Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang

Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang
Rencana licik


__ADS_3

Siang ini di adakan pertemuan keluarga kerajaan untuk membahas soal pernikahan pangeran Candra. Sudah banyak yg hadir di aula istana,hanya tinggal menunggu keluarga raja dan beberapa orang saja.


Mereka sangat penasaran,siapa gadis yg sangat beruntung itu. Yg akan mendampingi pangeran Candra dan menjadi ratu masa depan untuk mereka.


Semua saling berbisik mengeluarkan pendapatnya masing-masing.


"Siapa gadis yg akan menjadi pendamping pangeran Candra itu???" tanya salah satu di antara mereka atau kita namai dia X saja.


"Entah lah aku dengar raja pernah merencanakan untuk menjodohkan pangeran Candra dengan putri Yana" kata seseorang di dekatnya atau Y.


"Putri dari sahabat raja Arya si Rendra itu..?" tanya x lagi.


"Iya.. aku dengar sih seperti itu.. entahlah siapa yg menyebarkan rumor" kata y.


"Ya pantas saja lah.. Rendra kan selalu menjadi tangan kanan yang mulia raja. Pasti dia sangat mempercayai sahabatnya itu" kata z menimpali.


"Tapi aku dengar rumor Putri Yana itu tidak sebaik yg kita lihat lho.. ada yg bilang dia selalu menindas dan memukul dayang pribadinya saat dia sedang marah" timpal w.


"Ya aku juga pernah mendengarnya tapi melihat dari kelembutannya sepertinya tidak mungkin seperti itu kan..?" ucap x.


"Entahlah.. hati seseorang siapa yg mampu menebaknya.. Kita berharap saja ratu masa depan kerajaan kita adalah wanita bijaksana dan lemah lembut seperti sang ratu Anjani ?" kata w.


"Ya.. aku harap juga akan seperti itu" jawab mereka para kelompok bisik-bisik lainnya.


Tak lama kemudian putri Yana dan ayahnya Rendra masuk ke aula itu. Mereka juga di undang oleh raja Arya untuk mendengar keputusan sang raja.


"Nah dia sudah datang.. coba kita lihat saja apa keputusan raja nantinya.. jangan berbisik lagi.. kita bisa di hukum raja jika ketahuan menyebar rumor yg tidak benar" kata A menghentikan mereka yg sedari tadi berbisik-bisik di belakang.


"Baiklah.." kata kaum bisik-bisik dalam mode bisik juga.


"Kali ini aku harus bisa mencuri perhatian banyak orang agar mendukungku untuk menjadi pasangan pangeran Candra.." Batin putri Yana sambil memulai aksinya.


Putri Yana memasuki aula dengan anggunnya mencoba menarik perhatian semua penghuni aula itu. Tak henti-hentinya ia menebar senyumnya dan ia juga mengenakan pakaian yg sangat mengagumkan agar menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


"Putri Yana sangat cantik dan anggun juga murah senyum.. sangat cocok bersanding dengan pangeran Candra.." kata x yg memuji kecantikan putri Yana.


Putri Yana yg mendapat pujian itu melempar senyumnya yg ia buat semanis mungkin pada x.


"Ia benar.. sangat cantik dan sopan sekali.." kata y membenarkan pernyataan x.


Ternyata ada beberapa yg memujinya dan membuatnya sangat senang dan congkak dalam hatinya.


"Bagus..!! Semuanya.. puji aku,puji aku,puji aku.. dan aku akan menyingkirkan gadis tak tahu malu itu dari sisi pangeran Candra..!! fufufufu.. kita lihat saja permainanku ini gadis jelata..." seringai putri Yana di balik senyumnya.


Ia merasa puas dengan pujian itu dan ia sangat bangga akan dirinya sendiri. Dan ia optimis dapat menyingkirkan putri Hanindya di kesempatan kali ini.


Tak berapa lama raja Arya, ratu Anjani, Putri Andini,pangeran Candra dan juga putri Hanindya masuk ke aula dengan penuh wibawa dan keanggunan.


Raja Arya menggandeng ratu Anjani dan pangeran Candra bersama putri Hanindya di belakangnya. sedangkan putri Andini berada di belakang mereka berempat.


Semua mata tertuju pada sesosok gadis cantik yg berada di samping pangeran Candra. Mereka sangat penasaran,putri dari manakah dia?. Sekalipun mereka belum pernah melihat gadis itu sebelumnya.


Hingga tidak mereka sangka karna kagum dengan kecantikan gadis itu hingga membuat kaum pria menganga dengan tatapan memuja akan keindahan yg ia lihat itu.


Lalu Putri Yana mengedipkan matanya pada seseorang,entah itu siapa,mungkin ia bawahannya.


Banyak yg penasaran dan memulai mode bisik mereka di area aula paling belakang. Mereka saling bertanya satu sama lain tentang gadis asing di samping pangeran Candra.


"Siapa dia..?? apa kau pernah melihatnya Y??" kata X dalam mode bisikannya.


"Entahlah.. aku juga tidak tau.." jawab Y.


"Dengar-dengar pangeran Candra membawa seseorang entah dari mana. Mungkin gadis itu seseorang yg ia pungut itu. Aku dengar dia merayu pangeran dengan trik gadis lemah yg tertindas hingga pangeran kasihan padanyadan membawanya pulang ke istana.. Dengar-dengar pangeran akan menikahinya. Entah apa trik yg ia buat untuk merayu pangeran kita yg terkenal dingin itu" kata B menimpali panjang lebar pada mereka.


"Benarkah?? yah.. memang wajahnya sangat cantik.. pria mana yg tidak tergoda padanya?" imbuh si C sinis.


"Ia..pokoknya putri Yana kita yg terbaik,kita tahu asal usulnya,dia juga sangat cantik dan anggun,juga berbakat. Hanya dia yg pantas bersama pangeran Candra". kata B menghasut.

__ADS_1


"Kita harus mendukung putri Yana sekarang..!" kata C menimpali.


"Ya itu pasti.." kata mereka yg memercayai perkataan B dan C.


Kemudian mereka mengakhiri mode bisiknya karna sang raja sudah memulai pembicaraan.


.


.


.


"Terima Kasih semua yg sudah hadir di sini.. Hari ini aku ingin memperkenalkan calon anggota baru kerajaan. Yg akan menjadi pendamping pangeran Candra kedepannya.


Namanya adalah putri Hanindya Dewi,ia gadis yg baik dan lemah lembut juga cantik. Pangeran Candra telah memilihnya untuk menjadi pendamping hidupnya. Aku harap kalian semua akan memberi restu pada keduanya.." Kata sang raja penuh Wibawa.


"Maaf yang mulia.. Bolehkah kami tahu putri dari kerajaan manakah beliau ini..?" Tanya salah satu dari yg hadir.


"Ya benar yang mulia.. Kami harap dia adalah putri keluarga ningrat juga agar seimbang dengan pangeran Candra.." jawab yg lainnya.


Sang raja sangat bingung untuk memberi penjelasan soal pertanyaan mereka,dengan terpaksa ia harus berbohong soal identitas keponakannya itu.


"Tenanglah semuanya.. Dia adalah seorang gadis sederhana saja. Tapi aku jamin putriku ini benar-benar gadis yg baik dan berbudi luhur. Aku tidak mempermasalahkan soal statusnya.. yg terpenting dia gadis yg baik dan tulus mencintai putraku tanpa hanya mengincar tahtanya.." kata sang raja menjelaskan.


Sebenarnya raja tidak berusaha menyinggung seseorang. Namun Putri Yana merasa di pojokkan oleh kata-kata sang raja barusan.


"Apa-apaan paman ini? apa paman sudah mengetahui rencanaku yg sebenarnya..? Tidak..!! jika seperti itu berarti paman raja telah di hasut oleh nenek peot itu.. tidak bisa di biarkan.." Umpat putri Yana dalam hati.


** Hai hai hai.. Bagaimana ceritaku hari ini?? berkesan tidak..??


** Silahkan like and coment yah.. mohon sarannya jika masih ada yg terlewat.


** selamat menikmati harimu yg menyenangkan ya sobat.. semoga terhibur.

__ADS_1


** makasih dah mampir di ceritaku yg sederhana ini..😘😘


__ADS_2