PARTNER TERPANAS KU

PARTNER TERPANAS KU
LEBIH BAIK


__ADS_3

Di istana Lisa. Di rumah Pras, Lisa berusaha menjadi istri yang baik. Mulai belajar memasak dan memberi perhatian suami nya. Sore itu,Pras sedang duduk di taman belakang dekat kolam renang. Pras duduk santai sambil sibuk dengan ponselnya. Tampak nya menghubungi beberapa rekan bisnisnya. Lisa mulai mendekati suaminya itu dengan secangkir kopi hitam buatan nya. Ditambah pisang Krispy dengan topping coklat keju. Dengan semangat akhirnya,Lisa menghidangkan ke meja Pras.


"Mas Pras!" panggil Lisa pelan sambil meletakkan secangkir kopi dan pisang Krispy buatan nya.


Pras mulai melongo melihat perhatian Lisa terhadap dirinya. Lisa tersenyum dan duduk di dekat nya.


" Mas Pras! Cobalah kopi dan pisang Krispy buatan ku mas!" ucap Lisa.


" Oh!" Pras terlihat kaku dengan perhatian Lisa yang sudah lama tidak pernah dia lakukan.


Pras mulai mengambil secangkir kopi hitam buatan istrinya itu dan mulai menghidupkan batang rokoknya. Pelan- pelan, Pras menyruput kopi hitam itu dan mencoba mencari kenikmatan didalamnya.


" Terimakasih Tamara!" ucap Pras pelan.


Lisa tersenyum dengan reaksi suaminya yang mulai bersahabat.


" Mas! Tidak cobain pisang Krispy ini. Mumpung masih panas mas!" kata Lisa mencoba lebih dekat dengan Pras.


" Iya! Nanti aku cicipi." sahut Pras sambil melihat wajah istrinya yang polos tanpa makeup.


" Mas! Aku boleh mengundang guru spiritual untuk mengarahkan aku ke jalan lebih baik, mas?" tanya Lisa dengan serius.


Pras terlihat terkejut dengan kemauan Lisa yang tiba- tiba. Tampaknya Lisa ingin bertaubat dan ingin menjadi istri idaman di mata suaminya.


" Tentu saja! Aku selalu mendukung kamu ke arah yang lebih baik." ucap Pras sambil melihat keseriusan Lisa.


" Aku sangat menyesali segala perbuatan aku mas! Aku mohon keridloan kamu untuk memaafkan segala kesalahan yang aku buat selama ini. Aku belum bisa menjadi istri yang baik untuk kamu Mas! Aku ingin menjadi Lisa yang lebih baik." ucap Lisa dengan mata yang berkaca-kaca.


" Kamu serius Lisa!" sahut Pras sambil menatap wajah yang mulai sendu itu.


" Aku mohon maaf kan kesalahan aku mas! Untuk memperbaiki hubungan suami istri kita,maukah mas Pras, jika kita menikah kembali di hadapan pak kyai." ucap Lisa


" Baiklah Lisa! Dari awal kita menikah, tidak pernah terpikir olehku untuk berpisah atau cerai. Aku juga menginginkan rumah tangga kita harmonis seperti awal pernikahan kita." ucap Pras.


" Terimakasih mas Pras!" ucap Lisa sambil bersujud di kaki Pras.


Pras dengan cepat mengangkat lengan Lisa supaya bangkit dari Sujudnya.


" Jangan lakukan itu! Aku juga banyak melakukan kesalahan Lisa. Akulah suami yang tidak bisa mendidik istri dan anak. Aku juga minta maaf semua yang sudah aku lakukan terhadap kamu. Menyakitkan hati kamu dengan sengaja." ucap Pras dengan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


Lisa mengusap air mata nya yang terjatuh. Air mata itu benar - benar keluar karena penyesalan yang telah diperbuatnya selama ini. Pras mengusap dengan lembut air mata Lisa yang mengalir deras.


" Sudah! Kita mulai memperbaiki lagi rumah tangga kita ya sayang!" ucap Pras dengan suara bergetar.


Lisa tidak bisa berkata apa-apa. Hanya kebahagiaan yang kini Lisa rasakan. Pras memeluk Lisa dengan penuh kelembutan dan kehangatan.


" Besok kita menikah lagi, ya sayang! Dihadapan pak kyai kita mulai lagi dengan ikrar suci." ucap Pras serius sambil membelai rambut Lisa dengan lembut.


Tidak ada kebahagiaan bagi seorang suami dan istri. Jika melakukan kesalahan, saling memaafkan satu sama lain. Berusaha memperbaiki segala kekurangan dan kelemahannya masih - masih. Saling berintrospeksi,mengakui segala kesalahan yang telah diperbuat.


Bagi seorang istri, ridlo Allah adalah ridlo dari seorang suami.


" Ayo duduk lah dipangkuan ku Lisa!" ucap Pras dengan lembut. Lisa mulai duduk di atas pangkuan suaminya itu.


" Mana tadi,pisang Krispy buatan kamu?" tanya Pras. Lisa lalu bangkit dari duduknya dan menyodorkan piring yang berisi pisang Krispy buatannya. Lisa kembali mendudukkan pantatnya ke kursinya.


Pras mulai mencicipi pisang Krispy buatan istrinya itu. Pras tersenyum sambil memakan cemilan sehat itu.


" Enak! Terimakasih sudah membuatkan ini semua untukku Lisa!" ucap Pras.


" Mas Pras suka?" tanya Lisa.


" Besok - besok akan aku buatkan cemilan yang lain untuk mas Pras!" kata Lisa sambil tersenyum senang.


*******


Di istana Karin. Setelah menghadiri acara pernikahan bos nya yaitu Aziz, Karin mulai merasakan mual-mual diperutnya. Kepalanya mulai pening dan lemas. Galah mulai panik dan membuatkan teh manis panas untuk Karin.


" Ini diminum dulu sayang!" ucap Galah sambil menyodorkan air teh itu ke Karin.


Wajah Karin terlihat pucat. Keringat dingin mulai keluar di telapak tangan Karin.. Galah mengusap telapak tangan Karin yang dingin. Diambilnya minyak kayu putih itu dan mulai mengusapkannya dengan lembut di kaki dan diperut Karin.


" Jangan - jangan kamu lagi hamil, sayang!" ucap Galah sambil tersenyum.


" Kamu belum menstruasi bukan?" tanya Galah.


Karin terdiam dan masih menyembunyikan kehamilan nya. Ia takut,jika Galah tahu tentang kehamilan nya yang sudah dua bulan ini, tidak diijinkan untuk masuk kerja lagi.


" Sayang! Ayo kita periksa!" ajak Galah.

__ADS_1


" Eh? Tidak usah! Ini hanya masuk angin biasa saja sayang!" ucap Karin.


" Sayang! Jangan bandel dong! Ayolah!" ajak Galah.


" Sayang! Nanti kalau benar aku hamil, apakah aku masih boleh bekerja?" tanya Karin pelan.


" Boleh saja! Asal kamu tidak boleh capek - capek!" ucap Galah.


" Benarkah?" sahut Karin yang mulai bersemangat ingin mengakui bahwasanya dirinya sedang hamil mengandung anak Galah.


" Mas Galah!" panggil Karin pelan tapi masih ragu - ragu untuk memulai bicara soal kehamilan nya.


" Iya sayang! Ada apa?" tanya Galah dengan penuh perhatian.


" Aku mau manisan buah!" ucap Karin.


" Tuh kan! Kamu pasti hamil Karin! " teriak Galah bersemangat.


" Mas Galah! Sebelum nya aku minta maaf!" ucap Karin pelan.


" Minta maaf untuk apa sayang?" tanya Galah.


" Aku...aku..selama ini menyembunyikan sesuatu dari kamu." kata Karin yang membuat Galah semakin penasaran.


" Apa itu Karin? Jangan bikin aku khawatir dong sayang!" ucap Galah serius.


" Semua karena aku takut,jika Mas Galah tidak mengijinkan aku kerja lagi." tambah Karin.


" Jadi?" tanya Galah.


" Ketika aku obname kerumah sakit kemarin itu, ternyata aku sudah mengandung anak kamu mas!" cerita Karin.


" Aku sudah hamil dua bulan mas!" tambah Karin serius.


" Alhamdulillah! Terimakasih ya Allah. Engkau memberikan kepercayaan kepada kami untuk memiliki seorang anak dan mempunyai keturunan." sahut Galah.


" Aku minta maaf ya Mas! Menyembunyikan ini dari kamu!" ucap Karin.


" Iya! Aku maafkan! Besok - besok jangan pernah lagi berbohong pada mas lagi." ucap Galah sambil mengusap lembut rambut Karin.

__ADS_1


" Jaga baik - baik titipan Tuhan ini ya sayang!" kata Galah sambil mengusap perut Karin dengan penuh kelembutan.


__ADS_2