
di saat ruangan begitu gelap gulita tiba2 lampu sorot dinyalahkan ke anissa dan seorang pria. pria itu berjalan mendekati anissa dengan membawa bungga yang indah di tanggannya.
setelah tepat di depan anissa pria itu menatap anissa dengan lekat.dia menarik napasnya dalam2 memberanikan diri berbicara ke anissa
"nis, jujur saja aku ingin mengungkapkan perasaanku kepadamu sejak lama, namun aku tidak berani mengungkapkannya kepadamu. aku takut kau menolak cintaku. namun di depan para undangan ini aku memberanikan diri ini untuk menyatakan cintaku ini kepadamu. aku tau masa laluku begitu kelam namun aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk memperbaiki diri hanya untukmu. nissa, aku sangat mencintai mu, maukah kau menerima lamaranku untuk menjadi istriku?" ucap rayhan menatap anissa lekat lalu menyerahkan bungga di tangganya untuk anissa.
"maaf aku tidak bisa menerima lamaranmu" ucap anissa menunduk. mendengar jawaban anissa tiba2 tteesss.... tak terasa air mata rayhan jatuh. rayhan sangat kecewa dia hendak pergi melangkah meninggalkan anissa, namun.
" tapi aku menerimamu menjadi imamku"ucap anissa tiba2. mendengar itu rayhan langsung membalikkan badannya lalu menatap anissa lekat. hingga tatapan mereka saling bertemu.
"aku menerimamu sebagai imamku, imam yang bertanggung jawab kepadaku dan anak2ku. aku harap kau juga menerima anakku brayen. karna dia adalah hidupku" ucap anissa menitikkan air matanya.
jujur anissa takut jika rayhan dan keluarganya tidak bisa menerima brayen. bagaimanapun brayen adalah anaknya. maka kebahagian brayenlah yang terpenting untuknya saat ini.
"jangan kau sebut brayen anakmu. karna mulai sekarang dia adalah anak kita. aku berjanji akan berusaha sekuat tenagaku untuk membahagiakanmu dan anak kita dalam urusan dunia maupun akhirat nantinya. aku akan belajar menjadi imam yang baik untukmu. mari kita sama2 belajar untuk menuntun keluarga kita nantinya ke jalan allah swt" ucap rayhan bersungguh sungguh.
mendengar itu para tamu undangan berteriak bahagia melihat kesungguhan rayhan melamar anissa.
byyurrr...tiba2 leni datang lalu menyiram anissa menggunakan air minum di tangganya.
"dasar perempuan penggoda. nampaknya aja alim ternyata kau hanya perempuan murahan. apa kau tau rayhan itu hanya milikku kau tidak pantas bersanding dengannya. dasar janda murahan." bentak leni penuh amarah ke anissa.
__ADS_1
"cukup" bentak rayhan menatap tajam ke arah leni.
"coba kau lihat aku rayhan kurang apa diriku. aku seorang gadis bahkan kesucianku pun kau yang mendapatkanya. sedangkan dia, dia hanyalah seorang janda beranak satu yang tidak ada apa2nya. coba kau bayangkan saja suaminya aja pergi meninggalkan dia. apakah wanita seperti itu cocok bersanding denganmu?" ucap leni tersenyum sinis ke anissa.
"kakakku memang seorang janda tapi dia menjadi janda karna ulah dari kakakmu. karna kakakmu rumah tangga kakakku jadi hancur" bentak lia tak terima anissa dihina di depan umum. leni menatap lia dengan geram karna membawa bawa nama kakaknya.
"memang buah tak jauh jatuh dari pohonya kakaknya seorang pelakor sedangkan adiknya gak tau malu. anissa memang seorang janda tapi dia tidak pernah menjajakan tubuhnya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. sudah tidak perawan aja bangga dasar murahan" ucap sarah menentang leni karna dia juga tidak terima sahabatnya di hina di depan umum.
geram dengan ucapan sarah, leni menggangkat tangganya hendak menampar sarah. namun dengan sigap zidan langsung menagkap tanggan leni.
"kan sudah ku peringgatkan jangan pernah sesekali kau menganggu nona mudaku, apa kau sudah bosan hidup ha" bentak zidan dengan kerasnya ke leni.
" ray, aku sudah menyerahkan seluruh hidupku kepadamu tapi kenapa kau meninggalkan aku seperti ini" ucap leni tak menyerah.
dulu pas baru bekerja ke kantor rayhan leni memang sering menggoda rayhan. walaupun rayhan menolak dan jujur jika dia tidak mau memiliki hubungan yang serius kepada wanita namun leni terus tak menyarah.
hingga akhirnya dia bisa merayu rayhan untuk menghabiskan malam bersama dengannya. dengan perjanjian dia akan memberikan kesuciannya ke rayhan lalu rayhan memberikan pasilitas seperti mobil mewah dan jabatan tinggi di kantor untuknya.
angap sajalah jika leni menjual dirinya sendiri ke rayhan. walaupun hanya di anggap patner ranjang oleh rayhan namun leni sanggat senang karna bisa menghabiskan malam bersamanya.
hingga akhirnya rayhan bertemu denggan anissa. rayhan yang sudah jatuh cinta ke anissa langsung menjauhi dunia maksiatnya. dia tidak pernah lagi berhubungan dengan wanita manapun lagi termasuk leni.
__ADS_1
rayhan bertekat ingin merubah dirinya lebih baik lagi. agar dia bisa hidup bersama anissa untuk selamanya. cintanya kepada anissa juga mengubah hidupnya secara derastis.
melihat kekacauan yang di buat leni, dion langsung menghampiri leni lalu meminta maaf kepada anissa dan rayhan.
"nissa, pak rayhan saya minta maaf atas sikap sepupu saya." ucap dion ke anissa dan rayhan lalu dia menarika tangan leni untuk keluar.
"ayo kita pulang. dasar kau bikin malu keluarga saja. apa bibi dan paman pernah mengajarkanmu seperti ini ha" bentak dion menarik tangan leni.
"kakak, aku belum selesai bicara." ucap leni melepas gengaman tanggan dion. lalu dia berjalan mendekati anissa.
"sekarang kau sudah tau bagaimana bejatnya calon suamimu itu. dia seorang pendosa tah sudah berapa wanita yang sudah tidur denggannya. dan apa kau yakin dia tidak akan melakukan kesalahan yang sama seperti kak leon nantinya" ucap leni memandang rendah anissa.
"aku tau dia seorang pendosa. tapi apa kau tau jika lebih mulia seorang pendosa yang inggin berubah jadi lebih baik lagi dari pada seorang yang terlihat alim tapi suka bermaksiat. lagi pula aku tidak melihat seseorang dari masalalunya. aku hanya melihat manusia itu kedepanya. karna jika kita berjalan mundur kita hanya menyakiti diri kita sendiri. tapi jika kita berjalan kedepan kita punya pelajaran yang banyak dari masa lalu kita" ucap anissa menatap leni.
mendengar perkataan anissa, leni tidak bisa berkata kata lagi. dia hanya bisa mengepalkan tangganya geram. dia kira jika membongkar semua kebusukan rayhan anissa akan kecewa lalu meninggalkan rayhan.
namun dia salah walaupun anissa sudah tau keburukan rayhan sepertinya anissa masih mau menerima rayhan ke dalam hidupnya.
karna merasa rencananya gagal total dia memilih untuk pergi meninggalkan pesta itu lalu memikirkan rencana selanjutnya untuk menghancurkan anissa.
dia sangat iri kepada anissa karna karna kehadiran anissa di kantor membuat dia yang dulunya jadi idola di kantor sekarang semua orang lebih mengidolakan anissa dan tidak lagi memperdulikanya.
__ADS_1
bersambung...