
Setelah kejadian malam itu, ini sudah minggu ketiga Elmira lewati dengan perasaan yang gundah gulana,
Kedua sahabatnya selalu hadir menghibur Elmira. kedua sahabatnya sudah berhasil juga menyelesaikan Skripsi mereka.
Mereka bertiga tinggal sama sama menunggu Jadwal Wisuda keluar.
semenjak malam itu Elmira telah memblokir kontak maupun semua akun sosial media Rayhan, baginya semua tidak ada gunanya lagi,
walaupun ia tahu bahwa Rayhan sering menanyakan kabarnya lewat kedua sahabatnya.
bahkan Rayhan biasa menelfon ke Sherly hanya untuk minta supaya bisa ngobrol langsung ke Elmira, tapi Elmira selalu menolak.
Semenjak Kejadian itu juga Elmira memutuskan untuk pindah kontrakan dan hanya kedua sahabatnya yang tahu alamatnya sekarang. karena memang ia ingin menghindar dari Rayhan.
Hari ini ketiga sahabat tersebut lagi berada di Taman Kota, tempat favorit tongkrongan mereka,
Tanpa mereka sadari dari jarak beberapa meter ternyata lagi dipantau oleh seseorang diam diam, seseorang tersebut adalah ternyata Rayhan.
yang diam diam memperhatikan mereka, dan niat ingin mengikuti mereka karena disisi lain, Rayhan ingin tau dimana alamat Elmira yang sekarang.
Setelah beberapa jam mereka memutuskan untuk pulang, Rayhan memilih mengikuti mobil yang Elmira tumpangi, sedangkan kedua sahabatnya. naik mobil yang sama karena satu jalur.
"ikuti mobil itu pak" kata Rayhan ke sang sopir saat ia sudah dalam mobil.
Mobil tersebut melaju cepat mengikuti mobil yang ditumpangi Elmira.
setelah sampai Elmira langsung turun, dan langsung menuju kontarakannya,
Rayhan sengaja menyuruh sopir untuk berhenti agak jauh dari mobil yang ditumpangi Elmira tadi
setelah Rayhan melihat Elmira turun ia pun juga ikut turun, Elmirapun belum melihat bahwa ia diikuti oleh Rayhan, ia langsung masuk ke halaman kontrakannya.
Pada saat Elmira ingin membuka pintu masuk, ia mendengar namanya di panggil dan betapa kagetnya melihat siapa dibelakangnya dengn ekspresi Rayhan yang susah ditebak.
"Elmira" Panggil Rayhan.
Elmira kaget...
langsung membalikkan badan nya
"Astaghfirullah, kamu tau dari mana kontrakan aku Rayhan, dan ada urusan apa lagi kamu kesini, kita sudah selesai" Tegas Elmira
"Ra..... izinin aku ngomong please" Kata Rayhan bermohon
Rayhan langsung menarik telapak tangan Elmira, tapi Elmira melepasnya,
"jangan sentuh aku"
"Okey, tapi izinin aku ngomong, aku mohon Ra" kata Rayhan.
__ADS_1
Elmira sama sekali tidak mendapat Rayhan ia memilih memalingkan wajahnya tempat lain"
"Elmira, jujur ya itu perempuan yang malam itu sudah aku putuskan pada saat malam kejadian itu juga, aku khilaf aku minta maaf Ra"
Tamparan melayang lagi dipipi Rayhan, Rayhan memegang pipinya yang sudah merah lalu menatap Elmira dengan bingung, karena harapan Rayhan Permohonan Maafnya bukan dibalas dengan sebuah tamparan begini..
"Kurang ajar kamu ya, Seenaknya mempermainkan perempuan, okey kalau memang kamu minta maaf ke aku, tapi bagaimana perasaan perempuan yang kamu putuskan dengan semudah itu dengan alasan hanya iseng...???? Aku sama dia sama sama perempuan, jadi tindakan mu ke perempuan itu sama juga ke aku Rayhan.
memulai dan mengakhiri hubungan semudah itu".
Jelas Elmira
"Iya Aku tau aku salah, dari lubuk hati yang paling dalam, aku minta maaf Ra, tapi semua ini juga ada alasan nya"
"alasan konyol macam apa itu"
"alasan kenapa aku sempat iseng ke perempuan itu, karena sebentar lagi kamu bakal pulang karena studi mu sudah selesai, kalau kamu pulang aku yang merana disini, " Rayhan tertunduk
"Astagfirullah Rayhan, aku kan sudah bilang aku memang akan pulang, tapi jika memang kamu serius cepat selesaikan juga kuliah mu maka setelah itu kamu berhak lamar aku"
"tapi jujur Ra, Judul skripsi ku diganti sama Dosen aku, jadi..... harus mulai dari awal lagi, menyusun kembali, jadi mungkin akan lama kalau menunggu itu, makanya disisi itu juga aku stress, kamu yang sudah mau pulang, dan juga kamu yang tidak mengizinkan melamar kamu sebelum selesai studi aku, aku bingung Ra, makanya mungkin kemarin sempat hilaf dengan mendekati perempuan itu.
"jadi aku mohon maaf Elmira, izinin aku perbaiki semuanya, insya Allah studiku akan aku selesaikan dengan secepatnya, aku minta maaf ya sayang ya" kata Rayhan.
"Maaf Rayhan aku tidak bisa" Tegas Elmira.
"kenapa Ra" kata Rayhan.
"Aku janji setelah ini aku akan mengenalkan mu ke keluargaku sebagai pembuktian bahwa aku serius sama kamu Elmira, aku mohon Please"
Elmira berpikir sejenak, rasa sakit dalam hatinya memang masih ada, tapi tidak bisa ia pungkiri bahwa dihati kecilnya masih nama Rayhan Sanjaya yang bertahta.
"Okey Rayhan beri aku waktu" jawab Elmira.
Rayhan mengangguk setidaknya nada bicara Elmira sudah tidak terlalu menunjukan kemarahan.
Rayhan Pamit, dan sebelum pamit Rayhan minta blokiran WA nya supaya dibuka oleh Elmira.
"Okey nanti aku buka"
setelah itu Rayhan meninggalkan Rumah Elmira.
......
Malam hari tiba..
angin malam berhembus menusuk kulit Elmira yang sementara diteras rumah kontarakannya. ia memilih bersantai diteras dengan menikmati suasana malam sebelum ia memutuskan untuk tidur.
setelah ia melakukan vidio call dengan ibunya tadi perasaan Elmira sedikit lega, karena setidak nya ke ibu nya dan kampung halamannya sedikit terobati, ia rindu kampung halamannya yang sudah hampir 2 tahun ia tidak pulang, rindu masakan ibunya terutama.
__ADS_1
tiba tiba HP nya berdering lalu pertanda notif WA masuk, membaca nama si pengirim WA tersebut Elmira sengaja belum membuka nya, ia adalah Rayhan ,
"Assalamu'alaikum Elmira sayangđź’•" kata Rayhan sambil menyelipkan emotikon love diujung kaimatnya
Elmira enggan membuka pesan tersebut. ia malah mengabaikannya lalu membuka aplikasi lain di hpnya.
jam menunjukan pukul 08:30 , Elmira beranjak dan segera masuk ke dalam rumah,
ia berniat ingin tidur, akan tetapi ia di kagetkan oleh dering HP nya. ternyata Rayhan yang menelfon
RAYHAN SANJAYA tertulis di layar hp
Elmira memutuskan untuk mengangkat telfon tersebut,
"Ya assalamu'alaikum, " kata Elmira
"waalaikumsalam sayang, "
"idih geli aku dengar kamu ngomong sayang Rayhan" kata Elmira
"Ra.... aku tau kamu masih kurang percaya sama aku, tapi tolong percaya aku akan memperkenalkanmu ke keluargaku, jadi tolong jawab aku sekarang, jangan siksa aku dengan rasa penasaran"
"aku mohon Ra please"
Elmira menarik nafas dalam dalam sebelum menjawab pertanyaan diseberang sana, ia harap ini keputusan yang tepat..
tidak lama ia pun menjawab pertanyaan pertanyaan dari Rayhan.
"Okey Rayhan, aku kasih kamu kesempatan untuk memperbaiki semuanya, jika kamu merusak kepercayaan ini lagi, yakin saja pintu hati ini tidak akan pernah terbuka buat kamu lagi" jelas Elmira.
Rayhan nampak tersenyum diseberang telfon,
"Makasih Ra... Makasih... iya aku janji"
"Ya sudah aku mau tidur"
"Kok cepat tidurnya sayang, " kata Rayhan
"liat jam dong, sekarang sudah jam berapa"
Rayhan rupanya tak sadar bahwa sekarang sudah menunjukan pukul 09.40.
"oh iya hampir jam 10, oke selamat tidur sayang"
Elmira kemudian mematikan telfonnya,
dan tidur. harapan nya sebelum tidur
semoga Rayhan tidak mengecewakan nya lagi.
__ADS_1
Rasa sakit memang tidak hilang begitu, saja dari Elmira, tapi disisi lain karena perasaan masih ada rasanya memberikan kesempatan kedua buat Rayhan bukanlah keputusan yang salah.
......