Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang

Pangeran Ular Dan Sang Putri Yang Hilang
Kesombongan yg haqiqi 2


__ADS_3


Semua orang di tempat itu sibuk berbisik dan ada juga yg hanyut di fikiran mereka masing-masing.


"Oh.. tidak..!! Aku telah menyinggung orang yg terkenal kaya dan dermawan itu.." Batin beberapa orang yg telah menindas sang putri. Mereka hanya menunduk karna malu.


Mereka tau banyak orang yg menghormati pemilik kedai nan mewah itu,Karna nenek Galuh sering memberikan sebagian hartanya pada orang tidak mampu,dan juga beliau sering bekerja sama dan menanam modal pada pedagang-pedagang kecil yg sekarang juga ikut berkembang pesat berkat pertolongan beliau.


Ada juga yg berfikir tuan muda Brata yg terkenal sombong itu salah menyinggung orang. Ia sangat menyayangkan akan hal itu. Padahal ia dapat bekerja sama dengannya jika saja tidak menyinggung gadis itu.


Namun pemuda itu tidak berfikir demikian,yg ia fikirkan Hanyalah kesenangannya semata,tidak pernah memikirkan soal datangnya uang dari mana. Ia hanya ingin terima beres sambil menengadahkan tangannya pada orang tuanya.


.


.


.


.


Mereka tidak habis fikir bahwa orang yg berpenampilan dan berpakain lusuh seperti pengemis ternyata hanya penyamarannya saja.


Ini menjadikan pelajaran bagi mereka semua, yg telah merendahkan seseorang yg berpenampilan biasa saja atau bahkan seperti pengemis sekalipun. Karna bisa jadi derajat orang itu lebih tinggi dari orang yg mereka hina itu.


"Apa-apaan ini..?? ternyata nenek tua itu pemilih restoran mewah ini..?? Gadis ini telah mempermalukanku rupanya..!!" Batin Brata geram.


"Jadi tuan muda Brata.. apa kamu berteman dekat dengan nenekku..?" Tanya putri Hanindya lagi dengan nada datarnya yg sedikit mengejek.


"Ah oh.. ya.. tentu saja kami sangat akrab,benar-benar akrab... Iya kan tuan Danu..?" jawab Brata gugup sambil bertanya pada pengurus resto itu.


Sebenarnya ia tidak peduli apakah gadis itu pemiliknya atau pun bukan. Karna ia fikir dia bisa menghancurkan bisnis mereka kapan saja jika dia tidak senang.

__ADS_1


Tapi yg ia fikirkan sekarang adalah ingin memiliki gadis cantik itu,sehingga dia masih sedikit menahan amarahnya untuk mengambil hatinya.


"Eh saya tidak tahu tuan muda Brata.." Jawab tuan Danu yg memang tidak tahu apa-apa soal majikannya.


"Hahaha tidak kusangka ternyata seorang tuan muda yg terkenal kaya di desa perbatasan kota itu berteman dengan nenek-nenek kaya... Jangan bilang dia mendapat kekayaan itu,juga dari mereka para nyonya kaya.. hahaha.." Ejek seseorang yg memang tidak menyukai tingkah sombong Brata itu.


"Sial.. lihat saja nanti.. aku akan membuatmu menutup mulut karna telah menghinaku di depan banyak orang seperti ini..!!!" batin Brata yg mendengar orang membicarakannya.


"Hahaha rasakan itu pemuda sombong.. Kau telah menghina nenek Galuh dan tuan putri habis-habisan dua hari yg lalu.. sekarang kau akan menerima cemoohan masal dari banyak orang yg tidak menyukaimu karna kesombonganmu.." Batin dayang Aru.


"Ooh.. benarkah..??


Tapi kenapa kau menghina beliau tempo hari..? dan ingin membeli kami bertiga dan menjadikan kami sebagai budakmu..?" Tanya putri Hanindya lagi.


"Cih tidak tahu malu..!! memang benar pemuda sombong. Dia kira dia orang paling kaya se jagat raya ini ya..? Sampai-sampai nyonya Galuh yg terkenal kaya dan rendah hati itu ingin ia beli untuk ia jadikan budaknya sekaligus cucu dan gadis di sebelah cucunya itu.. sungguh pemuda tidak tahu sopan santun..!! Dia fikir hanya dirinya yg mampu membeli apapun di dunia ini..??" Bisik seseorang lagi.


Sedangkan pengurus kedai hanya diam saja tidak ingin ikut campur dan dia juga tidak tahu harus mengatakan apa.


Pemuda itu kini kehilangan dukungan dari orang-orang yg biasa menjilat kakinya,, karna kesombongannya yg sangat-sangat tidak tahu aturan itu.


Di hadapan banyak orang yg menyaksikannya itu, dia ingin mengembalikan nama baiknya ia fikir. Dan dia tahu gadis di sebelah putri Hanindya bukan juga gadis biasa. Dia bagaikan pengawal di samping nona mudanya itu.


"Cih.. konyol.. Padahal tadi ingin nona muda itu menjadi wanitanya dengan kasar dan sombong" kata salah seorang di tempat itu.


"Memang benar-benar gadis ini berusaha mempermalukan aku.. Lihat saja aku akan mendapatkanmu apapun caranya..!!" geram pemuda sombong itu.


"Hahaha.. Kau fikir aku bodoh Brata..? Apa kau fikir kaulah satu-satunya orang paling kaya di dunia ini tuan muda Brata yang terhormat..?? hingga kau berani-beraninya menghina nenekku dengan kesombongan mu yg memiliki harta lebih yg hanya kau peroleh dari mengemis pada orang tuamu itu..?? Kau tidak pantas Brata.. Aku sama sekali tidak sudi menjadi wanitamu atau selirmu atau bahkan jadi istrimu saja aku tidak akan sudi..??" kata sang putri kesal karna kepura-puraan Brata.


Dia sangat benci orang yg suka pura-pura baik padahal sebenarnya hatinya bu*uk.


Brata tidak bisa menahan emosinya lagi sekarang dan akhirnya memuntahkan amarahnya pada putri Hanindya.

__ADS_1


"Hahaha.. Memang iya aku menghinanya tempo hari..?? salah siapa dia tidak mengizinkanku melamarmu dan malah menyetujui kau bersama orang rimba yg miskin itu..?? padahal aku sudah memberinya hadiah yg sangat mahal tapi dia malah menyuruh budakmu itu menendangku hingga jatuh entah dimana" kata Brata yg naik pitam karna perkataan pedas putri Hanindya.


"Cih.. sekarang kelihatan sifatnya yg sebenarnya" kata beberapa orang yg mendengarnya.


Brata tidak peduli lagi sekarang dengan misinya untuk mengambil hati sang gadis dengan cara halus.


"Apakah masih ingin berceloteh lagi..???" tanya sang putri datar.


"Tidak" jawab Brata santai.


"Baguslah.."


Plak..


Akh..


Suara tamparan Putri Hanindya pada muka Brata. Hingga ujung bibir Brata mengeluarkan tetesan darah.


"Dasar perempuan j*l*ng..!! berani-beraninya kamu menamparku..!! Memang benar kan calon suamimu adalah orang rimba yg hidup di hutan belantara.. hahahaha..!!" kata pemuda itu lalu menertawai sang putri.


"Siapa yg kau bilang orang rimba ha..?? dan siapa yg kau bilang budak??" kata sang putri geram.


"Dengarkan aku baik-baik.. calon suamiku bukan orang rimba atau apapun itu yg kau sebutkan. Dia adalah pemuda terhormat dan tidak seperti dirimu hai manusia sombong...!!!" kata putri Hanindya lagi


"Hahaha benarkah itu..??? Hanya ini saja kan usaha nenekmu itu.. Jika aku menghancurkannya bersama anak buahku kalian tidak akan punya apa-apa lagi kau tahu..???" kata pemuda itu dengan ancamannya.


"Apa kau akan bergantung pada manusia rimbamu itu setelahnya..? Mending kau bersamaku.. tidak akan pernah hidup susah dan kita bisa mengembangkan bisnismu ini bersamaku.. Bagaimana..?? Jika kau mau menjadi wanitaku aku tidak akan menghancurkannya.." kata Brata dengan congkak.


** Sekian cerita kali ini.. moga terhibur ya..


** Jangan lupa like and coment atau kasih saran juga boleh loh..

__ADS_1


** Makasih yg rajin baca ceritaku ini..


** Love you all😘 sampai ketemu besok..πŸ˜‰


__ADS_2