
Tak terasa hari berlalu dengan cepat, kini sudah satu minggu lamanya Kayla menetap di negara B bersama putra angkatnya yang ia beri nama "Kaylash Zegara Isvara" dengan nama yang Kayla sering panggil Kaylash yang berarti langit. Dimana dengan adanya Kaylash sebagai langit kehidupannya akan membawa kebahagiaan nantinya, karena langit adalah kesukaan Kayla.
Tadinya putra angkatnya Kayla itu hanya bernama Kaylash Zegara tapi Kaylash meminta untuk mencantumkan nama Isvara dibelakangnya dengan berkata bahwa ia ingin namanya tersemat dengan Kayla. Karena saat ketika Kayla bertemu dengannya Kayla menyebut nama marganya yaitu Isvara, jadi Kaylash meminta untuk marga Isvara diberikan untuknya juga dan itupun disetujui oleh Kayla dengan cepat karena memang Kayla sendiri berniat ingin memberikan marga nya pada Kaylash tapi takut Kaylash tidak menginginkannya, faktanya malah Kaylash menginginkannya dan menyukainya.
Kaylash resmi menjadi putra Kayla karena selama seminggu ini Kayla mengurus berkas-berkas untuk Kaylash yang akan menjadi anaknya itu dimata hukum dan negara. Dan Kayla tidak memilih untuk menjadikan Kaylash menjadi anak angkatnya melainkan anak kandungnya, dimana itu tercetak jelas di kartu keluarga miliknya yang baru.
"Mama" Panggil Kaylash.
"Iya sayang? Ada apa hmm" Tanya Kayla dengan membalas hangat kedatangan Kaylash.
"Tidak ada, Kay hanya ingin Mama" Balas Kaylash dengan manja pada Kayla untuk kesekian kalinya.
Kayla senang akhirnya ia memiliki seseorang yang akan terus bersamanya dalam kehidupannya ini, dimana ia menjadi ibu untuk seorang putra tampan seperti Kaylash. Kaylash memang anak yang terlantar dan tak terurus saat itu, ia juga jelek pada saat itu tapi itu hanya pada penampilannya saja. Tidak dengan wajah dan kulit tubuh yang ia miliki.
Wajahnya imut dan tampan, bulu mata panjang, bola mata berwarna abu-abu dan kulit tubuh yang putih itu Kaylash miliki hanya saja terdapat beberapa bekas luka di tubuhnya. Itu mungkin karena seseorang telah menyakitinya, bila saat itu Kaylash tertutup tentang dirinya tapi lama kelamaan ia mulai terbuka pada Kayla yang ia panggil Mama itu.
Bahkan ia kini mulai cerewet dan sering kali bercerita tentang kehidupannya, dan Kayla pun tau bagaimana nasib Kaylash selama ini. Hal itu membuat Kayla sangat menyayangi Kaylash bagaikan anak kandungnya sendiri.
"Jangan tekan adik nanti ia sakit" Ingat Kayla pada sang putra.
"Kay tidak sengaja, maaf Mama" Panik Kaylash dengan buru-buru mengelus perut Kayla dimana akan ada seorang adik yang lahir untuk Kaylash.
Kayla hamil? Iya memang. Kayla hamil itu anak dari Adam, dan jawaban mengapa saat itu Kayla memilih untuk menjadi orang yang kalah karena Kayla ingin menjaga sebuah janin yang ada di dalam perutnya saat itu. Kayla tidak ingin anaknya terluka nanti karena ulah Kinan, maka dari itu ia memilih untuk bersembunyi sementara waktu dari semua orang.
Moana dan semuanya belum tau tentang kehamilan Kayla saat ini begitupun Adam yang notabenenya sebagai ayah kandung dari anak yang Kayla kandung, Kayla tentu tidak akan merahasiakan kehamilannya ini dari siapapun. Nantinya ia akan memberi tahu semua orang tentang bayi nya itu, tapi nanti setelah semua menjadi baik-baik saja.
"Maafkan kakak ya adik, apa sakit?" Tanya Kaylash dengan berbicara pada perut rata Kayla itu.
__ADS_1
"Tidak kakak" Jawab Kayla dengan mengubah suaranya menjadi seperti anak kecil.
Tawa keduanya pun pecah ketika Kaylash mendengar suara Kayla yang berubah menjadi anak kecil dan Kayla tertawa karena melihat Kaylash tertawa begitu bahagianya.
"Kaylash. Mama punya seorang adik yang cantik, namanya Moana apa Kaylash mau berkenalan dengan aunty Moana? Kaylash tau... Aunty Moana punya anak kembar namanya Atharrazka dan Athvaretta. Panggil saja Mano dan Mora keduanya seumuran denganmu, jika Kaylash ingin bermain dengannya Mama akan meminta aunty Moana untuk membawa si kembar bermain denganmu" Jelas Kayla pada sang putra.
"Apa mereka mau berteman dengan Kaylash? Mama, kau tau Kaylash banyak tidak disukai semua orang. Bagaimana jika Mora dan Mano tidak ingin berteman dengan Kaylash" Balas Kaylash dengan melirih.
"Kaylash mereka anak-anak yang tidak memandang siapapun untuk berteman, terutama Mora. Gadis kecil itu sangat suka berteman dengan semua orang tapi Mano sepertinya aga sulit. Karena yang Mama tau Mano memiliki sifat waspada yang ketat" Tutur Kayla.
"Kalau begitu Kaylash mau berteman dengan mereka, tapi Mama harus bersama Kaylash" Pinta Kaylash dengan tersenyum manis.
"Anak manis, karena Mama tidak bisa menemui mereka bagaimana jika kita melakukan panggilan vidio untuk berkenalan saja?" Terang Kayla yang disetujui cepat oleh Kaylash.
Kayla pun bersemangat untuk mengenalkan putranya pada Moana, bahkan tanpa berfikir 2 kali apakah Moana masih mempermasalahkan kepergiannya atau tidak. Panggilan vidio yang ia lakukan pun terjawab dan menampilkan wajah Moana saat ini.
"Kayla akhirnya kau masih ingat mempunyai adik rupanya yaaa, kemana saja kau selama ini pergi tanpa berpamitan padaku dan hanya menitipkan sebuah surat saja yang tidak jelas! Dimana kau berada sekarang? Apa kau baik-baik saja? Apa pola hidup mu baik? Kau tidak terluka kan? tidak ada yang menjahatimu kan?" Omel Moana dari sebrang sana dan mulai melontarkan begitu banyak pertanyaan pada Kayla.
"Aduh aku lupa mempunyai adik, maaf ya adikku yang manis" Jawab Kayla dengan berpura-pura melupakan Moana.
"Apa-apaan kau ini! Awas saja jika kau kembali aku pasti akan memukulmu dengan sapu. Sekarang katakan dimana kau berada" Kata Moana dengan nada sedikit kesal.
"Suamimu pasti tau dimana aku, kemarin anak buahnya yang bodoh itu tidak sengaja aku lihat. Tapi Moana aku mohon kau jangan beri tahu keberadaan ku sekarang pada keluarga Adam! Terutama untuk Adam sendiri" Pinta Kayla.
"Tentu tidak. Aku tidak akan membantunya menemukan mu, aku justru meminta suamiku untuk menutupi keberadaan mu saat ini. Hanya saja aku belum tau dimana kau berada" Balas Moana.
"Negara B. Aku berada disini dan aku sudah nyaman berada disini, terlebih lagi aku sangat bahagia karena disini aku juga tidak sendiri. Putraku selalu ada bersamaku dan janin yang ada di dalam perutku" Kata Kayla dengan tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Baguslah kau baik-baik saja bersama putramu---"
"TUNGGU APA KAYLA? PUTRA??!! JANIN??!! APA MAKSUDNYA" Teriak Moana dengan terkejut setengah mati karena syok mendengar perkataan dari Kayla dan teriakan nya itu pun mengundang si kembar disana.
"Maaf Moana, aku pergi bukan karena aku takut untuk melawan ibu Adam tapi karena aku ingin melindungi janin yang sedang berkembang di dalam perutku. Untuk itu aku pergi dari negara finlandia dan kini aku berada di negara B. Terkait untuk putra yang aku maksud ia adalah putra angkatku yang aku dapatkan dari sini, tapi aku telah meresmikannya menjadi putra kandungku. Namanya Kaylash Zegara Isvara kau bisa memanggilnya Kaylash" Jelas Kayla dengan menarik sang putra untuk memperlihatkan wajahnya itu.
"Kaylash sapa aunty Moana" Pinta Kayla pada sang putra.
"H--halo aunty, ak--aku Kaylash" Ucap Kaylash dengan malu dan kemudian mulai menutupi wajahnya dengan memeluk Kayla.
"Mama Kaylash malu" Tuturnya dengan menyembunyikan wajahnya yang imut itu.
Jangan ditanya bagaimana respon Moana saat ini, jelas sudah ia sangat syok tapi terlebih itu ia sangat bahagia menyambut keluarga barunya itu yaitu Kaylash. Bahkan si kembar saat ini juga berniat Moana kenalkan dengan Kaylash putra angkat dari Kayla itu.
"Anak manis, nama yang bagus apa Mama mu yang memberikan itu? Emmm, mengapa kau menyembunyikan wajahmu yang manis itu?" Balas Moana dengan cemberut.
"Kaylash lihatlah aunty Moana menyukaimu, ayok lihat wajah aunty dan jangan mengumpat seperti ini. Bukankah kau ingin berkenalan dengan si kembar" Tutur Kayla dengan menunjukan wajah Kaylash kembali ke arah kamera.
"Itu terlihat lebih baik sayang, jangan malu. Aunty tidak akan menyakitimu" Terang Moana dengan wajah tersenyum.
"Aunty kau cantik" Puji Kaylash dengan malu-malu.
"Aaaaa bocah kecil yang imut ini membuatku salting! Kayla kembalilah pulang aku ingin memeluk Kaylash!!" Pinta Moana dengan gemas.
"Hey Moana lihatlah sampingmu" Celetuk Kayla.
"Kenapa? OHH. Maaf sayang, mommy melupakan keberadaan kalian. Kemari perkenalan nama kalian pada putra aunty Kayla" Pinta Moana dengan tersenyum manis meminta pada kedua anaknya untuk saling berkenalan.
__ADS_1