One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Rahasia


__ADS_3

"Terimakasih tuan Keandra, senang berbisnis dengan anda" Ucap Reyfano dengan menjabat tangan Keandra sebagai tanda hormat karena telah berhasil membuat kesepakatan bisnis dengan Keandra.


"Hmmmm" Dehem Keandra sambil mengangguk kan kepala kecil.


"Kalau begitu saya pamit" Pamit Reyfano pada Keandra dan lagi-lagi hanya mendapatkan balasan anggukan kepala saja.


Tepat ketika Reyfano keluar dari ruangan Keandra, iapun tak sengaja bertabrakan dengan Kayla yang berniat hendak ingin masuk. Hingga membuat Kayla hampir terjatuh tapi secara refleks Reyfano menangkap tubuh Kayla dengan cepat dan kini mereka berdua pun tengah hanyut dalam pemikirannya masing-masing.


Hingga terdengar suara deheman keras dari arah lain yang membuat mereka akhirnya tersadar, lalu kemudian Kayla mulai membereskan kembali berkas-berkas miliknya yang sempat terjatuh hingga berserakan.


"EKHEMM" Dehem seseorang.


"Ah maaf kan saya tuan, terimakasih telah membantu saya" Ucap Kayla dengan formal pada Reyfano.


"Tidak apa nona Kayla, senang bisa membantu anda" Balas Reyfano dengan tersenyum manis pada Kayla.


"Biarkan saya membantu anda nona Kayla" Tawar Reyfano dengan hendak membantu Kayla tapi dengan cepat di tepis oleh seseorang.


"Terimakasih telah membantu kekasih saya presdir pramudya, anda bisa langsung pergi. Biarkan saya saja yang membantu kekasih saya" Ujar orang tersebut yang tak lain adalah Adam.


Sementara Kayla tidak mendengar perkataan Adam karena sibuk bergumam dengan dirinya sendiri sambil mengambil dan menata kembali berkas-berkas yang terjatuh itu. Dan ketika Adam membantunya, Kayla pun seketika melirik ke arah Adam dan kembali memberikan tatapan tajam nya pada Adam karena bagaimana pun juga kejadian tadi pagi masih belum ia maafkan, di tambah Adam tadi langsung pergi begitu saja setelah membuatnya kesal.


"Yasudah karena kekasih anda sudah membantu anda, kalau begitu nona Kayla. Saya permisi" Kata Reyfano dengan berpamitan pada Kayla yang sudah selesai merapihkan berkas-berkas miliknya itu dan kembali berdiri.


"Ha?"


Setelah berpamitan dengan Kayla, Reyfano pun langsung saja pergi tanpa berpamitan dengan Adam. Dan ketika Reyfano sudah pergi Kayla pun hendak bertanya tapi ia urungkan tadi, bertanya tentang "kekasih" yang di maksud nya itu tapi karena dirinya sibuk jadi ia tidak jadi bertanya.

__ADS_1


"Ceroboh" Ledek Adam lalu kembali pergi begitu saja.


"Apa?!"


"Argh! sialan kau. Lagi-lagi kau ada di sekitarku, kau ini hantu atau apa? bukannya pergi dan urusi pekerjaan kantornya yang menumpuk di Bagaskara Company malah asik berkeliaran di Galaxy Grup's" Gerutu Kayla lalu pergi masuk ke dalam ruangan Keandra dengan memasang raut wajah yang tidak enak untuk di pandang.


...*****...


"Cari tau tentang wanita yang bernama Kayla Isvara, aku ingin informasi nya sudah ada dalam waktu 15 menit. Kirimkan ke email ku jika sudah" Titah seseorang pada bawahan nya itu dengan nada sedikit tegas.


"Baik tuan, segera akan saya kirimkan ke email anda" Jawab anak buah pria misterius itu.


"Menarik" Gumam orang tersebut dengan tersenyum smrik.


"Jika memang itu kau, maka aku tidak akan melepaskan mu" Lirih pelan orang tersebut dengan memandangi perusahaan Galaxy Grup's dari dalam mobilnya.


...*****...


"Sial, siapa yang sedang menargetkan ku. Ck" Gumam Kayla dengan mengucek-ngucek terus hidup nya yang terasa gatal itu.


"Kayla" Panggil seseorang yang tak lain adalah Moana yang mana ia datang dengan membawa sesuatu ditangannya.


Moana memang belum pulang, dan ia masih setia berada di dalam perusahaan Keandra. Suaminya itu, atas permintaan Keandra yang memintanya untuk tidak pulang dulu ia pun menyetujuinya, dan setelah kedua anaknya tertidur dengan lelapnya yang ditemani sang daddy. Moana pun pergi menuju keruang an Kayla.


Dan untuk seluruh karyawan perusahaan Galaxy Grup's, mereka sudah tau siapa Moana. Oleh sebab itu sepanjang jalan tadi Moana mendapatkan penghormatan dari seluruh karyawan yang ada. Dan itupun sebenarnya membuat nya risih karena ia tidak pernah terbiasa mendapatkan hormat dari orang lain, tapi ia mencoba untuk menerimanya.


"Ohh nyonya muda, ada perlu apa kau datang kemari?" Tanya Kayla dengan tersenyum mengejek pada Moana.

__ADS_1


"Mengapa kau tidak pergi untuk beristirahat?" Tanya balik Moana dengan mengabadikan ejekan dari Kayla itu.


"Aku sibuk, seharusnya aku bisa beristirahat jika tadi tidak terhalang oleh Adam yang membuat tugasku menjadi terjeda. Dan oh ya, apa yang kau bawa?" Jelas Kayla dengan duduk di samping Moana.


"Makan siang untukmu dan aku, aku tau kau pasti tidak akan suka jika hanya kau yang makan. Oleh sebab itu aku juga membelinya untukku" Balas Moana dengan memberikan satu kotak makan siang untuk Kayla yang belum mengisi perutnya kembali.


"Kau memang yang terbaik, kau mengerti aku dengan baik rupanya" Puji Kayla dengan langsung membuka kotak makan tersebut dan kemudian mulai memakannya.


"Pelan lah sedikit, tidak akan ada yang meminta makanan mu. Jika kau masih kurang, ambilah punyaku" Tutur Moana dengan tersenyum bahagia karena melihat tingkah Kayla yang tidak pernah berubah.


"Kayla terimakasih" Lirih Moana pelan tapi masih bisa didengar oleh Kayla.


"Hmm, untuk apa?" Tanya Kayla dengan menatap Moana sambil terus mengunyah makanan yang berada di dalam mulutnya itu.


"Untuk semuanya, kau menjadi peran terbaik di dalam hidupku. Tanpamu, aku tidak akan seperti ini" Ujar Moana tersenyum lembut sambil menyodorkan minuman untuk Kayla.


Ketika Kayla ingin menjawab ucapan dari Moana barusan, Moana lebih dulu memberikannya minum agar ia terlebih dahulu minum dan menelan habis makanan yang masih berada di dalam mulutnya itu sebelum menjawab ucapan darinya tadi.


"Moana ketahuilah bahwa aku telah menganggap mu sebagai adikku, jadi tidak ada kata terimakasih untuk semua hal yang pernah aku lakukan untukmu. Lagi pula aku belum merasa menjadi seorang kakak yang baik untukmu" Tutur Kayla dengan tersenyum manis sambil meletakan tangannya diatas tangan Moana.


"Kau adalah kakak ku, terimakasih untuk semua hal. Walau kau tidak menginginkan perkataan itu, tapi aku akan tetap mengatakannya. Terimakasih" Balas Moana kembali.


"Ah sudahlah kau ini sangat keras kepala" Ucap Kayla dengan kembali melanjutkan makan nya.


Melihat Kayla yang kembali melanjutkan makan nya, Moana pun seketika tersenyum manis dengan raut wajah yang terlihat seperti tengah memikirkan sesuatu. Tapi setelahnya ia berusaha untuk tidak terdiam begitu lama karena tidak ingin Kayla mempertanyakan nya.


'Apakah ketika aku tiada mereka akan bahagia? Apakah kisah kehidupan ku hanya akan seperti ini, tidak kah ini bisa diubah? Ku harap. Ini berubah' Batin Moana.

__ADS_1


'Aku tau apa yang kau pikirkan Moana, kau memang tidak bercerita padaku. Tapi aku telah mengetahuinya begitu juga Elzeyna dan suami mu, Moana aku pasti akan bisa merubah semua nya. Aku percaya padamu dan sebisa mungkin aku akan menyembuhkan mu' Batin Kayla.


Entah apa yang Moana sembunyikan dari semua orang, Moana hanya tau bahwa rahasia tentang dirinya hanya ia ketahui sendiri. Tapi sebenarnya Kayla dan yang lainnya telah mengetahui tentang rahasia Moana tersebut, bahkan Keandra yang sebagai suaminya juga telah mengetahuinya.


__ADS_2