
Dodo tidur di kamar Rizki. Memeluk anak laki-laki yang sudah berusia empat tahun. Pagi itu, Rizki sudah terbangun. Dia tampak terkejut disampingnya ada Om Dodo yang masih tertidur. Rizki membuka kedua mata Dodo dengan paksa. Dodo jadi menggeliat lalu membuka matanya.
" Rizki! Sudah bangun yah sayang!" ucap Dodo yang sudah membuka matanya.
" Om Dodo bangun yuk!" ajak Rizki.
" Hoam!? Om masih ngantuk sayang! Rizki main hape dulu yah!" ucap Dodo sambil memberikan ponselnya yang sudah diputarnya tayangan video anak-anak di YouTube.
Rizki mulai fokus di ponsel Dodo itu sedangkan Dodo kembali tidur sambil memegang kaki Rizki.
Tidak berapa lama kemudian,mbak Ita dan Luna masuk ke kamar itu.
" Eh sudah bangun anak mama!" ucap Luna sambil mencium pipi Rizki.
" Eh hape om Dodo kenapa di adik?" tanya Luna.
" Om Dodo yang kasih!" jawab Rizki.
" Oh! Ayo Rizki mandi dulu." kata Luna sambil mengembalikan ponsel Dodo kembali ke menu dan menutup layar nya.
" Mbak Ita! Bawa Rizki mandi dulu yah!" suruh Luna.
" Iya mbak! Ayo Rizki kita mandi!" ucap Mbak Ita sambil menggandeng Rizki keluar dari kamarnya.
" Dodo!" panggil Luna pelan sambil mengusap lembut kepala Dodo yang masih terpejam matanya.
" Heeeeeem!" sahut Dodo dengan mata masih tertutup.
" Masih ngantuk yah?" kata Luna pelan lalu meninggalkan Dodo yang masih tertidur di atas kasur Rizki.
*******
"Surprise!!! Selamat Ulang Tahun Luna?!?" teriak Karin yang baru datang dan masuk kedalam rumahnya.
"Eh??? Karin, Galah! Terimakasih banyak! Pagi - pagi sudah mruput ke sini loh! Aku belum mandi." ucap Luna.
" Kamu mandi atau belum, masih tetap cantik Luna!" kata Lun sambil mendekatkan kue ulang tahun yang diatasnya ada lilin yang sudah dinyalakan.
" Ayo tiup lilin nya!" suruh Karin.
" Eh Mas Galah! Tolong di ambil gambar nya dong! Buat kenang - kenangan." imbuh Karin sambil menyerahkan ponselnya ke Galah.
" Oke.. siap satu dua tiga!" kata Galah.
Luna meniup lilin itu dan meletakkan ke atas meja kamar tamu.
" Semalam, Dodo kemari?" tanya Karin.
" Pertanyaan apa sih? Tentu saja iya dong!" kata Galah menggoda sambil duduk di kursi tamu. Sedangkan Karin membuntuti Luna di belakang nya.
" Dodo pulang jam berapa?" tanya Karin.
" Gak pulang! Dia masih tidur di kamar Rizki." ucap Luna.
" Hah? Hayo! Apa yang kalian lakukan?" ucap Karin menggoda.
__ADS_1
" Eh? Apaan sih?" sahut Luna mulai memerah wajahnya.
" Eh? Ini apa? Eh kalung!!! Dari Dodo yah?" ujar Karin mulai kepo.
Karin hanya tersenyum sambil memandang Karin yang masih menatap nya dengan penuh kecurigaan.
" Ehem! Bibir kamu tidak bengkak! Tidak ada bekas merah di leher kamu! Dan badan kamu yah! Hahaha!" kata Karin sambil meneliti satu persatu bagian tubuh Luna
" Astaga! Karin." sahut Luna sambil tersenyum.
" Hahahaha! Kamu terlihat bahagia sekali! Hayo!!! Cerita dong sama aku!" kata Karin.
" Tidak ada yang perlu diceritakan." kata Luna.
" Oh begitu yah! Aku mau ke kamar Rizki dulu ah!" ucap Karin.
" Eh??? Ngapain?" tanya Luna sambil menarik tangan Karin.
" Mau bangunin Dodo!" jawab Karin.
" Eh? Dia baru tidur!" ucap Luna.
" Baru tidur? Memang kalian ngapain sampai pagi?" ujar Karin.
" Ih ini otak kenapa selalu ngeres saja yah!" kata Luna sambil menoel dahi Karin.
" Eh??" Aku buat minum dulu! Kamu lekas lah mandi. Jangan lupa keramas yah!" ucap Karin sambil terkekeh.
Karin keluar dari kamar Luna lalu dia berjalan ke kamar Rizki. Di dalam kamar Rizki, masih ada Dodo yang masih tertidur dengan pulas. Akhirnya Karin keluar lagi dan berjalan ke dapur.
" Hehe..niat nya mau bangunin si Dodo tapi tampaknya lelah banget. Jadi ku urungkan niat aku." jawab Karin.
" Oh Dodo tidur di sini?" tanya Galah.
" Iya! Ada di kamar Rizki masih tertidur." ucap Karin.
" Mas! Aku buatin kopi bentar!" kata Karin sambil berjalan ke dapur.
" Astagfirullah! Dari tadi bilang buat kopi,tapi belum di buatin juga." kata Galah mulai jutek.
" Iye! Ini loh lagi mau buat!" sahut Karin.
*******
"Kalian mau makan apa nih?" tanya Luna yang sudah duduk di ruang tamu.
" Apa sajalah! Yang penting jangan merepotkan kamu!" jawab Karin sambil tersenyum.
Di kursi tamu itu ada Galah dan Karin menikmati kue kering dari Dodo tadi malam.
" Rizki makan apa nih?" tanya Karin sambil mendekati Rizki yang sedang di suapi oleh Mbak Ita.
" Makan nasi soto,Tante!" jawab Rizki.
" Mbak Ita masak soto daging yah?" tanya Karin.
__ADS_1
" Masak banyak gak Mbak?" tanya Luna.
" Banyak kok!" sahut Mbak Ita.
" Kamu kalau mau makan nasi soto buatan mbak Ita, ke belakang saja ya Rin!" kata Luna.
" Aku mau bangunin si Dodo ah!" ucap Karin sambil tersenyum jail. Tangannya meraih gelas yang berisi air mineral.
Galah yang melihat kelakuan Karin hanya geleng-geleng kepala.
" Karin! Jangan keterlaluan yah! Nanti Dodo marah loh sayang!" ucap Galah.
" Dodo tidak akan marah! Ayo Luna ikut aku!" ujar Karin sambil masuk ke kamar Rizki.
Di atas kasur, Dodo masih terlelap tidurnya. Ima mulai jahil memercikkan air di wajah Dodo.
Karin dan Luna mulai terkekeh dengan reaksi Dodo yang mulai membuka matanya.
" Hoammm!! Luna!!" ucap Dodo.
" Bukan aku, Dodo! Ini nih si Karin!" ucap Karin.
" Hehehe! Habis dari tadi pagi aku datang,kamu masih saja tidur loh!" kata Karin mulai marah.
Dodo mulai duduk di pinggir kasur. Tangannya mulai mengucek--kucek matanya.
" Pagi Karin! Pagi Luna!" ucap Dodo bercanda.
" Sudah siang, Dodo!" sahut Karin.
" Oh ya? Lapar! Kita mau makan apa sayang?" ucap Dodo sambil meraih tubuh Luna.
" Eh? Masih ada aku! Kamu ini peluk - peluk Luna saja!" sahut Karin.
" Makan di luar yuk!" ajak Luna.
" Oh ho! Hari spesial gitu loh!" sahut Karin.
" Aku mandi dulu yah!" ucap Dodo sambil bangkit dari duduknya.
Luna, Karin dan Dodo keluar dari kamar Rizki.
" Halo Galah! Sudah lama yah?" sapa Dodo yang sudah berada di ruang tamu.
" Dodo cepat mandi!" teriak Karin sambil mendorong Dodo.
" Hadeuh!" sahut Dodo akhirnya bergegas menuju ke kamar mandi.
Luna terkekeh melihat reaksi Dodo yang masih malas -malas an untuk mandi.
" Luna! Kenapa kamu diam saja! Cepat ganti baju kamu! Bukankah kita mau makan - makan diluar?" ucap Karin.
" Eh?? Iya Karin! Sejak hamil ini, kenapa kamu jadi bawel sih?" ucap Luna sambil tersenyum dan masuk ke kamarnya.
Setelah semua siap, Luna, Rizki, Dodo, Karin,Galah dan juga Mbak Ita akhirnya pergi keluar merayakan ulang tahun Luna.
__ADS_1