
...Keesokan harinya.......
"Apakah Mano sudah dibersihkan?" Tanya Keandra pada Moana yang kini tengah mengganti popok milik Mora, sedang kan Mano ia sudah lebih dulu tadi.
"Sudah, hanya tinggal Mora" Jawab Moana dengan tersenyum kecil sambil cekatan membersihkan Mora yang habis pup itu.
"Si kecil ini, mengapa pup nya sangat busuk" Gumam Keandra pelan.
"Setelah pup kau tertidur kembali ya, apa kau ingin mengerjai daddy sayang? Setelah menangis begitu kencang karena pup dan setelah di bersihkan kau kembali tertidur" Bisik pelan Keandra.
"Moana" Panggil Keandra.
"Iya"
"Mengapa pup mereka sangat busuk? Bau busuk nya melebihi orang dewasa" Tanya Keandra yang berhasil membuat Moana tertawa karena mendengar pertanyaan aneh yang di lontarkan oleh suaminya itu.
"Hahahaha, aku tidak tau. Tapi Kayla mengatakan bahwa itu wajar karena mereka masih bayi, kotoran yang di dalam perut mereka terbuang dan menimbulkan bau busuk itu wajar" Jelas Moana dengan tertawa.
"Apa harus sebusuk tadi? Aku bahkan sampai tidak kuat untuk tidak keluar" Tutur Keandra dengan terus memandang wajah tampan Mano putranya itu.
Memang, tadi ketika Mano dan Mora pup keduanya menimbulkan bau busuk yang menyengat. Hingga membuat Keandra yang berniat ingin masuk ke dalam kamarnya terhenti dan tidak jadi setelah mencium bau busuk yang ada di dalam kamarnya.
Dan bau busuk yang menyengat itu tak lain berasal dari Mora dan Mano yang sehabis pup dan sedang di bersihkan oleh Moana di kamar mereka berdua. Awalnya Keandra tidak ingin masuk tapi setelah melihat Moana sedikit kesulitan mengganti popok putra dan putrinya, Keandra pun memaksakan dirinya untuk tetap masuk ke dalam kamarnya untuk membantu Moana. Tapi sebelum itu ia sengaja membuka lebar-lebar pintu kamarnya, agar hawa bau yang berada di dalam kamar nya bisa keluar.
"Tapi itu hanya sebentar, aku sudah mengganti popoknya dan sudah membersihkan nya. Setelah ini bawalah mereka ke kamarnya karena aku akan membersihkan kamar ini terlebih dahulu" Kata Moana.
"Untuk apa kau memberikan nya? Biarkan bibi saja, untuk apa mereka aku pekerjaan jika tidak ingin membersihkan mansion ini" Tutur Keandra.
"Aku tidak bisa berdiam saja disini, aku akan membantu mereka. Karena tugas mereka adalah tugasku juga seharusnya" Ucap Moana.
"Aku tidak mengizinkan mu menyentuh apapun, aku hanya ingin kau berdiam dan fokus merawat Mora dan Mano" Tegas Keandra dengan menggendong tubuh Mano begitu hati-hati.
"Baiklah" Jawab Moana dengan pasrah lalu mulai ikut menggendong tubuh Mora dalam gendongannya itu.
"Apakah mereka akan ditidurkan kembali?" Tanya Keandra yang tidak ingin sebenarnya anaknya itu pergi tertidur kembali.
__ADS_1
"Kau ingin bermain dengan mereka?" Tanya balik Moana.
"Iya, tapi mereka tidak ingin membuka matanya. Mereka lebih asik tertidur setelah selesai di jemur tadi" Balas Keandra dengan nada sedikit kecewa.
"Itu bukan masalah mereka terbangun atau tidaknya, bukankah kau ingin bermain? Mengapa tidak mengajak mereka untuk berkeliling komplek atau taman yang berada di sebrang sana" Tutur Moana.
"Aku tidak ingin"
"Mengapa"
"Udara disana sangat kotor, mereka masih kecil itu tidak baik untuk mereka" Jelas Keandra.
"Huuuffff"
Moana tidak habis pikir dengan Keandra, ia tadi mengatakan ingin mengajak kedua anaknya untuk bermain tapi ketika ia menyarankan sesuatu justru malah di tolak, lalu sebenarnya apa yang di inginkan Keandra?.
"Kau tidak pergi bekerja?" Tanya Moana.
"Kau ingin menemaniku bekerja?" Tanya balik Keandra dengan tersenyum simpul.
"Kau akan kesusahan jika aku ikut denganmu" Balas Moana.
"Bagaimana jika kalian ikut denganku saja pergi ke kantor? Jika seperti ini maka aku tidak akan merasa jenuh dan bosan" Tutur Keandra dengan antusias.
"Apa tidak merepotkan mu?"
"Tidak sayang, aku justru akan sangat senang" Ucap Keandra.
"Baiklah, kalau begitu aku akan bersiap terlebih dahulu. Begitupun mereka" Kata Moana dengan menyetujui ajakan Keandra.
"Baiklah sayang, aku akan membantumu" Ujar Keandra dengan tersenyum kemenangan karena akhirnya ia bisa pergi ke kantor bersama dengan istri dan anak-anaknya. Sesuai impiannya sejak awal saat ia mendirikan perusahaannya itu.
"Baiklah"
...*****...
...Galaxy's group ...
...(Cabang)...
__ADS_1
"Jadi seperti itu"
"Jadi nona Kayla sebenarnya tidak benar-benar mengundurkan diri? Ia hanya pergi keluar negeri untuk menjaga nyonya muda Galaxy, dan rumor saat itu adalah rekayasa agar tidak ada musuh tuan besar galaxy yang bisa menyerang nyonya muda jika mereka tau bahwa nyonya muda menghilang. Padahal kenyataannya nyonya muda galaxy bersembunyi di luar negri atas perintah dari tuan besar" Tanya salah satu karyawan Galaxy Grup's yang kini tengah banyak membicarakan tentang Moana.
"Aku dengar seperti itu, dan karena nona Kayla berhasil menjaga serta melindungi nyonya muda. Maka ia kini kembali menjadi manager HRD dengan gaji yang besar 2 kali lipat dari saat itu" Ujar karyawan galaxy grup yang lainnya.
"Dan kepulangan nyonya muda itu bersama dengan nona muda dan tuan muda kecil" Sahut yang lainnya.
"Benarkah?"
"Tentu saja, dan rumor nya tuan muda kecil serta nona muda kecil galaxy itu akan segera di beritahu kepada seluruh dunia bahwa keturunan galaxy telah lahir" Celetuk yang lainnya.
"Lalu bagaimana dengan musuh tuan besar? Bukankah mereka menginginkan tuan besar jatuh" Tanya yang lain.
"Itu sudah dibereskan oleh tuan Adam dan tuan Nathaniel, tiga perusahaan kerajaan itu telah berhasil menyingkirkan para penghalang yang ada. Khususnya untuk galaxy grup's kita ini" Jelas karyawan galaxy grup itu.
"Itu sangat bagus"
"Benar"
"Ekehm" Dehem Kayla.
"E-eh"
"Selamat pagi nona Kayla" Sapa para karyawan galaxy grup's yang ada.
"Kalian ingin di pecat? Kerjakan tugas kalian atau--" Ucap Kayla dengan datar tapi terpotong oleh para karyawan tersebut.
"Kami akan bekerja nona Kayla, kalau begitu kami semua permisi" Potong semua karyawan Galaxy's group yang tadi berkumpul.
Setelah melihat para karyawan tersebut kembali ke meja kerjanya masing-masing, Kayla pun juga ikut kembali menuju ruangannya. Memang benar, Kayla telah kembali menjadi manager HRD seperti sebelumnya dengan gaji yang 2 kali lipat lebih besar dari sebelumnya. Dan itu semua di atur oleh Keandra.
Rumor palsu yang tadi sedang dibahas oleh para karyawan juga sebenarnya adalah ulah Adam yang mengarang, agar kedepannya nanti Moana tidak di pandang sebelah mata oleh dunia. Dan itupun di setujui oleh Moana dan Keandra serta Kayla, karena izin Kayla adalah yang utama bagi Adam.
Sebenarnya Kayla tidak ingin kembali ke perusahaan milik Keandra ini, tapi Moana mengatakan ini baik untuk masa depannya. Jadi mau tidak mau Kayla menuruti permintaan Moana. Ohh ya jika dulu Kayla menjabatnya status manager HRD nya di cabang perusahaan Galaxy's group kini ia telah di ganti kan menjadi manager HRD di perusahaan utamanya Galaxy's group dan bukan lagi di cabangnya melainkan di pusatnya.
"Jika bukan karena Moana memintaku untuk bekerja lagi di perusahaan Galaxy's group sialan ini, maka aku tidak akan pernah mau berurusan lagi dengan hal yang berbaur galaxy" Gerutu Kayla dengan masuk ke dalam ruangan nya.
Dan ketika Kayla masuk dan berniat ingin menutup pintu ruangan nya itu, iapun terkejut karena kedatangan Adam yang langsung menerobos masuk kedalam ruangan nya itu lalu kemudian duduk di kursi kebesaran milik Kayla begitu saja.
__ADS_1