Penghianatan Terdalam

Penghianatan Terdalam
part 47


__ADS_3

dikediaman bram.


sesosok pria tampan yang dibaluti jas pengantin yang begitu rapi berdiri di depan kaca sambil memandang dirinya sendiri.


dia tersenyum kecil mengingat dia sebentar lagi akan meningalkan masa lajangnya dan menjalin rumah tangga dengan seorang wanita yang sangat ia cintai.


"hai kak" ucap alex langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


"ada apa" ucap rayhan datar.


"waahh kakak tampan sekali. jangan jutex kali kenapa sama adik sendiri" ucap alex memayunkan bibirnya bagai anak kecil. melihat tingkah adik kesayanganya itu rayhan hanya mampu geleng2 kepala.


"kak, aku yang akan jemput kakak iparku ya" ucap alex langsung mengambil kunci mobil pengantin yang telah di sediakan rayhan.


"awas lho ya kalau memandang calon istri kakak lebih dari lima detik" peringat rayhan posesif.


"kakak posesif kali sama kakak ipar. nanti kakak ipar ilfil lihat tingkah kakak seperti itu" ucap alex langsung pergi meningalkan kakaknya itu yang sudah terlihat kesal.


karna akad nikah rayhan dan anissa di adakan di aula yang mereka sewa maka alex akan menjemput anissa ke kediaman robert.


di kediaman robert.


alex yang mengemudikan mobil pengantin telah duduk menyilangkan kakinya di depan mobil sambil memasukan kedua tangannya ke kantong celananya.


dia mengunakan jas yang begitu rapi di padukan kacamata hitam membuat pesonanya jauh lebih terlihat. setiap tamu yang akan mengantar anissa akan terpesona melihat pesona dokter muda tampan itu



visual mobil pengantin yang akan mengantar anissa ke gedung aula pernikahan mereka.


setelah beberapa menit menunggu alex langsung terpesona melihat seorang wanita yang dibaluti gaun pengantin berwarna putih berjalan begitu anggunnya ke arahnya.



visual gaun pengantin yang di kenakan anissa.


sesampainya di depan mobil alex langsung tersadar dari lamunannya lalu membuka pintu untuk calon kakak iparnya itu.


setelah memastikan anissa telah duduk dengan nyaman alex langsung menutup pintunya pelan baru dia kembali ke bangku kemudi.


dia melajukan mobil pengantin itu dengan kecepatan sedang diikuti beberapa mobil di belakang mereka.


setelah mencapai waktu 15 menit akhirnya mereka samping di gedung pernikahan itu. robert langsung membuka pintu untuk mantan menantunya itu.

__ADS_1


robert langsung menyerahkan tangannya untuk anissa dengan senyuman menyeringai di wajahnya. melihat sambutan tangan sang mantan mertua anissa langsung memberikan tanggannya lalu tersenyum haru melihat kasih sayang sang mantan mertuanya itu.


anissa berjalan melewati lorong dengan merangkul tangan robert. mereka berjalan seperri seorang ayah kandung mengantarkan putrinya ke pelaminan.



visual lorong yang di lewati anissa.


semua orang yang melihat kasih sayang seorang mantan mertua ke mantan menantunya itu hanya mampu menatap terharu.


mereka tidak menyangka jika hubungan mantan mertua dan mantan menantu bisa seakur itu sampai2 dia sendiri yang menyerahkan mantan menantunya ke pelukan pria lain.


leon yang memang hadir di acara akad nikah anissa hanya mampu menahan air matanya. dia tidak menyangka akan kehilangan harta berharganya karna kebodohanya sendiri.


dia yang membuat hidupnya jadi hancur seperti ini dia hanya bisa membenci dirinya sendiri karna begitu bodohnya hingga pernikahan yang ia bangun bersama anissa hancur seketika.


rayhan menatap permaisurinya itu dengan penuh kekaguman. dia tidak menyangka tinggal beberapa menit lagi dia akan melepas masa lajangnya.


setelah melewati lorong robert langsung mendudukkan anissa di kursi akad nikah yang telah di sediakan. lalu duduk di samping anissa sebagai saksi.


anissa menatap pria yang begitu sempurna telah duduk di sampingnya sambil tersenyum begitu manis kepadanya.



setelah semua berkumpul rayhan langsung memegang tangan wali anissa dengan erat. rayhan melantunkan kata pernikahan itu dengan sangat tegas dan tidak ada yang salah sedikit pun.


hingga semua orang bertetiak saahh... dengan serentak. mendengar kata2 itu tak terasa anissa meneteskan air matanya.


dia tidak menyangka sudah melepas masa jandanya dengan seorang pria yang begitu sempurna untuknya.


rayhan langsung menyerahkan tanganya ke anissa dengan cepat anissa menerima tangan pria yang sekarang menjadi suaminya itu lalu menciup kelopak tanggan suaminya itu.


setelah itu rayhan langsung mencium kening anissa begitu lembutnya. setelah itu mereka langsung menyalami seluruh keluarganya memohon restu.


setelah selesai rayhan langsung membawa anissa ke pelaminan. acara terus berlanjud hingga tamu2 pun sudah berdatangan.


rayhan melihat leon yang begitu terlihat kurus dan kumuh seperti tak terurus datang menghampiri mereka. walaupun masih sangat kesal dengan mantan suami istrinya itu rayhan berusaha terlihat ramah di depan semua tamu.


"nis, selamatnya, semoga kamu bahagia" ucap leon menitikkan air matanya.


"makasi ya bang, semoga abang juga menemukan wanita yang tulus mencintai abang" ucap anissa tersenyum menghapus air mata leon. leon tersenyum kecil berusaha terlihat kuat walaupun sebenarnya dia sangatlah rapuh.


sekarang dia menyadari bagaimana perasaan anissa dulu saat dia bersama luna.

__ADS_1


"rey, aku titipkan dia untukmu, jaga dia, sayangi dia jangan pernah kau menyakitinya" ucap leon ke rayhan.


"aku pasti menyayanginya" ucap rayhan memeluk leon mencoba untuk menguatkannya.


"aku harap kau bisa belajar dari kesalahanmu di masa lalu" ucap rayhan kembali. leon hanya tersenyum sambil menganguk lalu pergi menuruni pelaminan itu dengan hati yang sangat hancur.


selang beberapa menit dion berjalan ke atas pelaminan untuk memberi selamat kepada kedua pengantin itu.


"selamat ya nis, ak**hirnya kamu menemukan pria yang tepat.tidak seperti kakak yang jomblo trus sampai2 untuk kedua pernikahanmu kakak datang sendiri" ucap dion mencurahkan isi hatinya karna sampai sekarang belum menemukan wanita yang berhasil mengisi hatinya.


"aku doakan semoga setelah pernikahan anissa kakak menemukan wanita yang cocok untuk kakak" ucap anissa tersenyum.


dion hanya tersenyum lalu kembali memberi selamat ke rayhan. setelah itu dia menemui leon yang duduk seorang diru di sudut aula.


acara teeus berlanjut rayhan melihat anissa sudah kelelahan karna berdiri menyalami tamu seharian. melihat itu rayhan langsung menyuruh zidan untuk mengambil sandang lepes untuk istrinya itu.


setelah zidan menemukanya rayhan langsung berjongkok mengantikan hills anissa dengan sandal lepes yang di berikan zidan.


hingga akhirnya acara dansapun tiba. rayhan mengandeng tanggan anissa menuju panggung yang telah di sediakan untuk kedua sejoli itu.


rayhan berdansa dengan anissa ssmbik sesekali mencoba untuk mengoda istrinya itu.


"kamu sangat cantik hari ini sayang" puji rayhan.


" suamiku ini juga sangat tampan" ucap anissa mengoda rayhan.


"melihatmu seperti ini aku jadi tidak sabar untuk mengabulkan permintaan anak kita" rayhan.


"permintaan apa?" ucap anissa mengerutkan dahinya.


"menu pembuatan adik bayi untuk brayen" bisik rayhan pelan ke telingga anissa.


mendengar perkataan rayhan wajah anissa mulai memerah. ia mendunduk malu sambil mencubit perut rayhan dengan kuat.


"auu... sakit sayang" rintik rayhan kesakitan. anissa hanya tersenyum melihat wajah suaminya itu cemberut.


"awas ya nanti malam aku balas" ancam rayhan tersenyum.



***visual panggung dansa pengantin.


bersambung***.

__ADS_1


__ADS_2