One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Kepulangan Moana dan Keandra


__ADS_3

Moana, Keandra, Kayla, Elzeyna serta Adam kini berada di tempat yang sama yaitu berada di apartemen milik Kayla. Suasananya kacau, kacau ketika kedatangan Moana yang mengamuk secara tiba-tiba. Ini bukan biasanya Moana mengeluarkan amarahnya, karena terkadang semarah apapun Moana ia tidak akan pernah mengamuk. Tapi kali ini beda, ia mengamuk karena dari keduanya yaitu Kayla dan Elzeyna tidak ada satupun dari mereka yang mau bercerita walaupun dirinya sudah tau semuanya tapi ia tetap ingin mendengar langsung cerita dari mulut keduanya itu.


Apartemen Kayla sungguh sudah hancur berantakan dengan semua benda yang pecah dan berserakan karena Kayla mengamuk dan terus menyalahkan dirinya atas semua hal. Bahkan saat Moana datang Kayla masih mengamuk alhasil Moana ringan tangan untuk menyadarkan Kayla, bisa dilihat wajahnya terdapat sebuah bentuk tamparan yang terlihat merah itu.


"Kenapa kalian diam?! sebelum aku datang bukankah kalian tadi mengamuk? lihat apa yang terjadi sekarang! Ulah kalian bukan?!" Marah Moana sambil menggendong tubuh sang putra sedangkan Keandra menggendong tubuh sang putri.


Mora dan Mano terbangun dan menangis karena Kayla yang tadi sempat histeris, dan ketika Moana datang ia langsung mengambil tubuh putra dan putrinya dari tempat tidur yang dengan kondisi menangis dengan kencang tapi tidak ada satupun dari keduanya yang berniat mendiamkan nya. Karena mereka tidak sadar dengan apa yang di perbuat saat itu. Tapi untungnya baby twins kembali tenang hanya saja tidak kembali tidur lagi, mereka sedang bermain dengan diri sendiri dalam gendongan kedua orang tuanya itu.


"Kayla" Panggil Moana.


"Aku akan pergi, dan maaf karena tidak bisa menjaga putra putrimu dengan baik" Pamit Kayla yang berniat untuk pergi begitu saja, untungnya Adam dengan sigap menarik tangan Kayla.


"Jangan lari dari sebuah masalah, hadapilah selagi kau mempunyai sebuah dukungan dari orang sekitarmu. Dengan lari dari masalah kau tidak akan pernah bisa menyelesaikan nya" Ujar Adam.


"....." Kayla terdiam. Apa yang dikatakan oleh kekasihnya memang benar, tanpa berfikir panjang lagi ia kembali duduk di samping Elzeyna.


"El" Panggil Moana.


"Aku tu kau pasti sudah mengetahui semuanya Moana, aku tidak akan menjelaskannya padamu. Aku harap kau mengerti maksudku" Kata Elzeyna dengan terus menundukkan pandangannya.


"Dimana Nathaniel" Tanya Moana.


Sontak saja pertanyaan yang dilontarkan oleh Moana membuat nya seketika menolah, karena jujur saja Elzeyna tadi pergi tanpa tau dimana keberadaan Nathaniel setelah acara pernikahan nya selesai. Bahkan untuk memberikan pamitan pada kedua orang tuanya dan kedua mertuanya saja ia tidak ada, jadi ia benar-benar tidak tau dimana Nathaniel. Terakhir kali ia hanya melihat Nathaniel pergi untuk mengantar kedua orang tua Nathaniel sendiri dan orang tua dirinya itu.


"A--aku tidak tau, aku tidak mempedulikan keberadaan nya saat itu. Aku hanya fokus untuk pulang ke sini saja" Jujur Elzeyna.

__ADS_1


"Aku sudah menduga" Lirih Moana pelan dengan menghela nafasnya pelan.


"Apa kalian ingin istirahat dulu? Kita akan menyelesaikan nya nanti, setelah semua menjadi lebih tenang dan damai" Tutur Moana yang disetujui semuanya termasuk Adam.


"Aku akan membereskan apartemen ini dulu, setelah itu kalian bisa istirahat. Biarkan aku sendiri yang bertanggung jawab untuk kekacauan ini" Terang Kayla dengan mengajukan diri sendiri untuk membereskan kekacauan yang dia buat.


"Aku akan membantu" Ucap Adam.


"Aku juga akan membantumu Kayla" Sahut Elzeyna.


"Tidak perlu, aku sudah memerintahkan anak buah ku untuk kemari. Biarkan mereka membereskan apartemen ini, kalian ikutlah pulang ke mansion galaxy saja" Celetuk Keandra yang mulai membuka suaranya.


"Tapi--"


"Ikutlah bersama kami" Kata Moana dengan meminta.


*****


BAR


Ya, kalian tidak salah dalam menduga bahwa Nathaniel akan pergi ke bar setelah menghantarkan kedua orang tuanya dan kedua mertuanya di bandara. Memang benar bar adalah pelarian Nathaniel saat ini, dimana dirinya benar-benar mabuk setelah menghabiskan begitu banyak alkohol yang ia konsumsi.


"Hanya alkohol yang bisa membuatku tenang, kedamaian dan ketenangan akan aku dapatkan setelah aku mengonsumsinya. Tapi itu hanya perantara saja" Ucap Nathaniel.


Bukan tanpa sebab Nathaniel tiba-tiba kembali menginjakkan kakinya di bar, tempat terlarang yang paling di benci Elzeyna itu. Ia datang kemari karena ia menginginkannya, menginginkan nya hanya karena ingin menghilangkan rasa stres yang melanda di kepalanya itu. Nathaniel sadar bahwa ia salah dalam mengambil tindakan terhadap Elzeyna, ia sadar telah menyakiti Elzeyna, membuat Elzeyna takut akan dirinya, membuat Elzeyna hancur karena dirinya dan ia tau itu semua.

__ADS_1


Bahkan ia tau saat ini dimana keberadaan Elzeyna, istrinya itu yang baru ia ikat dengan tali pernikahan di hadapan tuhan beberapa jam yang lalu. Singkatnya kini ia tengah menangis dalam diam, hanya air mata dan pergerakan tangan yang terus memasukan alkohol kedalam mulutnya, tidak ada yang lain selain itu yang ia lakukan saat ini.


"Maafkan aku sayang" Lirihnya.


Peminum sejati memang, bahkan 7 botol alkohol masih belum membuatnya benar-benar mabuk. Bahkan botol-botol alkohol itu kini sudah di ganti dengan yang berisi dari yang habis menjadi kembali ada lagi, pakaiannya sudah sangat lusuh, pandangan wajahnya sudah begitu kacau. Kulit wajah yang memerah, mata yang merah dengan kantung mata yang besar akibat terlalu banyak menangis. Dan pandangan yang mulai terlihat meremang, di dalam bar (ruang vip) Nathaniel hanya sendiri. Jika biasannya ada Adam mungkin saat ini tidak lagi, ia benar-benar sendiri tanpa di temani siapapun di dalam ruangan tersebut.


"Maafkan aku El hikssss... Maafkan aku"


Braaakkkk


Pintu ruangan vip bar tersebut pun di dobrak oleh beberapa pria yang terlihat seperti bodyguard, dalam keadaan setengah sadarnya Nathaniel memandang kedatangan mereka. Jelas ia tau bahwa para anak buah yang ada didepannya saat ini adalah para anak buah Keandra, tapi... Mengapa Keandra mengutus para anak buahnya itu kemari? Dengan setengah kesadarannya ia melontarkan pertanyaan pada para anak buah Keandra itu.


"Ada apa?"


"Tuan, tuan Keandra memerintahkan kami untuk membawa anda ke mansion galaxy saat ini. Mohon anda ikutlah dengan kami" Jawab salah satu dari 6 bodyguard milik Keandra itu.


"Untuk apa? memangnya ia sudah pulang??" Tanya Nathaniel dengan sempoyongan mendekat kearah para bodyguard Keandra itu.


Haaapppp


Untungnya dengan sigap para bodyguard milik Keandra menangkap pergerakan Nathaniel yang terlihat akan jatuh, jika tidak dengan cepat. Kemungkinan Nathaniel sudah terjatuh dan akan membentur sisi meja kaca yang tajam itu.


"Maaf kami tidak bisa menjawab pertanyaan anda tuan, karena kami tidak tau apapun. Dan ya, tuan Keandra memang sudah kembali dengan nyonya Moana" Balas bodyguard tersebut.


"Bantu aku" Pinta Nathaniel yang kepalanya mulai berdenyut keras.

__ADS_1


"Iya, tuan"


__ADS_2