One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Ocehan Kayla


__ADS_3

"Adam kecelakaan"


"Apa?! bagaimana bisa, lalu bagaimana keadaan nya sekarang suamiku?" Tanya Moana dengan nada terkejut ketika mendengar ucapan suaminya itu yang mengatakan bahwa telah terjadi kecelakaan pada Adam.


Diposisi yang tubuh penuh dengan alat medis, Moana masih bisa terlihat mengkhawatirkan kondisi Adam. Padahal kondisinya pun tak jauh berbeda dari Adam pasca melakukan operasi kecil untuk penyembuhan kanker nya itu.


"Sudah ditangani dokter dan Nathaniel serta yang lainnya sudah berada di rumah sakit, baby twins mereka bawa karena tidak ingin mereka tinggal begitu saja. Tapi aku menyuruh mereka untuk menetapkan anak kita ke ruang VVIP agar tidak dibiarkan terlalu lama di luar rumah sakit. Apalagi harus menunggu Adam juga" Jelas Keandra dengan mengelus pelan rambut Moana.


"Kau tidak ingin kembali untuk menjenguk sahabat mu? Ia baru tertimpa musibah, bukankah sebaiknya kau menjenguknya" Tutur Moana.


"Jika aku kembali ke negara kita bagaimana denganmu? Kau tidak suka aku menjagamu atau kau memang tidak berniat untuk ak--"


"Bukan begitu, tapi Adam adalah sahabat mu"


"Biarkan saja, setelah ia sadar aku akan menghubunginya lewat panggilan vidio saja. Aku akan tetap disini bersamamu, masalah Adam sudah banyak yang bersamanya, bahkan kedua orangtuanya kemungkinan juga akan datang melihatnya" Ucap Keandra.


"Orang tua Adam?"


"Hmmm, tante Andrea dan Om Varel akan datang untuk melihat Adam putranya itu. Sudahlah jangan di pikirkan, lebih baik kau cepatlah sembuh agar kita kembali bersama dengan anak-anak"


"Hmm"


*****

__ADS_1


"Kau bodoh" Maki pelan Kayla yang telah sadar beberapa menit lalu ketika habis tak sadarkan diri.


Dengan kondisi yang tidak bisa terkena hujan terlalu lama membuat tubuh lemah Kayla down dan harus mendapatkan sebuah cairan untuk menguatkan tubuhnya, ditangan kanan yang terdapat selang infus dan dengan duduk di hadapan brankar Adam. Kayla hanya bisa menatap dalam wajah damai itu.


"Jika kau tertidur seperti ini kau sangat damai dan indah dipandang, tapi mengapa ketika kau tidak seperti ini kau sangat menyebalkan?! Tanpa persetujuan ku kau mengeklaim bahwa aku milikmu, dan tanpa kesepakatan kau menginginkan aku tanpa jawaban "iya" dariku lebih dulu. Bukankah kau sangat mengesalkan?" Lirih Kayla pelan.


"Aku tak tau apakah aku mempunyai perasaan padamu atau tidak, tapi entah mengapa aku nyaman bila berada didekat mu seperti ini, tapi ketika kau bertingkah aku sangat ingin memukul mu. Entahlah, apakah sebenarnya aku membencimu atau tidak yang jelas kau sangat kejam padaku dulu. Bisa-bisanya kau menjadi budak Keandra saat itu padahal kau memiliki kuasa tersendiri"


"Hey tuan pemaksa, bukalah matamu dan mari kita ribut kembali. Rasanya beda jika aku hanya menutup kedua matamu seperti ini, saat ini aku merasa berbicara dengan mayat dan bukan kekasih pemaksa ku yang ku kenal" Gumam Kayla dengan mencolek-colek pipi Adam sambil menidurkan wajahnya di dada bidang milik Adam.


"Kau masih hidup untungnya dan aku masih bisa mendengar suara detak jantung mu ini, berdetak sangat cepat. Apakah ini karena efek kau menabrak pohon?" Tanyanya dengan menunjukan raut wajah bingung nya pada wajah Adam tak berubah, posisinya masih sama dimana wajah dan kepalanya ia tidurkan di dada bidan Adam.


Jelas-jelas dada bidang Adam dipasangkan sebuah alat yang berbentuk bulat-bulat itu yang terdiri sebuah selang di masing-masing bulatan-bulatan sedang itu. Tapi tetap saja dengan nekat nya Kayla menidurkan wajah dan kepalanya di atas dada bidan Adam yang masih belum tak sadarkan diri setelah beberapa jam ia menjalankan operasi mendadak karena kepalanya yang terbentur itu mengefekkan gumpalan kecil.


"Kau! Kapan sadar? Aku bosan menunggumu, aku mengantuk. Aku akan tidur, ruangan yang bau obat ini membuatku ingin memejamkan mataku seolah aku terkena hipotesis obat mendadak" Terang Kayla yang terus saja berbicara sendiri tanpa adanya seseorang yang menjawab disetiap perkataannya.


"Kau jangan bangunkan aku ya" Pinta Kayla lirih dan kemudian mulai menutup kedua matanya.


3 menit kemudian Kayla benar-benar tertidur dengan lelapnya diatas dada bidang Adam, apakah posisi Kayla duduk dengan kepala ia tidur kan saja? Tidak! Jawabannya salah, Kayla nekat berbaring disamping Adam dengan memeluk tubuh Adam sambil menidurkan kepala dan wajahnya di dada bidang Adam tanpa berfikir panjang.


3 menit sebelumnya saat dimana Kayla masih mengoceh tidak jelas, Adam sebenarnya sudah bangun. Dan ketika Kayla mengatakan detak jantung nya sangat cepat itu karena ia merasa kayang oleh sikap Kayla yang mendadak manja padanya, Adam sudah sadar tapi ia tidak mau membuka matanya karena ia ingin tau apa yang Kayla akan lakukan ketika dirinya tidak sadarkan diri. Dan tentu syok ketika tau bahwa Kayla bertingkah lucu padanya walaupun ia sendiri tidak melihat karena efek pura-pura belum sadarkan diri.


Kalia tau? Bahkan posisi Adam kini sudah membalas pelukan Kayla dan mengusap pelan kepala Kayla tanpa mau membangun Kayla karena dalam hatinya ia menjawab permintaan Kayla saat tadi "Baiklah, aku tidak akan mengganggumu sayang" itulah jawaban isi hatinya ketika Kayla meminta untuk ia tidak membangunkan nya.

__ADS_1


"Tidurlah yang nyenyak, sayang" Lirih Adam pelan dengan suara serak.


*****


"Baby, onty akan meninggalkan kalian sebentar ya. Kalian tetaplah tertidur dulu, jangan menangis. Ada penjaga urusan daddy kalian diluar ruangan ini, jadi kalian jangan takut ya sayang. Onty ingin menjenguk onty Kayla dulu ya. Muachh" Bisik pelan Elzeyna pada kedua baby twins yang terlihat nyenyak dalam tidurnya itu.


"Kalian jagalah tuan muda dan nona muda. Aku akan kembali lagi, aku tidak akan lama" Pinta Elzeyna pada ke 10 bodyguard Galaxy yang diutus langsung oleh Keandra.


10? Oh tentu, tidak! 10 itu hanya untuk didalam ruangan dan sisanya 15 itu ada di luar ruangan. Seketat itu hanya untuk melindungi Mora dan Mano? Tentu saja, karena Keandra sangat protektif akan keselamatan kedua anaknya itu. Menurut yang lainnya bahkan Moana mungkin berlebihan tapi tidak untuk Keandra, yang terpenting anaknya itu aman maka ia tidak memperdulikan saran dari siapapun.


"Baik, nona"


"Tolong panggilkan aku jika mereka menangis dan terbangun dari tidurnya, aku berada di kamar VVIP nomor 5 dua skat kamar dari kamar ini" Kata Elzeyna.


"Baik, kami tau nona"


"Hmmm"


Setelah membalasnya, Elzeyna langsung saja keluar dengan disambut penghormatan dari para bodyguard Galaxy itu yang menundukkan pandangan nya kebawah sebagai tanda hormat. Dan hanya anggukan kecil saja yang Elzeyna balas, setelahnya ia pergi menuju kamar inap Adam yang mana terdapat Kayla di dalamnya itu.


Dan "Settt" ketika pintu ruangan Adam terbuka ka terkejut dengan pemandangan yang ia lihat, bibir mungilnya terangkat keatas dan ia dengan cepat mengabadikan momen yang ada di depannya itu dengan mengambil sebuah gambar sebanyak mungkin dengan angel yang berbeda-beda.


"Memuaskan, hehehe"

__ADS_1


__ADS_2