One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Sebuah perjanjian


__ADS_3

"Aku yang mereka maksud" Celetuk seseorang yang datang dengan aura wibawanya dimana orang tersebut yang tak lain adalah Keandra.


Dengan wajah yang dingin dan tatapan datar, Keandra datang ke lantai dimana tempat Moana bekerja. Ia datang tak sediri tentunya Adam dan Nathaniel juga ikut serta berada di sampingnya.


"Tuan Keandra?"


"Tuan Keandra?"


"Tuan, apa maksud anda? Mereka semua..." Tanya Moana dengan memberanikan dirinya untuk menatap intens wajah tampan Keandra.


"Sepertinya aku tidak perlu menjelaskan padamu kembali, bukankah mereka sudah mengatakannya? Mengapa mereka berada di sisimu" Balas Keandra.


"Tapi ini semua tidak perlu tuan, aku bisa menjaga diriku sendiri. Terimakasih atas perhatian yang kau berikan untuk menjagaku tuan, tapi sepertinya aku akan--" Ujar Moana yang terpotong.


"Aku tidak menerima penolakan darimu" Ucap Keandra datar lalu setelah itu pergi begitu saja setelah mengatakan sesuatu kepada kedua anak buahnya.


"Laksanakan tugas kalian, lecet sedikit leher kalian pun akan ikut lecet. Laporan terus tentang nyonya muda padaku" Ancam Keandra dengan nada dingin setelah itu iapun pergi bersama dengan Adam dan Nathaniel.


"Baik tuan"


"Tu--"


"Moana" Panggil Kayla dengan wajah yang kaku.


"Emmmm?"


"Kenapa Kayla?" Tanya Moana dengan raut wajah imut menatap wajah Kayla.


"Apakah aku berada di dalam cerita novel? Mengapa rasanya aku adalah salah satu bagian dari karakter novel kisah percintaan dirimu" Tanya balik Kayla dengan membalas tatapan wajah dari Moana.


"Tidak ini nyata" Jawab Moana dengan memandang punggung milik Keandra yang sudah semakin jauh dari pandangannya itu.


"Nyonya muda" Panggil kedua anak buah Kendara tersebut.


"Ahh, maaf. Bisakah kalian pulang saja? Kalian tidak perlu mengikuti perintah dari tuan Keandra, dan yaa... Ingatlah bahwa aku bukanlah nyonya muda kalian" Tutur Moana lembut kepada kedua nya.


"Maafkan kami nyonya muda, kami hanya menjalankan tugas kami untuk menjaga anda, anda adalah calon nyonya muda Galaxy sudah seharusnya dan sepantasnya kami berada di sisi anda. Untuk melindungi anda, berulang kalipun anda menolak kami atau mengusir kami. Kami akan tetap berada di sisi anda" Jelas Bodyguard tersebut yang bernama 'Bara' sedangkan yang satunya bernama 'Amar'.


"Moana" Lirih Kayla.


"Baiklah, kalian berdua boleh menjagaku tapi bisakah kalian memberikan jarak? Biarkan aku beradaptasi dengan kehadirannya kalian secara perlahan" Pinta Moana dengan nada pasrah.

__ADS_1


Moana sendiri tidak tau bagaimana caranya agar ia bisa terbebas dari Bara dan Amar. Ia juga tidak mampu untuk mengusir keduanya, jadi yang ia bisa lakukan hanyalah pasrah menerima dua bodyguard dari Keandra tersebut.


"Tentu nyonya muda" Jawab keduanya secara hormat dan serempak.


"Sudah bukan drama seleksi dua bodyguard ini? Sudah, sebaiknya kita cepat pulang. Moana, ayok" Ujar Kayla lalu pergi menarik pergelangan tangan Moana untuk segera masuk kedalam life, tentunya diikuti dengan Bara dan Amar.


...*****...


...Rumah Moana...


"Kalian..."


"Kami akan menjaga anda nyonya muda, anda bisa masuk kedalam dan kami berdua akan berjaga di depan rumah anda" Ucap Amar pada Moana.


"Tapi... Kalian akan sakit bila diluar, kalian hanya berdua bagaimana bisa kalian ak--" Kata Moana tapi lebih dulu terpotong.


"Kami tidak berdua nyonya muda, kami banyak" Potong Bara.


"Kami akan menjaga anda, masuklah kedalam nyonya muda. Jangan mengkhawatirkan kami" Sahut Amar.


"Banyak?" Gumam Kayla kebingungan.


"Benar, setiap sisi dan sudut rumah nyonya muda sudah ada yang menjaga sesuai perintah tuan besar. Jika kalian tidak percaya, lihat dan teliti lah setiap sudut sisi rumah anda nyonya muda" Terang Bara dengan nada pelan.


"Benar nyonya muda, ini semua demi keselamatan anda" Balas keduanya kembali secara bersama.


"Bukankah ini terlalu berlebihan? Lagi pula rumahku hanya rumah biasa, tidak perlu di jaga pun pasti bisa dan tidak akan kenapa-kenapa" Kata Moana yang merasa tidak enak karena terlalu berlebihan, padahal jelas-jelas ia bukanlah nyonya muda mereka yang sesungguhnya.


Karena Moana berfikir belum tentu ia akan menjadi nyonya muda dari keluarga Galaxy, apalagi sampai harus melahirkan penerus keluarga Galaxy berikutnya.


"Kami hanya menjalankan perintah"


"Sudahlah Moana bukankah lebih bagus kita hanya menurut? Semakin kau memberontak maka mereka semakin keras, apalagi dengan... Sudah! Mari masuk dan biarkan mereka menjalankan tugasnya" Jelas Kayla pada Moana.


"Baiklah"


...Kamar Moana...


"Kayla"


"Apa kau memanggilku hanya ingin membahas bawahanmu itu? Sudahlah Moana, biarkan saja... Selagi mereka tidak membuat kekacauan biarkan saja, mereka hanya menjalankan tugas dari tuan Keandra. Jika kau ingin protes, mengapa tidak langsung dengan tuan Keandra?" Terang Kayla.

__ADS_1


"Berulang kalipun aku menolak dengan keras atau bahkan protes kepada dirinya, tuan Keandra akan tetap dengan pendiriannya. Padahal aku jelas-jelas sudah mengatakan bahwa aku tidak ingin seperti ini" Ucap Moana pelan.


"Kayla kau ingin tau sesuatu tidak?" Tawar Moana dengan perlahan menatap wajah Kayla.


"Apa itu?"


"Aku telah membuat perjanjian dengan tuan Keandra pada saat aku dibawa oleh anak buahnya itu" Cerita Moana.


"Perjanjian apa?" Tanya Kayla dengan nada penasaran hingga membuatnya yang tadi tengah berbaring menjadi terduduk kembali.


"Perjanjian, bahwasanya jika dalam satu bulan ini aku tidak ada tanda-tanda tumbuhnya calon penerus Galaxy maka aku akan terbebas dari tuan Keandra. Tapi jika aku berhasil menumbuhkan calon penerus Galaxy maka aku mau tidak mau harus menerima lamaran pernikahan dari tuan Keandra dan bersedia menjadi nyonya muda Galaxy" Jelas Moana.


"Wft? is this serious?" Terkejut Kayla.


"Iya aku serius Kayla, itu sebabnya tuan Keandra over protective kepadaku mulai hari ini, karena ia berkata bahwa ia yakin bahwasanya calon penerusnya akan tumbuh didalam rahim'ku. Walaupun kami hanya melakukan nya dalam one night love tapi tuan Keandra sangat amat yakin akan lahirnya penerus keluarga Galaxy" Terang Moana dengan lirih.


"Apa kau sedih Moana? kau tidak menyukainya bukan, lalu mengapa kau menerima semua ini... jika kau tidak suka mengapa kau tidak memberontak" Kata Kayla pelan.


"Kayla, aku ingin menuntut semua hal yang terjadi padaku tapi aku tidak mampu. Aku tidak mampu menuntut hal apapun hanya dengan cara memberontak, kau tau aku tidak sekuat dirimu. Aku lemah dan bodoh" Ucap Moana tersenyum kecil.


"Moana, andai aku dapat membantumu keluar dari jalan yang sesat ini. Moana, andai aku dap--, tunggu Moana sepertinya aku memiliki sebuah ide" Ujar Kayla dengan tersenyum antusias.


"Apa?"


"Biarkan aku membisiki dirimu" Terang Kayla dengan menarik pelan telinga Moana.


"Dengarkan aku baik-baik" Pinta Kayla.


"Baiklahh"


Setelah Kayla mendapatkan jawaban dari Moana, iapun langsung saja membisikkan sesuatu yang entah apa kepada Moana. Hingga bahkan sampai membuat kening Moana terlihat mengerut secara perlahan.


"....."


"Itu..."


"Bagaimana?" Tanya Kayla.


"Aku takut aku tidak akan bisa Kayla" Jawab Moana.


"Berusahalah, aku akan selalu berada di sisimu dan akan selalu mendukung maupun menerima seluruh keputusanmu nantinya Moana, baik itu benar atau salah" Balas Kayla.

__ADS_1


"Aku akan mencobanya" Kata Moana dengan tersenyum manis.


"Kau adalah Moanaku! Moanaku yang terbaik" Puji Kayla dengan memeluk erat tubuh Moana dan dengan balasan pula dari Moana sendiri untuk Kayla.


__ADS_2