Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang

Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang
Rencana Perjodohan


__ADS_3

Raja Arya dan Ratu Anjani masih berbincang-bincang tentang calon menantunya..


"Tapi jika dia tidak memiliki seseorang yg ia sukai kanda akan menjodohkannya dengan Putri Yana.. bagaimana??" ucap sang raja.


deg


Putri Yana adalah putri kerabat raja Arya,atau lebih tepatnya raja Arya bersahabat dengan ayah Putri Yana.. Dimata raja, putri Yana adalah gadis yg cukup cantik,terlihat baik dan gadis yg lembut.. namun sebenarnya ia adalah gadis yg licik yg cinta akan ketenaran dan kedudukan. Namun entah bagaimana ia bisa menutupi sifat buruknya itu dari orang lain.


Walaupun begitu sebenarnya ratu Anjani tau sifat asli putri Yana bagaimana,sehingga ia kaget dengan usul suaminya itu.


"Tidak.. Aku harus menjauhkan putraku dari wanita licik itu,,kanda tidak tau jika sebenarnya putri Yana bukan gadis baik-baik"


"Tapi kanda... kenapa harus dia?? aku tidak setuju.." sanggah ratu Anjani.


"Tidak.. keputusanku sudah bulat dinda.. dia gadis baik dan sangat lembut.. sangat cocok dengan Candra yg dingin itu" jawab raja dengan tegas.


Ratu Anjani tidak bisa berkata-kata lagi dengan keputusan suaminya itu. Ia hanya diam membisu.


"oh tidak.. kanda tidak mau mendengarkanku kali ini.. sepertinya aku harus mencari cara.. semoga putraku sudah memiliki pilihannya sendiri.."


Sementara itu putri yana ternyata mendengar perkataan mereka berdua.. ia sangat senang karna raja Arya memihaknya.


"Bagus.. paman raja ternyata memilihku untuk mendampingi pangeran Candra.. Kelak aku akan menjadi seorang ratu disini.. tapi sepertinya aku harus menyingkirkan nenek peot itu, dia tidak menyukaiku dan dari raut wajahnya sepertinya ia akan mencari cara untuk menjauhkanku dari pangeran Candra,,maka rasakan pembalasanku.. berani-beraninya ia bermain taktik terhadapku". Batin putri Yana yg mengintip dari balik pintu.


”Itu urusan gampang.. yg terpenting sekarang aku akan mendekati pangeran Candra dan mengambil hatinya fufufufu" putri Yana menyeringai dan beranjak pergi.


.


.


.

__ADS_1


.


Ke esokan harinya ratu Anjadi melihat putranya sedang melamun di dekat kolam istana,lalu ia menghampirinya..


"Putraku.. sedang apa kau disini?" tanya ratu Anjani dengan nada lembutnya.


"Ibunda.."


"Ananda sedang bersantai saja dan menikmati indahnya pemandangan istana kita". jawab pangeran Candra seraya memberi hormat.


Padahal sebenarnya ia sedang memikirkan sikap pangera Wiraka yg tiba-tiba berubah drastis pada gadis pujaan hatinya.


Sedangkan ratu anjani mencoba menata hatinya untuk menanyakan perihal rencana perjodohan yg ia bahas dengan suaminya pada putra sulungnya itu.. ia nampak ragu tapi mau tak mau harus menanyakannya demi masa depan putranya itu.


"Aku harus memberi tahu rencana kanda Arya yg akan menjodohkan ananda Candra pada putri Yana.. aku ingin lihat responnya.. apa yg akan dikatakan putraku yg penurut ini"


"Putraku.. Ibunda ingin bicara serius padamu tentang masa depanmu" kata ratu Anjani memulai pembicaraannya.


"Ada apa Ibunda?" tanya pangeran Candra.


deg


"Apa pendapatmu tentang dia putraku?"


Ratu Anjani agak ragu dengan pernyataannya itu pada putra sulungnya.. karna selama ini Putranya jarang dengan seorang wanita kecuali adiknya Putri Andini,ia takut putranya akan setuju dengan perjodohan itu.. hati ratu Anjani dag dig dug menanti jawaban dari pangeran Candra.


Detak jantung pangeran Candra tidak kalah kencang dari sang ibu.. karna ia tidak mau bersama orang yg tidak ia cintai.. sedangkan dia takut hubungannya dengan gadis pujaan hatinya tidak direstui oleh orang tuanya.


"Ibunda.. aku tidak menyukainya.. dan sepertinya dia bukan gadis yg baik.."


"Bagus.. ternyata putraku sangat cerdas.. aku tak hawatir lagi soal ini"

__ADS_1


"Dann.. aku sebenarnya memiliki gadis pujaanku sendiri ibunda.. aku sangat mencintainya.. walaupun dia masih sedikit jauh umurnya dengan dinda Andini,, tapi dia lebih dewasa darinya.. dan dia adalah gadis yg baik dan sepertinya dia menerimaku apa adanya walau kami belum menyatakan perasaan masing-masing.. aku merasa dia juga memiliki perasaan terhadapku". kata pangeran Candra malu-malu namun berbicara panjang lebar tentang gadis yg ia cintai.


"Waw... ternyata putraku sudah menjatuhkan pilihannya.. bagus.. dua poin yg sangat aku harapkan,,,aku yakin pilihan putraku tak akan pernah salah.."


Dengan wajah berseri-seri ratu Anjani melayangkan beberapa pertanyaan bertubi-tubi pada putranya itu.


"Benarkah?? kapan ananda akan mengenalkannya pada bunda? dari keluarga mana gadis itu?? apakah ibunda mengenalnya?" tanya ratu Anjani tanpa jeda saking gembiranya.


"Ibundaa pelan pelan.. pertanyaan Ibunda terlalu banyak.." kata pangeran Candra yg mendapat pertanyaan yg bertubi-tubi.


"Ohohoho baiklah-baiklah..maaf ibunda sangat gembira dengan jawabanmu.. karna jujur.. Ibunda tidak rela jika ananda dijodohkan dengan wanita bu*uk itu" jawab sang ibu dengan jujurnya.


"Ternyata ibunda juga mengetahuinya.."


"Bunda sangat tau.. dia tidak akan mencintaimu melainkan hanya kedudukan saja ananda" jelas ratu Anjani.


"Candra tau itu Ibunda.."


" tapi sayangnya gadis yg aku cintai,,,, ia kehilangan identitasnya dan sekarang ia sedang mencari orang tua atau keluarga kandungnya,, dia tinggal dengan nenek angkatnya yg seorang manusia, namun neneknya sangat baik dan sangat menyayangi gadis itu. Apakah ayahanda akan merestuinya?" kata pangeran Candra dengan nada lemah takut orang tuanya tidak akan setuju.


Ibunda ratu tau akan kegelisahan putranya,lalu ia berusaha menghibur putra sulungnya itu dengan penuh kelembutan.


"Tenanglah putraku.. ayahandamu tidak akan mempermasalahkan setatus calon istrimu.. yg terpenting dia adalah gadis yg baik dan berbudi luhur,dann... yg lebih penting lagi kau sudah mantap untuk memilihnya menjadi pendamping seumur hidupmu" hibur sang ratu pada putranya sambil menepuk pundak putranya itu.


"Benarkah ibunda?"


"Iya nak.. kau bisa tenang sekarang..,," jawab sang ratu dengan senyumnya yg mengembang di bibirnya.


"Tunggu apa dia seorang manusia?? apa dia mengetahui identitasmu?" sela ibunda ratu karna ingat pernyataan putranya bahwa gadis tambatan hati sang putra tinggal bersama nenek yg seorang manusia.


"Ibunda.. dia sama seperti kita ras ular putih.. namun kami juga baru mengetahuinya kemarin saat ada segel yg menghambat tenaga dalamnya yg menyebabkan ia tak bisa berlatih,dan aku melepaskan segel itu darinya..aku kira dia adalah seorang manusia sebelumnya,tapi ternyata ia juga sama seperti kita setelah ananda membuka mantra itu" jawab pangeran Candra tidak mau ibunya salah faham.

__ADS_1


"Syukurlah kalau begitu,,," lega sang ratu.


"Lalu kenapa dia bisa berbaur dengan manusia? bukankah akan ketahuan,apalagi ia masih sangat muda dan ia belum pasti bisa mempertahankan wujud manusianya dengan baik,pasti akan ketahuan dengan cepat". tanya sang ibu penasaran.


__ADS_2