Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang

Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang
Keras kepala


__ADS_3

"Jadi kamu yg menyebarkan isu bahwa aku menjodohkanmu dengan putraku dan membuat kekacauan saat pertemuan di aula pada waktu itu..??" tanya sang Raja geram.


"Siaal.. Kenapa aku bodoh sekali mengatakannya. Dan sekarang aku terjebak di permainanku sendiri" Batin putri Yana yg menyesali jawabannya barusan.


"Jawab Yana..!!!" tegur yang mulia raja karna melihat putri Yana hanya diam saja.


"Aku.. aku.. iya aku yg melakukannya paman.. Aku terpaksa.." jawab putri Yana menunduk takut.


"Apaa kau bilang..??" tanya Kaget yang mulia raja yg tidak habis fikir jika putri angkatnya itu ternyata sangat licik,dn juga dia tidak segan melakukan sesuatu hal yg sangat tidak bermoral seperti itu.


Putri Yana hanya diam menunduk ketakutan tidak berani menjawab lagi. Dia putus asa, akhirnya perjuangannya kini telah berakhir tanpa guna dan pupuslah sudah.


"Bisa-bisanya kamu berbuat seperti itu Yana..? Apa selama ini sikapmu yg lembut dan baik hati itu hanya untuk membohongiku saja agar aku mempercayai kelicikanmu itu untuk menyembunyikan sifat aslimu ini?? Aku benar-benar tidak habis fikir dengan jalan fikiranmu itu Yana..!!!"


Raja benar-benar marah. Ia sangat geram. Beberapa kali ia menghembuskan nafasnya dengan kasar karna mendengar penjelasan putri Yana yg tidak tahu malu itu.


Dia sangat menyayangkan telah mempercayai seseorang yg salah selama ini tanpa melihat dan mencari tahu hal yg sebenarnya.


"Katakan.. aku kurang menyayangimu seperti apa Yana..? Aku telah menyayangimu seperti putriku sendiri. Bahkan aku rela memberikan hukuman apapun pada Putriku sendiri,ku kira putrikulah yg bersalah.. Namun nyatanya.. kau menebar kelicikanmu selama ini untuk mencapai tujuanmu itu. Aku yg salah telah mempercayaimu Yana..!!!"


"Aku.. aku... tidak.. paman.." jawab putri Yana tersendat-sendat.


Putri Yana bingung harus mengatakan apa di depan yang mulia raja yg sedang murka itu. Ternyata sang raja sudah tahu semua kelicikan dia sebelumnya.


"Paman.. maafkan aku.. hiks hiks hiks.. aku hanya hilaf.. Dan terpengaruh oleh perasaanku yg sedang iri dan kecewa.. Bukankah paman menyayangiku..? Aku sangat senang saat paman mengatakan akan menjodohkanku dengan pangeran Candra, tapi kenyataannya aku kecewa saat mengetahui di samping pangeran Candra ternyata sudah ada gadis lain.." jelas putri Yana terputus.

__ADS_1


"Hmmm.. Lanjutkan..!" Kata raja datar sambil mendengar penjelasan putri Yana barusan. Beliau ingin tahu apa yg akan putri Yana katakan untuk membela dirinya sendiri.


Akhirnya putri Yana melanjutkan perkataannya...


"Dan aku tidak bisa menerimanya,, aku juga tidak berani meminta bantuan siapa pun juga, akhirnya aku berusaha mendapatkan kesempatan itu lagi dengan cara menyingkirkan gadis antah brantah yg tidak tahu dari mana asalnya itu,dari sisi pangeran Candra.." Kata putri Yana yg membela diri.


Sang raja terdiam sambil memandang tajam putri Yana yg menjelaskan apa yg telah dia lakukan sebelumnya dan juga ketidak puasan putri Yana pada pernikahan pangeran Candra dan putri Hanindya.


"Paman.. dari mananya aku tidak sebanding dengan gadis tidak tahu malu itu..?? Sedangkan aku telah dekat dengan pangeran Candra sejak kecil dan paman juga sudah tahu diriku sangat lama sekali. Sedangkan gadis itu hanya orang baru yg tidak tahu asal dia sebenarnya.. Apa paman tidak takut jika dia hanya mengincar sesuatu dari kerajaan kita..!" kata putri Yana lagi mencoba membujuk.


Dia berusaha meracuni fikiran yang mulia raja agar yang mulia raja tidak percaya pada putri Hanindya lagi.


Namun dia tidak tahu jika raja benar-benar sudah muak dengan omong kosong putri Yana yg tidak berdasar itu.


Putri Yana juga tidak tahu jika putri Hanindya adalah keponakan dari sang Raja. Sehingga perkataannya tersebut tanpa fikir panjang keluar dari mulut tajamnya begitu saja dan membuat sang raja semakin murka.


Beliau tidak terima keponakannya yg sangat ia sayangi seperti putrinya sendiri di hina-hina dengan tidak bertanggung jawab oleh mulut licik putri Yana itu.


Sedangkan putri Yana yg mendengar bentakan yang mulia raja tersentak kaget. Dia tidak mengira Raja akan membela putri Hanindya se keras itu.


"Siapa sebenarnya gadis tengik itu?? Kenapa paman semarah ini karna perkataanku?? Apa aku sudah salah membicarakannya di mata paman??"


Batinnya bertanya-tanya. Sebenarnya putri Hanindya itu siapa sehingga dapat membuat yang mulia Raja menjadi semakin murka.


Dia kira dengan mengingatkan sang Raja tentang jati diri putri Hanindya,raja akan sadar jika putri Hanindya itu hanya orang luar saja tidak seperti dirinya yg telah di anggap oleh raja sebegai putrinya sendiri,fikirnya.

__ADS_1


Akhirnya karna penasaran ia menanyakan hal itu pada raja.


"Paman.. sebenarnya siapa dia..? dia itu hanya orang luar yg tidak kita ketahui asal-usulnya.. Dia hanya rakyat jelata yg tidak tahu malu mengaku-ngaku seorang putri. Dia tidak layak bersama pangeran Candra paman..!! Kenapa dia bisa mengambil hati pangeran Candra dan bahkan paman raja sendiri membelanya.. Kenapa dia bisa mendapat kasih sayang itu yg sebelumnya adalah milikku..???" kata putri Yana sambil menangis tersedu-sedu.


Mendengar itu yang mulia raja semakin muak. Ternyata putri yg hampir ia jodohkan kepada putranya itu adalah seseorang yg picik dan egois,yg hanya mementingkan dirinya sendiri dan hanya menilai seseorang tanpa melihat ke dalam orang itu.


"Cukup Yana..!!! Kau ingin tahu kenapa putraku mencintai putri Hanindya..?" tanya sang Raja datar.


"Ya paman..! Aku sangat tidak terima gadis tidak tahu malu itu merebut pangeran Candra dariku.." jawab putri Yana dengan tidak tahu malu.


"Dari awal kau memang tidak pantas Yana. Aku saja yg telah salah menilaimu dan memilihmu... Putraku mencintainya karna dia gadis yg baik dan penyayang,tidak sepertimu yg hanya manis di mulut saja tapi kenyataannya hatimu sangat busuk sekali..! Aku tidak bisa membayangkan perasaan sahabatku Rendra. Pasti dia sangat terpukul dengan kenyataan ini"


deg


"Kenapa paman sangat yakin dengan pilihan pangeran Canda..? Apa paman sudah tau latar belakang dia yg sebenarnya..? Dia hanya manusia yg rendah tanpa status paman.." kata putri Yana yg tidak terima.


Karna dia pernah mencari orang untuk membuntuti putri Hanindya. Sehingga dia yakin putri Hanindya hanya manusia biasa yg mengaku sebagai seorang putri.


"Diam kau Yana...!!!" Teriak Raja yg sudah muak dengan omong kosong putri Yana itu.


** Hai hai.. update lagi niiih.. moga gak kecewa yaa..


** Apa yg sedang kalian tunggu di ceritaku kali ini..? ceritain di kolom komentar ya..


** Jangan lupa likenyaπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


** Makasih yg udah mampir dan selalu hadir berkunjung di karyaku..😘😘😘


__ADS_2