One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Jerman


__ADS_3

...Jerman...



Setelah menempuh waktu selama satu jam penuh, akhirnya Moana dan Kayla pun sampai di negara jerman. Dan kini mereka sudah berada di apartemen miliknya yang mana apartemen tersebut telah diberikan oleh Adam pada Moana dan juga Kayla.


Adam📞: Ya Moana, apartemen itu secara pribadi sudah menjadi milikmu dan Kayla. Apartemen itu sudah atas nama kalian berdua, Nathaniel dan aku sudah membelinya.


^^^Moana: Tapi apa ini tak berlebihan? kau sudah membantu kami untuk pergi itu sudah jauh lebih cukup.^^^


Adam📞: Tidak Moana, anggaplah itu hadiah kecil dari kami. Kau tidak menginginkan rumah yang sudah kami beli untukmu maka untuk apartemen ini ku tidak bisa menolaknya.


^^^Moana: Baiklah, terimakasih.^^^


Adam📞: Sama-sama Moana.


^^^Moana (Kayla): Kau dengar ini, walaupun kau sudah membantu kami bukan berarti aku akan dengan mudah memaafkan mu. Aku akan terus mengingat perlakuan mu sebelumnya.^^^


Ketika Moana akan mengakhiri sambungan telponnya, tiba-tiba saja Kayla mengambil alih ponsel milik Moana dan berkata sesuatu kepada Adam.


Adam📞: Ya, aku tau.


^^^Moana (Kayla): Mungkin Moana sudah memaafkan mu tapi aku tidak, ingat itu dengan baik. Dan ya, terimakasih.^^^


Adam📞: Sama-sama, apa ada lagi yang ingin kau katakan? jika tidak ada aku akan mengakhiri telpon ini. Katakan pada Moana untuk tetap selalu berhati-hati dan kau... juga.


^^^Moana (Kayla): Ya baiklahh.^^^

__ADS_1


Adam📞: Hmmmm.


Tut.


Panggilan pun akhirnya berakhir, dan Kayla kembali mengembalikan ponsel milik Moana pada Moana kembali. Moana yang melihat tingkah dan kelakuan Kayla pun hanya menggelengkan kepalanya kecil karena melihat tingkah Kayla yang memberikan sebuah tembok pada Adam.


"Kayla biarkan aku membantumu membereskan barangmu, barang-barang ku sudah selesai aku bereskan. Tinggal barangmu saja" Kata Moana dengan menawarkan bantuan pada Kayla.


"Baiklah"


Ketika Kayla dan Moana tengah asik membereskan barang-barang milik Kayla, tiba-tiba saja dalam keheningan itu Kayla mulai membuka suaranya kembali dan bertanya pada Moana.


"Moana"


"Ya?"


"Kayla, ia sudah berkata jujur padaku bukan? ia melakukan hal itu karena berniat ingin membantuku. Memang salah caranya tapi yang ia bisa lakukan hanyalah seperti saat itu, ia walaupun sama-sama memiliki kekuasaan tetapi tetap saja masih berada di bawah milik tuan Keandra. Jika ia mengambil resiko terlalu terburu-buru kemungkinan keluarganya lah yang akan mendapat masalah, jadi ia hanya bisa melakukan itu" Jelas Moana pada Kayla.


"Lalu... kau benar-benar memaafkannya?" Tanya Kayla kembali dengan kini menatap wajah cantik Moana.


"Ya tentu saja, ia sudah membantu ku. Tidak ada alasan untuk aku tidak memaafkannya, Kayla di dunia ini semua orang berhak mendapatkan sebuah maaf. Sebesar apapun masalah yang menimpa kita harus ikhlas menerimanya dan harus mau memaafkan atas kesalahannya, aku tak ingin menjadi orang jahat karena tidak memaafkan seseorang yang sudah membantuku" Terang Moana.


"Moana aku tak tahu mengapa hatimu seluas itu, aku bangga mempunyai saudara seperti mu. Aku akan banyak-banyak belajar padamu mengenai semua hal karena kau lebih bijak dari pada aku" Balas Kayla.


"Terimakasih"


"Yasudah, lanjutkan kembali tugas kita ini. Setelah itu kita bersiap untuk pergi mencari makan sekaligus kita harus membeli beberapa kebutuhan untuk kita" Ujar Moana.

__ADS_1


"Baiklah"


...*****...


"Bagaimana dengan mereka?" Tanya seseorang pada Adam sambil meneguk minuman alhokoh miliknya, siapa lagi jika bukan Nathaniel? pria yang tidak pernah lepas dengan alkohol.


"Sudah sampai dan mereka sudah melakukan aktifitasnya sendiri-sendiri. Aku juga sudah selesai menugaskan beberapa penjaga untuk mereka dari jarak jauh, hanya untuk memantau dan melindungi mereka. Sesuai rencana kita" Jawab Adam dengan santainya menyandarkan tubuhnya ke sofa.


"Apa kau yakin kita tidak akan terkena masalah? bagaimana jika Keandra tiba-tiba mencurigai kita" Tanya Adam pada Nathaniel secara tiba-tiba.


"Itulah yang aku pikirkan sejak kemarin, lagi pula jika kita tidak melakukan ini maka Moana akan hidup di dalam ketakutannya. Jadi, kita harus berpura-pura tak tahu menahu mengenai Moana. Kita hanya perlu berpura-pura membantunya saat ini" Jelas Nathaniel.


"Ya, aku tau itu"


"Silviya akan kembali, aku dengar ia akan mencari Keandra. Karena Silviya yakin bahwa Keandra akan menerimanya kembali setelah apa yang ia lakukan pada Keandra. Cihhh, karena hal ini juga jika kita tidak melindungi Moana mungkin Moana akan terjebak dalam drama yang mengerikan ini. Pilihan kita sudah tepat untuk melindunginya sebagai balasan untuk kita yang tanpa sadar telah membantu memberikan nya luka" Terang Nathaniel.


"Hmmmm, wanita tidak tau diri itu seharusnya tidak pernah ada di dunia ini. Jika pada saat itu Keandra tidak melarangku untuk membalas Silviya mungkin Silviya sudah berakhir bersama karirnya saat itu" Geram Nathaniel yang tidak suka akan Silviya, memang pada saat Keandra menjalin hubungan asmara dengan Silviya ia juga tak pernah menyukainya sampai ia mendengar tentang Keandra yang di permalukan iapun menjadi tambah tak suka akan Silviya begitupun Adam.


Pada saat Keandra tengah menjalin hubungan asmara dengan Silviya, jati diri Keandra pada saat itu di tutupi karena ia tengah menyamar menjadi warga biasa pada umumnya. Untuk ia mengetahui apakah proyek yang ia bangun besar-besaran pada saat itu berjalan dengan baik atau tidak di belakangnya, jadi Keandra memutuskan untuk menyamar menjadi bagian dari salah satu pekerja proyek miliknya.


Sampai tiba ia mengenal Silviya dan berniat ingin melamar Silviya menjadi tunangannya, jati dirinya masih belum ia katakan pada Silviya saat itu. Karena niat Keandra pada saat itu ingin melamar Silviya sekaligus memberitahu mengenai jati dirinya yang sebenernya secara langsung pada Silviya di hari ia akan melamar Silviya menjadi tunangannya.


Tapi karena Silviya lebih dulu menunjukkan ke egois an nya, Keandra pun kecewa. Secara terang-terangan Silviya mengkhianatinya hanya karena statusnya rendah saat itu, sebelum Keandra mengungkap jati dirinya ternyata Silviya lebih dulu mengungkap jati dirinya. Jadi ketika Keandra mengetahui jati diri Silviya yang sesungguhnya, iapun merasa marah, kecewa dan benci kepada Silviya.


Pada hari itu juga, Keandra tak ada niatan untuk mengekpos tentang dirinya pada Silviya. Lalu Adam dan Nathaniel yang mengetahui itu menjadi marah dan berniat untuk memberikan Silviya pelajaran atas pengkhianatan yang Silviya berikan pada Keandra. Apa lagi bukan hanya pengkhianatan yang Silviya berikan, tapi juga perlakuan memalukan untuk Keandra didepan seluruh orang-orang yang tak sengaja melihat hal itu.


Semua orang juga pada saat itu tak tahu siapa Keandra, karena penyamaran Keandra sangatlah luar biasa. Jadi Keandra memang tak di kenali oleh semua orang pada saat itu.

__ADS_1


__ADS_2