss..." Ucap pelan Elzeyna dengan menggelengkan kepalanya kecil ketika melihat tingkah Kayla.
Moana📞: Tidak apa Kayla.
^^^Kayla: Ada apa Moana? Kau nenelpon ku secara tiba-tiba, apa ada sesuatu yang kau butuhkan.^^^
Moana📞: Nanti malam datanglah ke kediaman ku bersama El, kau mungkin sudah mendengar tentangku dari El bukan. Oleh sebab itu nanti malam kita semua akan membahasnya.
^^^Kayla: Kita semua?.^^^
Moana📞: Ya, kita semua. Jika kau penasaran datanglah dulu maka kau akan tau apa maksud dari kata "kita semua".
^^^Kayla: Ohh, baiklah.^^^
Moana📞: Kalau begitu aku tutup telponnya.
^^^Kayla: Ya, baiklah.^^^
Tut.
"Moana?" Tanya Elzeyna.
__ADS_1
"Iya"
"Apa katanya"
"Kita disuruh ke mansion galaxy nanti malam, ia mengatakan ingin membahas masalah dirinya itu. Bersama yang lainnya" Jawab Kayla dengan santai.
"Yang lainnya?" Bingung Elzeyna.
"Entahlah, mungkin saja yang ia maksud si orang gila (Adam) dan Nathaniel" Terang Kayla malas.
"Owh"
"Kayla sebentar lagi aku akan melakukan meeting, kalau begitu aku akan kembali. Kau, kembalilah juga bukankah Adam tengah mencarimu" Tutur Elzeyna dengan tersenyum mengejek kepada Kayla.
"Aku akan kembali, kau berhati-hati lah" Kata Kayla dengan mengangguk kecil pada Elzeyna.
"Baiklah"
"Aku duluan Kay" Ujar Elzeyna dengan menepuk pelan pundak Kayla sebelum dirinya benar-benar pergi meninggalkan Kayla yang masih mau berada di cafe.
"Hmmmm"
Beberapa saat ketika Kayla pergi di tinggal kan oleh Elzeyna, Kayla pun berniat akan pergi juga untuk kembali ke perusahaan Galaxy Grup's. Tapi tiba-tiba dari arah lain ada seseorang yang memanggilnya, hingga membuat Kayla mencari asal suara yang memanggil nya tersebut.
"Presdir Pramudya?" Gumam Kayla pelan.
Yaps benar, presdir pramudya yang tak lain adalah Reyfano. Yang tidak sengaja datang juga ke cafe yang sama dengan Kayla, dan kemudian Reyfano menghampiri meja Kayla seorang diri tanpa sekretaris pribadinya.
"Siang, nona Kayla" Sapa Reyfano dengan sopan.
"Siang juga, presdir pramudya" Balas Kayla dengan nada sopan.
"Boleh kita bicara sebentar? Jika kau tidak sibuk, tapi jika kau sibuk. Lain kali saja" Tanya Reyfano terlebih dahulu pada Kayla.
"Tidak, silahkan" Jawab Kayla singkat dengan tersenyum kecil.
'Setidaknya aku bisa membuat orang gila menungguku' Batin Kayla.
"Terimakasih, silahkan duduk nona Kayla" Ujar Reyfano.
"Terimakasih kembali, presdir pramudya" Ucap Kayla dengan kembali terduduk berhadapan dengan Reyfano, presdir dari pramudya company itu.
"Panggil nama saya saja, tidak enak jika memanggil dengan panggilan itu. Jangan terlalu formal juga, karena ini di luar jam kerja" Jelas Reyfano.
"Ah, baiklah. Kalau begitu silahkan panggil nama saya juga" Ujar Kayla.
__ADS_1
"Baik"
"Hmmm, apa aku boleh mengenal kau lebih jauh Kayla? Ah bukan dengan maksud tertentu, hanya ingin mengenal kau lebih baik saja. Apa boleh?" Tanya Reyfano dengan menatap wajah cantik Kayla.
"Tentu saja"
"Apa boleh aku memintamu untuk bercerita tentangmu? Jika kau tidak keberatan" Izin Reyfano dengan tersenyum manis.
"Kayla Isvara itu namaku, usia ku 23 tahun aku bekerja sebagai manager hdr galaxy grup's. Itu semua keterpaksaan" Cerita Kayla.
"Keterpaksaan?"
"Iyaa, keterpaksaan. Jika bukan karena permintaan adikku yang saat ini telah menjadi nyonya muda galaxy, mungkin aku tidak akan pernah mau bekerja di perusahaan itu. Ada sebuah cerita yang tidak bisa aku ceritakan mengapa aku tidak menyukai pekerjaan ku saat ini, padahal sebelumnya aku sangat mencintai pekerjaan itu" Tutur Kayla.
"Jadi benar, tuan Keandra memang sudah memiliki pendamping. Lalu, apakah benar tuan Keandra juga sudah mempunyai seorang putra? Rumor mengatakan ia memiliki anak kembar yang mempunyai paras tampan dan cantik, tapi kedua wajah putra dan putri keturunan galaxy itu belum diketahui publik sampai saat ini" Kata Reyfano.
"Itu benar, Keandra memang sudah memiliki dua anak kembar yang tampan dan cantik. Itu semau berkat adikku yang hebat, dan publik memang belum diberitahu bagaimana rupa wajah keturunan galaxy saat ini. Itu karena Keandra sendiri yang menekan para publik seperti media untuk tidak mencari tahu tentang kedua anaknya, karena suatu saat Keandra sendiri yang akan memberitahu publik mengenai putra dan putrinya, tapi untuk sekarang ia masih menyembunyikan nya. Sampai waktunya tiba maka semua baru akan diberi tahu" Jelas Kayla kembali dengan nada yang begitu santainya memanggil langsung nama atasannya itu.
"Keandra? pufff"
"Siapa nama adikmu? Jika aku boleh tau" Tanya Reyfano kembali karena merasa penasaran siapa sosok adik yang sedari tadi Kayla katakan.
"Moana Xaviera Galaxy, aku sering menyebutnya mommy muda karena usia nya yang masih berumur 21 tahun tapi sudah memiliki dua anak kembar" Balas Kayla dengan tersenyum manis ketika menceritakan tentang Moana.
"Marga nya tidak sama dengan mu?" Bingung Reyfano dengan mengangkat salah satu alisnya.
Marga atau bisa disebut nama keturunan adalah salah satu hal yang paling penting, bagi negara ini. Marga adalah sebuah identitas seseorang yang menunjukkan jadi diri mereka dan bahkan keturunan mereka, seperti hal nya "Galaxy" "Bagaskara" "Akaskara" "Danantya" serta "Pramudya" masing-masing dari mereka memiliki marga keturunan yang tinggi. Terlebih lagi "Galaxy" oleh sebab itu tak heran keluarga Galaxy adalah keluarga dengan marga yang memiliki tahta tertinggi di negara ini.
"Memang, marga ku Isvara sedangkan adikku Xaviera. Karena kenyataan nya kami hanya saudara tak sedarah, kau mungkin mengerti maksudku bukan?" Terang Kayla dengan nada santai menatap wajah Reyfano.
"Ya, aku mengerti"
"Aku sudah menceritakan tentang ku, apa kau tidak akan memfeedback ku?" Pinta Kayla.
"Ah baiklah, Reyfano Algara Pramudya... Itu nama panjang ku serta marga ku, umur ku saat ini berada di angka 25. Dengan status lajang karena tengah mencari seseorang yang tepat, ah. Walau aku terlahir di keluarga terpandang tapi itu tidak membuatku bahagia" Ucap Reyfano dengan tersenyum kecut.
"Kenapa?"
"Keluarga terpandang ya? Hmm, mungkin sebagian orang berpikir bahwa menjadi keluarga terpandang itu terlihat enak. Faktanya tidak, semua memang bisa di dapatkan oleh uang dan harta, tapi hati tidak. Kau tau Kayla? Aku ini salah satu pria yang selalu gagal akan percintaan. Mungkin itu karena kedua orang tuaku, tapi semenjak mereka tiada kini aku menjadi bebas. Tapi kebebasan ku tanpa peraturan membuatku merasa sepi" Cerita Reyfano.
"Kau harus merubah jalan takdir mu bukan, untuk menjadi lebih baik. Jika kau hanya diam terus dan menerima segalanya, maka kau dinyatakan kalah sebelum berperang dengan dunia" Kata Kayla.
"Ya, kau benar. Untuk it--"
"Kayla"
__ADS_1