PARTNER TERPANAS KU

PARTNER TERPANAS KU
PAK SLAMET


__ADS_3

Momo berjalan terhuyung setelah menghabiskan beberapa minuman yang beralkohol itu. Betapa kacau nya Momo saat ini. Dia seperti sudah tidak menghargai dirinya sendiri sebagai seorang wanita.


Setelah hubungan nya dengan Pras kandas dan Pras kembali kepada istrinya yang sah, kehidupan momo seperti kapas beterbangan tanpa tujuan yang jelas. Pras kembali pada istrinya, Lisa dan mulai membenahi semuanya. Rumah tangga yang harmonis, saling menghargai antara satu dengan yang lain.


Momo mulai berjalan menyusuri jalanan yang sepi, dimana ada beberapa pemuda bergerombol begadang tidak jelas. Pemuda-pemuda itu selain menenggak minuman beralkohol yang murahan juga suka usil jika ada seseorang yang melintas di jalanan. Semua mata pemuda itu tertuju pada Momo yang berjalan sendirian, bahkan Momo hanya mengenakan pakaian yang menonjolkan keseksian nya. Kata-kata nakal dan vulgar sudah mulai keluar dari mulut pemuda-pemuda itu. Sampai akhir ada dua pemuda-pemuda itu mulai menarik dan mengajak Momo bergabung di sana.


Tangan- tangan nakal mulai menjamah dengan liar ke bagian-bagian tubuh Momo. Momo hanya menyeringai. Hal itu semakin menimbulkan gelak tawa dari segerombolan pemuda-pemuda itu. Sampai akhirnya mereka menjadikan Momo giliran. Tidak ada penolakan dari Momo. Apakah Momo benar-benar tidak sadar jika diperlakukan hina seperti itu? Pemuda-pemuda itu bersorak-sorai sambil menanti gilirannya tiba. Benar-benar urat malu seperti sudah hilang. Sampai akhirnya mobil melintasi jalanan itu dan berhenti.

__ADS_1


Karena penasaran dengan apa yang terjadi, sopir mobil itu turun dari mobilnya. Betapa terkejutnya si sopir melihat pemandangan itu. Dengan sigap, si sopir itu menghajar pemuda-pemuda itu yang telah melecehkan Momo yang sedang tidak berdaya dan mabok itu. Si sopir mengangkat tubuh Momo dan membawa masuk ke dalam mobilnya.


" Kasihan sekali, nasib wanita ini." gumam Si sopir itu yang bernama Slamet.


Slamet membawa Momo ke tempat tinggalnya. Dimana tempat tinggal nya ada anak-anak yatim piatu di sana. Bersama istrinya, Pak Slamet mengurus anak-anak yatim itu di panti. Anak-anak yang sudah tidak memiliki ayah atau ibu, bahkan keduanya. Pak Slamet selalu saja membantu anak-anak yang terlantar di jalanan.


" Astaghfirullah, pak! Kasihan sekali wanita ini pak!" ucap istri Pak Slamet seraya mengusap tubuh Momo dengan kain basah. Istri pak Slamet itu sedang membersihkan tubuh Momo yang kotor dan juga bau minuman beralkohol.

__ADS_1


" Kehidupan zaman ini membuat anak muda jadi salah jalan, bu. Kurangnya didikan orang tua dalam mengarahkannya ke nilai-nilai agama. Sudahlah bu, aku mandi dulu yah bu. Lengket badanku bu, hari ini lumayan banyak narik pelanggan bu." kata Pak Slamet. Istri pak Slamet tersenyum menerima uang hasil dari narik hari ini.


Pak Slamet melaju ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya karena debu jalanan. Istri pak Slamet dengan telaten mengganti pakaian MoMo dengan baju yang lebih sopan dan tertutup.


Kehidupan Pak Slamet beserta istrinya terbilang sangat sederhana. Namun mereka bisa menghimpun yayasan yatim piatu itu sudah hampir 10 tahunan. Tidak banyak donatur yang turun untuk menghidupi beberapa anak yatim piatu yang jumlah nya hampir seratus lebih. Namun Pak Slamet dan beserta istrinya memanfaatkan anak- anak yang sudah terbilang sudah remaja dan dewasa untuk bisa berkarya dan mandiri. Bu Slamet membuat bisnis jajanan pasar yang dititipkan ke warung- warung. Selain jajanan pasar, segala jenis kerupuk dan camilan juga di buat oleh mereka anak- anak panti dengan penanggung jawab adalah bu Slamet dan pak Slamet.


Bu Slamet dan Pak Slamet tidak berharap sepenuhnya dengan sumbangan ataupun donatur dari berbagai sumber. Pak Slamet menanamkan kepada anak-anak panti agar bisa kreatif dan produktif sehingga menghasilkan. Dari bercocok tanam, beternak dan juga membuat jajanan yang dijual dari ke rumah- rumah maupun secara online.

__ADS_1


Inilah dunia usaha, kita tidak boleh tertinggal.


__ADS_2