One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Rahasia Elzeyna dan Nathaniel


__ADS_3

"Pertama, mengapa bisa tuan Adam bisa mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi saat ujan ini karena ia ingin menemui anda, kedua mengapa bisa ia membanting stir kemudi mobilnya karena jalan yang licin membuat ban mobil milik tuan Adam tergelincir hingga berakibat mau tidak mau tuan muda Adam membanting stir kemudiannya hingga berujung menabrak sebuah pohon besar. Dan terakhir mengapa tuan ada melakukan itu karena anda nona" Jelas Rivanto.


"Karena aku?" Gumam Kayla dengan mengerutkan keningnya sambil menatap dalam wajah Rivanto.


"Benar nona, tuan muda Adam memang berniat untuk pergi kerumah kekasihnya dan kemungkinan itu anda, tuan muda mengatakan bahwa ia ingin membantu anda mengurus dua keponakan nya yaitu tuan muda kecil galaxy dan nona muda kecil galaxy. Tuan takut anda akan kelelahan oleh sebab itu tuan berniat ingin pergi di tengah hujan yang begitu deras ini ke tempat tinggal anda" Terang Rivanto.


"Lalu..."


"Tuan tidak mendengar saya, saya sudah mengatakan untuk berhati-hati karena jalanan akan licin tapi tuan justru tidak mendengar kan nasihat saya. Saat ini tuan tengah di tangani oleh beberapa dokter kiriman nyonya besar dan tuan besar, karena setelah mendapatkan kabar bahwa tuan muda kecelakaan nyonya besar sangat syok dan berniat ingin pergi ke sini menghampiri tuan muda. Tapi setelah cuaca di prediksi bisa dan memungkinan untuk jet pribadi keluarga Bagaskara lepas landasan" Cerita Rivanto kembali.


"Nyo--nya besar bagaskara? Itu berarti..." Gugup Kayla yang entah kenapa.


"Iya nona, ibu kandung tuan muda. Nyonya besar Andrea dan tuan besar Varel akan segera ke negara ini" Balas Rivanto kembali.


Andrea Bagaskara dan Varel Malik Bagaskara adalah kedua orang tua dari Adam Malik Bagaskara, yang mana selama ini tinggal di negara L berdua dan sudah lama menatap di negara L kini akan kembali ke negara filandia. Negara dimana mereka berdua berasal, setelah mendengar kabar bahwa putra semata wayangnya itu mengalami kecelakaan, mereka berdua pun syok dan sangat khawatir tentang kondisi putranya itu hingga membuat mereka mengirimkan beberapa dokter ahli untuk Adam sang putra.


Kabar keduanya akan kembali ke negara filandia ini tidak diketahui oleh Adam sendiri, bahkan Nathaniel pun tidak tau. Hanya Rivanto saja yang baru dikabarkan oleh nyonya dan tuan besar dari keluarga Bagaskara itu, dan kini bertambah Kayla yang sudah mengetahui niat kepulangan kedua orang tua dari Adam tersebut.


'Bagaimana jika mereka mengalahkan aku? Menyalahkan aku atas insiden kecelakaan putra semata wayangnya itu...' Batin Kayla.


"Nona" Panggil Rivanto.

__ADS_1


Melihat Kayla terdiam cukup lama dengan kondisi yang terlihat begitu buruk pun membuat Rivanto tidak tega, ia sangat yakin bahwa Kayla menerobos hujan yang deras saat ini hanya untuk memastikan keadaan tuan nya itu yang tak lain kekasihnya. Bahkan dilihat dari raut wajah Kayla saat ini Rivanto sudah memastikan bahwa memang Kayla tengah benar-benar mengkhawatirkan kondisi tuannya itu.


"Nona sebaiknya anda berganti pakaian terlebih dahulu, saya akan menyuruh anak buah tuan muda untuk membelikan satu set pakaian untuk anda. Jika anda ingin menemui tuan muda sebaiknya anda membersihkan tubuh anda. Jika tidak, maka anda akan sakit setelah terkena air hujan dan anda tidak mengganti pakaian anda" Terang Rivanto pada Kayla.


"Terimakasih atas perhatiannya dirimu, aku baik-baik saja. Biarkan aku menunggu para dokter keluar terlebih dahulu setelah itu aku akan mengganti pakaian ku" Balas Kayla dengan tersenyum kecil.


Kayla memang menerobos hujan yang sangat deras itu hanya untuk menemui Adam, karena dirinya dilanda panik dan cemas akan kondisi Adam, Kayla pun menerobos jalan tanpa menggunakan apapun seperti payung dan jas hujan. Ia turun dari mobil taxi yang ia tumpangi saat di lampu merah tengah menyala dan menghentikan semua laju mobil di jalan, karena cukup lama ia menunggu lampu hijau yang tak kunjung menghijau membuatnya turun dan menerobos hujan deras saat itu tanpa memperdulikan dirinya sendiri yang sensitif akan air hujan.


"Haicuhhh"


"Ah tidak" Lirih pelan Kayla.


"Nona apa anda baik-baik saja?" Tanya Rivanto dengan nada khawatir.


"Nona tapi anda terlihat seperti--"


...Bruuukkk...


"NONA!!"


...*****...

__ADS_1


"Sudah 2 jam kepergian Kayla, mengapa ia masih belum kembali sampai saat ini?" Gumam Elzeyna yang kini tengah mengkhawatirkan Kayla.


"Tenanglah, kau tidak perlu khawatir nanti kita akan mengunjungi mereka. Tapi setelah hujan nya reda" Tutur seseorang pada Elzeyna.


"Kau pergi saja, aku bisa mengurus baby twins tanpa bantuan mu" Usir Elzeyna pada Nathaniel.


Ya Nathaniel, dimana pria tersebut datang berkunjung ke apartemen milik Kayla di tengah hujan yang deras juga. Bedanya pria itu tidak seperti Adam, dan untuk informasi mengenai Adam yang kecelakaan Nathaniel sudah tau.


Bukan tidak ingin mengunjungi sahabatnya itu, tapi Nathaniel saat ini lebih memilih untuk menemani Elzeyna mantan kekasihnya itu yang tengah kewalahan menjaga baby twins. Mantan kekasih? Ingat cerita Elzeyna, yang dimaksud masa lalu Elzeyna saat itu adalah Nathaniel.


Siapa sangka ternyata keduanya pernah menjalin suatu hubungan tanpa sepengetahuan semua orang, termasuk Keandra. Hanya mereka berdua yang tau karena hanya mereka berdua yang menjalankan kehidupannya dan sebenarnya ketika Nathaniel dan Elzeyna bertemu saat pertama kali setelah beberapa tahun terkahir. Keduanya pun cukup terkejut karena keduanya kembali bertemu setelah 3 tahun tidak pernah melihat satu sama lain lagi.


3 tahun sebelum Elzeyna mengenal Kayla dan Moana, Elzeyna memang sudah mengenal Nathaniel yang pernah menyandang gelar kekasih yang sangat dicintai oleh Elzeyna. Bahkan bisa dikatakan Nathaniel adalah cinta pertama Elzeyna dan begitu pun sebaliknya, sebenernya sebab Nathaniel menjadi buaya darat dan suka menyentuh alkohol bahkan suka mengencani para wanita di luar sana itu disebabkan karena dirinya ingin melupakan sosok Elzeyna dalam hidupnya. Ia memang menjadi pria brengsek tapi walau begitu tetap saja Nathaniel tidak pernah berani untuk menyentuh lebih sesuatu yang memang tidak seharusnya ia sentuh dari para wanita yang selama ini ia kencani. Hanya sebatas kencan buta saja setelah itu tidak ada lagi.


'Seberapa keras aku mencari penggantimu El, aku tetap tidak bisa menghilangkan mu dari hatiku! Aku membenci ini semua tapi aku juga menyukai ini semua' Batin Nathaniel.


'Aku membencimu aniel! tapi aku juga mencintaimu. Aku tidak egois, aku merindukan mu tapi aku tidak bisa berbuat banyak hal. Kita sudah terbebas dari hubungan toxic yang kita pernah jalankan saat itu, jadi tidak ada kemungkinan bahwa kita akan seperti dulu. Itulah sebabnya aku menjauhkan diriku padamu' Batin Elzeyna


"Aku sudah berjanji pada Keandra untuk melindungi kalian, begitupun Adam. Hanya saja Adam saat ini sedang bodoh sampai ia bisa masuk ke dalam rumah sakit" Balas Nathaniel dengan santainya.


"Terserah apa yang akan kau lakukan" Ucap Elzeyna datar lalu setelah itu pergi menuju kamarnya sedangkan Nathaniel masih setia terduduk di sofa ruang tamu yang ada disana.

__ADS_1


"Kita menjadi asing karena ego kita masing-masing, kau membenciku dan aku juga membenci mu. Tapi aku juga mencintaimu, aku tidak bisa melupakan mu. Aku tidak ingin egois El, jujur saja aku merindukanmu! Merindukan kita berdua yang dulu" Lirih pelan Nathaniel.


'Dan aku juga merindukan nya, merindukan kita yang dulu saat pernah bersama' Batin Elzeyna yang menjawab gumam pelan dari Nathaniel yang samar-samar ia tidak sengaja dengar karena posisi mereka memang belum terlalu jauh.


__ADS_2