One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Silviya


__ADS_3

"Nyonya muda, kami akan berjaga di depan. Anda masuklah" Ucap Bara dengan sopan pada Moana.


"Baiklah, kalian berjaga saja aku tidak akan lama" Balas Moana tersenyum kecil lalu kemudian masuk ke dalam apartemen milik Kayla.


Jangan ditanya bagaimana Moana bisa masuk ke dalam apartemen Kayla, sudah pasti Moana memiliki akses kartu apartemen milik Kayla yang Kayla berikan sendiri pada Moana. Bahkan kunci pin pintu apartemen Kayla juga Moana tau jadi tidak perlu untuk Moana mengetuk dan memanggil Kayla agar Kayla membukakan pintu untuknya itu.


"Kayla"


"Elzeyna"


Panggil Moana pada keduanya itu, sambil mencari keberadaan keduanya yang entah dimana. Tapi ketika sorot mata Moana tak sengaja menangkap sesuatu Moana langsung saja menghampirinya dan ketika sampai, Moana bisa melihat dengan jelas bahwa keduanya tertidur di sofa dengan lelapnya.


"Mereka ini, kebiasaan" Gumam Moana pelan.


"Sampai kapan mereka akan seperti ini... bagaimana jika mereka nanti sudah menikah, apakah mereka akan terus seperti ini? tertidur di sofa ketika sudah lelah bercerita" Kata Moana dengan pergi menuju kamar Kayla dan mengambilkan sebuah selimut untuk keduanya agar keduanya tidak merasa kedinginan nantinya.


"Karena kalian sudah baik-baik saja, kalau begitu aku pamit pulang. Aku harus mengurus Mora dan Mano serta... suamiku" Pamit Moana.


Setelah memastikan bahwa kedua saudaranya itu baik-baik saja dan tertidur dengan pulas nya. Moana pun pergi dan kembali pulang bersama dengan Amar dan Bara yang setia berada di sampingnya itu.


...*****...


...Mansion Galaxy...



"Nyonya" Panggil kepala pelayan galaxy.


"Bibi"


"Anda sudah pulang apakah anda lelah? izinkan saya untuk membuatkan sesuatu untuk anda. Katakan mau anda dan saya akan membiarkan nya" Ucap kepala pelayan keluarga galaxy itu yang bernama Hanna.


Hanna adalah kepala pelayan keluarga galaxy yang sudah sejak lama tinggal di kediaman galaxy, sudah sejak dua puluh lima tahun Bi Hanna menjadi kepala pelayan di mansion galaxy ini. Umurnya sudah tidak muda, ia sudah tua jadi tidak ada yang perlu di takutkan Moana kedepan nya.

__ADS_1


"Tidak perlu repot-repot bibi, jika aku membutuhkan sesuatu aku akan langsung memanggilmu" Tolak halus Moana dengan tersenyum kecil.


"Baiklah nyonya, jika anda membutuhkan sesuatu tolong panggil dan katakan saja" Balas bi Hanna dengan tersenyum manis membalas senyuman dari Moana.


"Bibi"


"Iya, nyonya"


"Bagaimana dengan Mora dan Mano? apakah mereka menangis ketika aku pergi" Tanya Moana.


"Tidak nyonya, tuan muda kecil dan nona muda kecil sangat pintar. Mereka tidak menangis ketika anda meninggalkan mereka dan bahkan ketika tuan tidak bersama mereka" Ucap bi Hanna dengan bangga.


"Ah seperti itu, terimakasih bibi. Kalau begitu aku akan pergi untuk melihat mereka" Kata Moana.


"Silahkan nyonya"


"Hmmmm"


Setelah berbicara dan mengobrol dengan Bi Hanna kepala pelayan mansion galaxy itu, kini Moana pun pergi menuju ruang bayi. Ruangan yang mana adalah kamar khusus untuk kedua anaknya itu yang sudah di buatkan oleh Keandra sendiri.


Jadi jika sewaktu-waktu anaknya menangis, mereka bisa langsung masuk ke dalam kamar anaknya melalui pintu cadangan yang berada di kamar miliknya juga. Dan tidak perlu masuk melewati pintu kamar utamanya yaitu pintu depan kamar anaknya itu.


...Kamar twins...



"Owh lucunya" Gemes Moana pada kedua anaknya itu.


"Nyenyak sekali tidurnya ya sayang ya, tidak mau bangun iya? hmm. Tidak apa, mommy tidak masalah kalian pasti juga lelah karena kemarin menangis seharian bukan" Ucap pelan Moana dengan mengelus pelan pipi kedua anaknya itu menggunakan jari nya.


"Wajah kalian sangat tampan dan cantik, tapi... sangat mirip dengan daddy kalian. Tidak ada yang mirip Mommy" Kata Moana kembali.


"Ya, mommy harap hanya wajah kalian saja yang mirip dengan daddy kalian. Tidak dengan sifatnya ya sayang" Ujar Moana kembali dengan tersenyum manis menatap wajah kedua anaknya yang masih tertidur dengan pulas nya itu.

__ADS_1



"Mano" Panggil lirih Moana dengan tersenyum manis lalu kemudian iapun pergi.


'Kedepannya mommy berharap bahwa kau tidak akan pernah mengikuti jejak daddy mu Mano, jadilah pria yang rendah hati dan ceria. Jangan jadi seperti daddy mu nak' Batin Moana.


'Atharrazka Elmano Afgara Galaxy. Putraku mommy mencintaimu' Batin Moana kembali.


'Athvaretta Amora Xaviera Galaxy. Putriku mommy mencintaimu dan juga menyayangimu lebih dari siapapun'


...*****...


"Jadi..."


"Jadi Keandra sudah menemukan istrinya yang hilang?! apa.itu benar" Tanya seseorang dengan nada keras pada seorang bawahan atau lebih tepatnya anak buahnya.


"Benar nona"


"Sialan!"


"Keluarlah" Titah wanita tersebut dengan marah memerintahkan anak buahnya itu untuk pergi dari hadapannya saat ini.


"Baik, nona"


"Ck. Tidak boleh! tidak boleh ini terjadi, bagaimana pun aku harus bisa kembali bersama Keandra. Penghalang itu, aku akan menyingkirkan nya" Tegas wanita tersebut dengan nada yang penuh akan amarah.


"Keandra Narendra Galaxy! kau hanya milikku. Hanya milikku! milik Silviya seorang" Ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Silviya, kekasih masa lalu dari Keandra yang dulu pernah di cinta oleh Keandra dan yang dulu pernah meninggalkan Keandra.


"Tak perduli seberapa hebatnya istrimu itu, aku akan tetap menjadi pemenangnya. Karena sejak awal aku sudah memenangkan dirimu bukan maka kali ini juga akan sama, sama seperti terakhir aku pergi meninggalkan mu" Tutur Silviya dengan tersenyum sinis.


Ternyata prediksi Adam dan Nathaniel saat itu salah, yang mana mereka saat itu memprediksi bahwa Silviya akan kembali pada kehidupan Keandra saat dimana Moana masih berada di desa milik Kayla. Oleh sebab itu Adam dan Nathaniel menjauhkan Moana dari kehidupan Keandra dan Silviya agar kedepannya Moana tidak menjadi domba hitam antara hubungan mereka berdua.


Tapi kenyataannya Silviya baru hadir di dalam cerita kehidupan Keandra yang sudah berjalan sedikit dijalan yang benar, dan tepat dimana Moana kembali ke negara filandia ini bersama dengan dua kehidupan kecil yang ia bawa pulang.

__ADS_1


Lalu bagaimana kedepan'nya nanti? apakah Adam dan Nathaniel akan kembali turun tangan untuk membantu Moana? tidak, tidak ada yang tau. Hanya Moana dan Keandra saja yang tau kedepannya nanti karena mereka yang akan menjalankan kehidupan yang kejam ini. Maka dari itu Moana sudah harus mulai berhati-hati akan sekitarnya terutama ia harus bisa menjadi orang yang kuat agar ia bisa menjadi mommy muda yang baik untuk putra dan putrinya itu. Begitu juga dengan Keandra.


Ujian kehidupan sesungguhnya akan di mulai...


__ADS_2