One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Kepintaran Mano


__ADS_3

"Jadi seperti itu, dan kau Adam aku sudah bercerita seperti mendongeng tadi apa kau sudah mengerti?" Tanya Moana yang selesai menceritakan maksud dari kepergiannya Kayla yang membawa pergi calon penerusnya itu.


"Aku mengerti, maaf Moana karena aku sebagai ayah kandung untuk calon anakku tidak bisa menjaga keduanya dengan baik. Aku pikir dengan cara diam tanpa membalas itu tidak akan bisa menjadi serumit ini, tapi aku salah. Tapi Moana kau tenang saja semua sudah berada di bawah kendaliku mengenai Kinan si bajingan itu aku sudah mengurusnya, sekarang aku hanya perlu meyakinkan Kayla bahwa kini sudah baik-baik saja dan tak perlu lagi harus bersembunyi" Beo Adam dengan meminta maaf pada Moana yang kesekian kalinya.


"Adam aku akan menceritakan tentang kejadian yang sudah terjadi nanti pada Kayla, dimana kau sudah berhasil mengendalikan situasi dan kondisi jadi ia tidak perlu lagi berlindung sendiri di negara lain. Padahal aku dan suamiku juga bisa melindunginya jika ia mau bahkan kau sepertinya juga bisa tapi Kayla merasa tidak ingin di bebankan, yaudah tidak apa nanti aku akan bicara padanya dan ya Adam. Kau harus bisa membujuk Kayla untuk kembali pulang bersamamu, jika kau berhasil maka aku akan menggelar acara pernikahan untuk kalian sebagai hadiah atas kehadiran calon penerus keluarga Bagaskara. Semua biaya di tanggung Keandra jadi kau tidak perlu mengeluarkan uang mu lagi, berikan saja uang mu untuk fasilitas pada anakmu" Jelas Moana dengan tersenyum kecil.


"Oh ide bagus Moana, lagian suamimu pasti tidak keberatan mengeluarkan uang bernilai M hanya untuk menyelenggarakan pesta pernikahan untukku dan Kayla. Suamimu tadi berkata bahwa uang nya menumpuk dalam rekening dan kartu debit nya, jadi aku akan membantu nya untuk menghamburkannya sedikit" Licik Adam dengan tersenyum smrik.


"Aku mendukungmu" Balas Moana dengan mengacungkan jempol nya pada Adam.


Sebenarnya Moana ini berada di pihak siapa? Keandra suaminya atau Adam?? Mengapa malah saling membantu keduanya dan mendukung keduanya, entahlah Moana ini sulit ditebak ternyata. Hanya dia yang tau saat ini arah jalannya sendiri seperti apa.


"Suamiku ini senang bermain-main, maka aku juga sebagai istrinya harus ikut serta bermain-main. Terutama dalam mempermainkannya"


*****


Malam hari...


Saat Keandra pulang ia sudah di sambut hangat oleh si kecil Mora dan Moana tepat di depan pintu masuk mansion, sedangkan untuk Mano ia tengah belajar di dalam kamarnya. Rutinitas Moana itu adalah ketika suaminya akan pergi bekerja maka ia akan menemani suaminya sampai ke pintu depan, dan jika tengah di dalam perjalanan pulang maka Moana akan menunggu di depan pintu masuk mansion. Dan Keandra menyukai itu, sebagai balasan rutinitas Moana ia menghargainya dengan cara membalas, memberikan kecupan singkat pada kening Moana.

__ADS_1


Seperti saat ini, ketika Keandra sudah sampai ia langsung mengecup kening Moana tepat dihadapan Mora yang berada di dalam gendongan Moana. Keandra tidak melupakan si kecil Mora, ia tentu juga memberikan sebuah ciuman manis di pipi chubby milik Mora, kanan dan kiri ia berikan bahkan kening juga bisa dibilang seluruh wajah Mora ia berikan ciuman manis.


"Mora sini sama daddy" Ujar Keandra dengan mengulurkan tangannya berniat untuk menggendong tubuh sang putri.


"Daddy halus mandi dulu, daddy bau busuk. Mommy bilang kalau Mola deket-deket daddy yang belum mandi pasti nanti Mola bakal bau busuk juga. Jadi daddy pelgi mandi dulu sana setelah itu kita makan malam dan daddy boleh memeluk Mola" Beo Mora pada sang daddy yang terang-terangan menolak uluran tangan sang daddy.


"Sayang apa-apa kau! mengapa kau berkata sedemikian pada putriku" Gerutu Keandra dengan cemberut pada Moana.


"Apa? Aku hanya menjalankan kebiasaan mu yang mengajarkan untuk tidak boleh memberikan putri kita pada seseorang yang tengah berkeringat. Apa itu salah?" Balas Moana dengan malas.


"Itu untuk orang lain, tidak berlaku untukku! mengapa kau memberlakukannya untuk ku juga" Cemberut Keandra.


"Apa-apaan seperti itu" Gumam Keandra dengan segera pergi untuk mandi karena dirinya benar-benar menginginkan putrinya itu untuk ia gendong.


Keandra itu bucin pada Mora dan Mano tapi lebih ke Mora, karena Mano mengikuti jejaknya yang sudah untuk ia bucin in. Tapi Mora? Ia dominan pada Moana yang mudah dia bucin in dan tidak pernah melayangkan protes seperti Mano yang suka protes, jika tengah bekerja pun Keandra yang sedang sibuk-sibuknya menyempatkan untuk melakukan panggilan vidio pada Moana untuk meminta putrinya. Sebucin itu Keandra.


35 menit berlalu....


Aktivitas untuk malam sudah selesai dimana mereka semua harus melakukan makan malam, dan kini hanya sisa untuk bermain sampai waktu tidur mendatang. Keandra bermain bersama si kembar di dalam kamar bermain yang ia buat khusus untuk putra dan putrinya itu, sedangkan Moana ia fokus melihat layar laptopnya dan ia duduk tidak jauh dari suami dan anak-anaknya.

__ADS_1


"Daddy kalah! Hahahaha, bialkan Mola yang mengikat lambut daddy" Tawa Mora yang tengah bermain dengan sang daddy.


"Baiklah, ini karet kuncirnya" Pasrah Keandra dengan memasang wajah pura-pura memelas.


"Mano apa yang kau baca?" Tanya Keandra pada sang putra.


"Tentang cara menyabotase dad" Balas Mano singkat.


"Kau sudah pandai menyabotase, lalu apa lagi yang harus kau pelajari? kau bahkan sudah berhasil membobol keamanan yang begitu ketat pada perusahaan milik daddy. Memangnya apa yang masih belum kau mengerti" Tanya Keandra dengan malas menghadapi putranya yang terlalu pintar itu.


Dulu pernah ketika Mano iseng-iseng merites sistem keamanan perusahaan Galaxy's group yang dinobatkan sebagai sistem kemanan yang kuat. Dimana sudah banyak sekali perites atau hacker yang handal berniat untuk menerobos masuk sistem keamanan perusahaan Galaxy's group tapi mereka gagal dan tidak bisa masuk, berunjung justru mereka terkena virus yang mampu meledakkan laptop atau komputer yang mereka gunakan untuk merites sistem keamanan perusahaan Galaxy's group itu. Tapi Mano saat itu tengah iseng dan mencoba merites sistem keamanan perusahaan Galaxy's group milik daddy nya tanpa sepengetahuan sang daddy.


Dimana langsung saja alarm sistem keamanan berbunyi ketika ada yang hendak merites keamanan perusahaan Galaxy's group itu, semua karyawan yang ada di ruang keamanan pun mencoba untuk menghalangi sistem akun nya Mano, tapi mereka kesulitan dan Keandra yang saat itu tengah rapat langsung diberi tahu dan kemudian rapat pentingnya pun di bubarkan secara mendadak. Saat Keandra datang ke tempat sistem keamanan perusahaan miliknya ia sudah melihat bahwa sistem keamanan nya sudah terbobol, seketika amarahnya memuncak karena bagaimana bisa sistem keamanan yang begitu ketat miliknya yang ia rancang sendiri bisa di buka oleh seseorang? Selama ini bahkan belum ada yang bisa dan tidak ada yang mampu, tapi hari itu ternyata ada yang bisa.


Para petugas keamanan perusahaan Galaxy's group pun saat itu pada ketakutan karena melihat kemarahan Keandra, lalu dengan amarahnya itu Keandra langsung melihat monitor sistem keamanannya apakah ada yang hilang data-data tentang perusahaan nya iya atau tidak. Dan jawabannya tidak, nafasnya pun lega dan ia segera melacak balik pelaku yang berhasil menggemparkan perusahaan Galaxy's group saat itu. Dan ketika tengah mengecek ia mendapatkan sebuah pesan dan kiriman sebuah gif yang bertulis "Berhasil" dan isi pesan tersebut "Sistem keamanan mu mudah di bajak daddy" tentu saja Keandra langsung tau siapa pelakunya. Dan kemudian ia menarik nafasnya berat karena ternyata putranya lah yang berhasil membuatnya panik setengah mati.


Dengan cepat saat itu Keandra melakukan panggilan vidio masuk pada sang putra melalui komputer disana, dan dijawab. Menampilkan wajah imutnya Mano dimana ia memakai earphone di sana dan terdapat sebuah mic kecil di sampingnya, dengan wajah polosnya Mano bertanya ada apa saat itu dan semua para pekerja saat itu pun cengo karena ternyata yang berhasil menyabotase sistem keamanan perusahaan Galaxy's group adalah tuan muda mereka sendiri.


"Berhenti bermain-main, kau membuat daddy dan seisi karyawan Galaxy's group diambang neraka" itulah kata yang Keandra lontarkan pada saat itu untuk putra nya tentunya dibalas dengan menjawab "Aku hanya iseng daddy, aku pikir akan sulit seperti yang dikatakan orang-orang. Nyatanya tidak ini sangat mudah" balasan yang bisa membuat semua orang hampir menangis. Karena anak sekecil Mano kepintarannya itu diluar batas usianya.

__ADS_1


__ADS_2