
...Galaxy's group...
"KELUAR!" Bentak Keandra yang terdengar dari dalam ruang meeting.
"AMAR! BARA! SERET PRIA SETAN INI DARI RUANG MEETING SEKARANG" Marah Keandra yang berhasil membuat bulu kuduk semua orang berdiri karena ketakutan akan amukan Keandra yang sedari pagi tidak berubah.
Memang sedari pagi Keandra ketika baru saja masuk kedalam ruangannya sudah memasang aura tidak enak, maksudnya ia memasang aura dinginnya pada semua orang. Biasanya memang dingin tapi ini jauh lebih dingin.
"Baik tuan"
Seorang pria tua pun diseret paksa oleh Amar dan Bara untuk segera keluar dari perusahaan, seluruh mata para karyawan pun menatap iba pada pria yang tengah diseret itu tanpa tau apa yang telah terjadi atau apa yang telah pria tua itu buat hingga membuat Keandra murka akan dirinya.
Ketika Moana baru saja sampai dan turun dari mobil, ia melihat jelas Amar dan Bara habis mendorong kasar pria tua tersebut. Dengan buru-buru Moana membantu si kembar untuk turun dan kemudian menghampiri Amat dan Bara.
"Ada apa ini?" Tanya Moana dengan wajah penuh tanda tanya.
"Nyonya muda" Hormat Amar dan Bara secara bersamaan.
"Ada apa?" Tanya Moana kembali.
"Kami tidak tau nyonya, tapi kamu hanya di perintahkan untuk mengusir paksa pria tua ini oleh tuan" Jelas Amar yang diangguki oleh Bara sebagai tanda setuju.
"Mommy, mengapa kakek tua itu di usil sama paman amal dan bala?" Tanya Mora pada sang mommy.
"Mommy tidak tau sayang, sebaiknya Mora jangan bertanya pada daddy ya mengenai ini. Pasti daddy lagi sakit makanya daddy marah-marah" Tutur Moana.
"Oke, mommy"
Selepas itu Moana langsung saja pergi berjalan menuju ruangan Keandra. Walau Keandra tidak berada disana tapi ia harus membawa masuk putri dan putranya lebih dulu, dan setelah masuk Moana membantu anak-anaknya untuk menaruh tas sekolahnya diatas sofa dan mulai membaringkan putrinya diatas sofa karena ia ingin sang putri berisitirahat.
"Mommy, elus punggung Mola. Mola mengantuk" Pinta Mora dengan manjanya.
__ADS_1
"Iya sayang"
"Mommy" Panggil Mano.
"Iya sayang?"
"Aku ingin keluar sebentar" Izin Mano dengan bersiap untuk pergi keluar yang entah ia ingin kemana.
"Jangan jauh-jauh ya sayang, jangan keluar dari perusahaan daddy. Kau mengerti?" Tutur Moana.
"Iya mommy"
*****
"PENGGELAPAN UANG SEBANYAK 15 MILIYAR KALIAN TIDAK TAU?! APA GUNANYA KALIAN HA!!? KATAKAN!!" Marah Keandra dengan menggebrak meja meeting dengan keras.
Semua orang menunduk takut ketika melihat kemurkaan Keandra yang marah akibat uang perusahaan miliknya telah di gelapkan sebanyak 15 MILIYAR tanpa ada yang tau, bahkan dirinya saja baru mengetahui itu setelah 2 minggu uang tersebut hilang dan lenyap begitu saja entah kemana.
"BRENGSEK! TIDAK BECUS. SIALAN KALIAN" Maki Keandra dengan mengacak-acak seluruh benda yang ada di atas meja sana.
Sebenarnya uang 15 miliyar itu kecil untuk Keandra, tapi karena mood nya sedari pagi sudah tidak bagus maka seluruh karyawan nya menjadi imbasnya. Jika Keandra melampiaskan nya ke Moana atau kedua anak-anaknya maka Moana akan marah balik pada nya dan akan menyuruhnya untuk tidur di luar selama 2 bulan.
"Sial! kepalaku akan pecah bila menatap wajah kalian terus-menerus" Kesal Keandra lalu pergi begitu saja dari ruang rapat hingga melewatkan putranya begitu saja yang berdiri di samping ruang meeting.
Saking marahnya dan emosinya tidak terkontrol. Keandra bahkan tidak sadar bahwa putranya berada di samping pintu masuk ruang meeting, dan ketika Keandra keluar justru Mano malah masuk dan tidak mengikuti sang daddy.
"Apa yang harus kita lakukan?! dimana kita harus mengembalikan uang sebanyak itu dalam waktu yang sangat singkat" Cemas salah satu karyawan Galaxy's group itu.
"Kami tidak tau, ini bukan kesalahan kami sebenarnya! Tapi salah si brengsek itu yang menggelapkan uang perusahaan dan melimpahkan nya pada kita yang tak tau menahu" Balas yang lainnya.
"Ekhem" Dehem Mano.
__ADS_1
"T--tuan muda" Panik para karyawan dengan seketika memberi hormat pada Mano.
"Boleh aku tau ada apa dengan daddy ku? Mengapa ia bisa semarah itu. Jelaskan padaku" Pinta Mano dengan nada cool nya yang mana kedua tangannya itu ia masukan kedalam kantong celana nya ditambah ekpresi wajah datar nya.
Semua orang pun saling pandang ketika mendengar permintaan tuan mudanya itu, haruskah mereka menceritakannya? Tapi jika mereka menceritakannya bukan berarti tuan mudanya itu akan paham kan? Secara tuan muda mereka itu masih sangat muda. Kemungkinan masih belum mengerti tentang perusahaan.
"Tidak ada yang ingin menjelaskan?"
"I--itu tuan muda, ada salah satu dari kami yang menggelapkan uang perusahaan sebanyak 15 miliyar. Uang tersebut dibawa lari dan tidak tau ia simpan dimana, karena kami sudah mengecek rekening pribadi milik orang tersebut tapi tidak ada tanda bukti pemasukan uang. Tuan besar marah ketika mengetahui itu dan kami harus bertanggung jawab mengembalikan uang sebanyak 15 miliyar itu dalam waktu 5 hari. Jika tidak kami akan--" Jelas salah satu diantara mereka dengan terpotong.
"Berikan aku laptop kalian" Pinta Mano.
"Tapi--"
"Pilih saja, ingin bertahan atau masuk penjara seumur hidup" Tutur Mano dingin.
"Baik tuan muda, ini silahkan anda pakai sesuka hati anda" Serah diantara para karyawan Galaxy's group itu yang pasrah memberikan laptop miliknya pada tuan mudanya itu.
Sejujurnya ada rasa sedikit takut memberikan laptopnya pada tuan muda kecilnya yang tidak tau apa-apa itu, apalagi laptop miliknya itu banyak sekali informasi penting perusahaan. Andai kata Mano tak sengaja menghilangkan sebuah dokumen penting di dalam sana maka habis sudah hidupnya ditangan Keandra.
Mano sibuk mengutak-atik laptop yang ia dapatkan itu, kemudian setelah beberapa saat is mengembalikan laptop itu pada sang pemiliknya. Dan berkata bahwa semua sudah selesai dan mereka akan, tentunya semua orang yang mendengar itu bertanya-tanya apa maksud dari perkataan nya itu.
"Maksud anda tuan muda?" Bingung semua orang.
"Uang 15 miliyar itu sudah kembali ke dalam rekening perusahaan, aku sudah mengembalikannya. Kalian aman dan pria itu akan segera ditemukan oleh orang-orang daddy ku" Jelas Mano dengan santai lalu kemudian pergi dari ruang meeting.
"Ha?"
Percaya tak percaya semua orang tercengang ketika melihat benar adanya yang dikatakan oleh Mano. Bocah sekecil itu... Bagaimana bisa sehebat ini, ia mampu menyelesaikan sebuah masalah yang besar dalam beberapa menit saja. Bahkan dengan santainya mengatakan bahwa semua sudah selesai dalam wajah tenang.
"Hebat" Puji semua karyawan Galaxy's group itu pada tuan mudanya itu.
__ADS_1
"Kita selamat berkat tuan muda" Bahagia mereka dengan berpelukan satu sama lain karena akhirnya mereka keluar dari jalan yang buntu itu.
"Daddy ini hanya bisa marah-marah saja. Kepintarannya seketika tidak ada ketika ia sedang emosi, padahal hanya mengembalikan uang perusahaan yang hilang saja ia bisa tanpa meminta karyawan nya. Tapi ia melampiaskan kekesalannya pada karyawan itu, sungguh daddy ku kejam sekali" Batin Mano.