
...Rumah sakit...
Setelah Elzeyna membawa Moana ke rumah sakit, Moana langsung saja di tangani oleh dokter profesional dari keluarga Elzeyna yaitu keluarga Danantya. Kepanikan Kayla dan Elzeyna terhadap Moana justru malah di pandang aneh oleh Moana.
Karena seharusnya bukan mereka yang panik, tapi Moana. Moana justru malah diam dan santai seakan dirinya tidak merasakan terjadi apapun, padahal dokter yang menanganinya mengatakan bahwa ia akan melahirkan di usia kandungan yang baru delapan bulan.
Moana akan menjalankan operasi sesar karena kemungkinan bayi nya terjadi masalah, dan kemungkinan bayi nya akan lahir secara prematur karena memang belum bulan dan waktunya bayi Moana lahir.
"Dokter" Panggil Moana lirih karena dirinya kini tengah menahan untuk tidak tidur akibat suntikan bius yang ia terima.
"Iya nyonya" Jawab dokter tersebut.
"Dokter, jika terjadi sesuatu kepadaku. Tolong selamatkan kedua nyawa anakku! dan katakan kepada sauda-saudara ku (Kayla dan Elzeyna) untuk merawat kedua anakku dengan baik. Dan... beritahu mereka untuk memberitahu kepada suamiku bahwa kedua anaknya telah lahir ke dunia" Pinta Moana dengan lirih sambil mengatakan hal yang membuat semua suster dan dokter kebingungan.
"Nyonya kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk bisa menyelamatkan anda dan kedua anak anda" Balas dokter yang menanganinya tersebut.
"Terimakasih" Ucap Moana dengan tersenyum lalu kemudian mulai menutup kedua matanya.
Setelah Moana tidak sadarkan diri, para suster dan dokter pun mulai menjalankan operasi pada Moana. Dengan sangat hati-hati dan cekatan agar ketiganya nanti bisa selamat dan tak terjadi apapun yang tidak di inginkan.
...*****...
...Di luar ruangan.......
"El, apakah Moana akan baik-baik saja?" Tanya Kayla dengan nada lirih sekaligus khawatir terhadap Moana.
Karena untuk pertama kalinya Moana masuk ke dalam ruang operasi, maka dari itu Kayla sangat khawatir terhadap Moana. Dengan kondisi fisik Moana yang sedikit lemah apakah Moana mampu menahan rasa sakit setelah operasi itu.
"Kau jangan khawatir, Moana akan baik-baik saja. Lagi pula bukankah tadi Moana terlihat biasa? pasti ia baik-baik saja nanti" Tutur Elzeyna dengan menguatkan Kayla untuk tidak terlalu khawatir.
"Aku hanya takut..."
"Lebih baik kita berdoa saja agar tidak terjadi apa-apa nantinya pada Moana" Terang Elzeyna pada Kayla.
"Iyaaa"
...Beberapa jam telah berlalu.......
Setelah beberapa jam telah berlalu, akhirnya kini ruang operasi pun terdengar suara tangisan seorang bayi dengan lengkingan suara yang keras. Hingga membuat Kayla dan Elzeyna merasa sedikit tenang karena pada akhirnya mereka bisa mendengar suara tangisan bayi milik Moana.
__ADS_1
"Owekkk"
"Owekkk"
"Kayla apa kau dengar? suara bayi" Tanya Elzeyna dengan antusiasnya.
"Iya aku dengar El, mereka sudah lahir" Bahagia Kayla dengan tersenyum bahagia sambil menghapus pelan air matanya yang semat keluar.
"Apakah mereka akan segera keluar?" Tanya Kayla penasaran.
"Belum lagi, karena mereka harus menyelesaikan operasi untuk Moana lebih dulu. Setelah itu, baru mereka akan segera keluar" Jelas Elzeyna pada Kayla.
"Baiklah"
...*****...
...Deggggg...
"Ada apa dengan dadaku? mengapa terasa sangat sakit" Lirih Keandra dengan kebingungan karena merasa sakit di bagian dadanya secara tiba-tiba.
"Apa yang sedang terjadi sebenarnya" Gumam Keandra pelan.
"KEANDRA!" Teriak seseorang dengan memanggil Keandra begitu kencang hingga membuat Keandra seketika mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk ruang kerjanya itu.
"Kau harus pergi sekarang! ini sangat penting. Menyangkut hidup dan matinya seseorang" Terang Adam dengan wajah yang sangat khawatir sekaligus takut.
Adam dan Nathaniel memang masih berada di mansion Galaxy, karena mereka tidak di perbolehkan untuk pergi sebelum luka mereka sembuh. Keandra telah memaafkan mereka berdua atas pengkhianatan yang mereka lakukan terhadapnya oleh sebab itu, mereka masih berada di mansion Galaxy.
"Kenapa?" Tanya Keandra datar.
"Jangan pertanyaan apapun yang kau ingin tanyakan dan katakan padaku saat ini, lebih baik sekarang kau pergilah" Ujar Adam.
"Aku tidak akan pergi sebelum aku tau apa maksudmu" Tolak Keandra dingin.
"Bodoh!"
"Kau akan menyesal jika kau tidak segera pergi!" Tutur Adam lalu kemudian pergi begitu saja.
...Sisi Moana......
Operasi terhadap Moana sudah selesai, kedua bayi kembar Moana yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu sudah dibawa ke dalam ruangan bayi. Karena mereka akan di inkubator sebelum kondisi bayi Moana benar-benar sehat dan kuat untuk di bawa pulang dan lagi, Moana harus menginat setidaknya sekitar tiga hari pasca melahirkan kedua bayi kembarnya itu.
Disisi Kayla dan Elzeyna, kini keduanya tengah berada di dalam ruangan bayi. Untuk melihat kedua bayi kembar milik Moana itu, setelah nanti keduanya puas melihat dua ponakannya itu. Maka mereka akan berganti menjenguk Moana yang masih pingsan saat ini.
__ADS_1
"Lihatlah mereka" Bisik Kayla.
"Tampan dan cantik, tapi mereka sangat lemah" Jawab Elzeyna dengan lirih.
"Wajahnya sangat mirip bajingan itu! Ck. siapa yang mengandung hingga delapan bulan tapi siapa yang dapat duplikat wajahnya" Gerutu Kayla yang tak terima karena kedua keponakannya itu sangat mirip wajah Keandra. Mereka adalah duplikat kembar dari gen Keandra.
"Jelas, karena gen nya galaxy. Gen kuat yang berhasil membuat duplikat dengan begitu sempurna" Puji Elzeyna.
"Kau malah memujinya" Kesal Kayla dengan menatap malas wajah Elzeyna.
"Jangan munafik Kayla, bukankah mereka tampan dan cantik?" Tanya Elzeyna dengan memainkan kedua alisnya.
"Iya kau benar, hanya saja... tidak bisakah gen nya Moana menurun sedikit? mengapa malah gen nya Keandra semua" Ujar Kayla yang masih tak terima dengan permasalahan gen turunan itu.
"Ah sudahlah, tidak ada salahnya. Lagi pula memang Keandra yang membuatnya jelas ia menurunkan gen bibit unggul nya itu" Terang Elzeyna malas.
"Kita harus pergi melihat Moana bukan?" Tanya Elzeyna dengan menatap manik mata Kayla yang kini melupakan Moana.
"Ah ya, aku melupakan Moana. Kalau begitu mari kita pergi menuju ruang rawatnya" Ajak Kayla yang di angguki oleh Elzeyna.
Setelah puas melihat wajah dua keponakannya itu, kini Kayla dan Elzeyna pun pergi dari ruang bayi dan berniat untuk pergi menuju ke ruang rawat Moana.
Tapi ketika Kayla dan Elzeyna sampai tepat di depan ruang rawat Moana, langkah Kayla pun terhenti hingga diam mematung ketika melihat seseorang kini tengah terduduk sambil menundukkan kepalanya di sebuah kursi yang terdapat di samping ruang rawat milik Moana.
Dengan ditemani begitu banyak anak buah dan dua pria tampan lainnya, pergerakan yang tiba-tiba saja berhenti pun membuat Elzeyna kebingungan terhadap Kayla. Karena memang Elzeyna tidak mengenali keberadaan Keandra yang berada di depannya saat ini, karena wajah yang menunduk membuat Keandra tidak di kenali oleh Elzeyna.
"Kayla" Panggil Adam.
Keandra? Adam? Nathaniel... Ya mereka bertiga serta para anak buah Keandra kini tengah berada di luar ruangan Moana. Makanya Kayla terdiam ketika melihat siapa sosok yang datang dan menjaga di depan ruangan milik Moana itu.
Panggilan Adam pun sontak saja membuat Keandra menaikkan pandangannya ke atas dan ke arah Kayla, Adam yang melihat Kayla pun langsung saja menghampiri Kayla sedangkan Keandra. Ia masih tetap terduduk di kursi tunggu yang ada di depan ruangan Moana itu.
"Adam"
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Adam.
"Sangat buruk setelah melihat kedatangan kalian" Jawab Kayla dengan menekan perkataan nya itu sambil memandang dalam wajah tampan Adam.
Wajah yang terdapat begitu banyak memar itu dapat dilihat dengan jelas oleh kedua mata cantik milik Kayla, wajah tampan yang biasanya bersih kini justru malah berantakan dengan luka memar dan lebam yang banyak.
"Maaf, aku tidak bisa menepati janjiku untuk tidak memberitahukan pada Keandra mengenai keberadaan kalian. Setelah aku tau bahwa Moana tengah mengandung dan bahkan sudah melahirkan bayi keturunan galaxy" Jelas Adam.
"Iyaa" Jawab singkat Kayla.
__ADS_1