
2 bulan kemudian di kota kelahiran Elmira disalah satu Rumah Sakit ia telah melahirkan sebuah bayi laki laki, mungil, lucu, bayi itu nampak bergerak aktif di tempat tidur yang sudah di sediakan.
Persoalan Rayhan memang sengaja Ibu Elmira menutupi dulu dari Elmira, karena ia takut Elmira bakal banyak pikiran nanti.
setelah diselidiki oleh Ibu Elmira melalui Sahabat anaknya, Fakta yang sebenarnya ternyata perempuan itu adalah mantan dari Rayhan sebelum menjalin hubungan dengan Elmira, ia bernama Megan Queenie, yang merupakan Seorang Bidan disalah satu Rumah sakit di Ibu kota tempat Rayhan melanjutkan studinya.
Akan kah Kisah Lama terulang kembali, kisah yang belum usai bisa jadi disambung kembali
Fakta itu sengaja Ibu Elmira tutupi sampai menunggu waktu Elmira untuk tenang, Sedangkan Elmira ia memilih tidak menghubungi suaminya, semenjak Sherly memberi informasi tentang perselingkuhan Rayhan.
Hari ini lahirlah anak dari Rayhan, Elmira hanya memilih mengirim Foto bayi mungil ini lalu mengirimnya ke Rayhan.
tidak menunggu lama pesan tersebut langsung centang biru pertanda pemilik ponsel sudah membaca pesan tersebut, tidak lama kemudian Rayhan langsung menghubungkan menjadi panggilan video
Elmira langsung mengangkat, dan nampak lah wajah Rayhan yang tersenyum ke arah Elmira, namun entah perasaan Elmira atau bagaimana tapi perasan Elmira, senyum itu agak lain dirasakan oleh Elmira, mungkin juga pengaruh dari Perasaan Curiganya selama ini yang belum terungkap.
"Ra, aku minta maaf yaaa, tidak ada disamping kamu disaat-saat tersulit kamu, maaf kan aku, aku memang bukan suami yang berguna" tutut Rayhan
Elmira hanya tersenyum miris mendengar penuturan Rayhan
"Tidak apa apa," Kata Elmira lalu tersenyum, tersenyum yang penuh makna, senyum yang tergambar dibibir saja, namun dalam hati hati hancur, lebur.
"Kuliah kamu bagaimana... ? " tanya Elmira lagi
"Minggu depan aku maju ujian sayang, kamu kenapa kaya ada yang disembunyiin Ra"
"Tidak ada, mungkin kamu ada yang kamu sembunyikan, yang kamu perbuat di belakang aku, "
"tidak ada sayang, aku disini fokus nyelesaiin kuliah supaya cepat selesai dan cepat balik kumpul sama kalian, anak kita mana, mirip aku kan, sampaikan ke Mama permohonan maaf aku tidak disampingmu disaat saat begini," jelas Rayhan
disisi lain Elmira tau kalau suaminya itu bohong, ngakunya tidak ada yang disembunyikan tapi fakta yang ada malah jalan sana sini sama perempuan, Elmira memilih memendam semua belum ada keinginan menanyakan langsung ke Rayhan, karena menurut dia menanyakan itu dalam keadaan jauh begini sama saja akan memperkeruh suasana.
Elmira lalu mengarahkan ke arah tempat tidur Bayi, dan Rayhan yang melihat bayi yang mungil lagi tidur nyenyak, bikin tambah gemes bagi yang melihatnya.
"Masya Allah anak Ayah, sehat-sehat yaa tunggu Ayah pulang nak"
__ADS_1
"Ra kok kamu tidak beritahu aku sih saat kamu mau melahirkan, " tanya Rayhan.
"Mau aku beritahupun rasanya tidak ada gunanya , karena... kamu juga jauh dari aku"
"Astagfirullah, setidaknya kasitau kasih kabar kek apa kek, aku ini suami kamu Ra"
"Suami yang tersimbol di buka Nikah kita iya kamu suamiku, namun........ aku belum merasakan nikmatnya bersuami sampai saat ini, setahu aku kalau orang sudah menikah itu segala nya sudah menjadi tanggung jawab suaminya, tapi fakta nya apa, nafkah aku cari sendiri, dan segala kebutuhan ku yang lain masih orang tuaku yang tanggung, dan yang mengucapkan kalimat suci yang sakral itu dan menggenggam tangan waliku didepan penghulu tempo hari sama sekali tidak ada gunanya" Jelas Elmira, tangis Elmira pecah, sebenarnya ia tidak ada niat mau setega itu sama suaminya dengan mengucapkan kalimat diatas karena mengingat suaminya masih dalam proses perkuliahan.
Tapi yang membuat Emosi nya naik sampai ke ubun-ubun karena mengingat kelakuan suaminya yang jalan sama perempuan lain, kalau memang kuliah sih iya memang pasti dimengerti karena dari menikah Elmira tidak pernah ngeluh karena paham kondisi suaminya, tapi kalau konteksnya Suaminya senang-senang dan dia menderita hal ini tentunya Elmira tidak akan biarkan.
Rayhan yang mendengar kata-kata Elmira sambil menangis seolah menohok langsung tembus dihatinya, tertampar keras karena memang dari semenjak menikah, Rayhan belum menafkahi Elmira.
****
ditempat lain Rayhan sedang duduk diam dalam kamarnya, ia tertampar keras oleh perkataan istrinya tadi di telfon, hati nya sakit, namun memang faktanya seperti itu, ditambah kenyataan nya sekarang, dihatinya memang ada sesuatu yang mengganjal, karena sejujurnya dia sudah mengambil langkah yang salah dengan kembali menjalin hubungan dengan seseorang di masa lalunya yang hadir kembali, ia terjebak dengan rasa yang salah,
Tepatnya pada saat Rayhan menjenguk Dosennya tempo hari disalah satu Rumah Sakit, dan disaat masuk ke ruang rawat Dosennya, Rayhan kaget melihat Bidan yang merawat Dosennya, ia adalah Megan Queenie sang mantan sebelum ia menjalin hubungan asmara dengan Elmira Revalina Putri yang saat ini menjadi Istrinya.
setelah pertemuan di Rumah Sakit ternyata komunikasi Rayhan dan Megan tidak berakhir disitu, karena memang mungkin pada dasarnya si Megan yang masih memiliki rasa maka ia nekat mendekati Rayhan yang posisi nya juga lagi jauh dari istri, maka tentunya itu akan membuka peluang bagi orang baru masuk ke dalam lingkar kehidupan mereka.
****
Hari ini matahari rasanya terik sekali, membuat tenggorokan Elmira rasanya dehidrasi, disamping ia menyusui jadi memungkinkan badannya memang cepat dehidrasi.
Elmira melangkah keluar kamar menuju dapur mengambil minuman guna menyegarkan tenggorokannya yang sudah kering dari tadi.
tak lama kemudian terdengar suara mobil masuk pekarangan rumah, Elmira yang bingung langsung menuju jendela dan membuka tirai melihat siapa yang datang.
Elmira tersenyum ternyata diluar 4 orang teman guru di sekolah tempatnya ngajar yang datang.
ia berlari menuju pintu,
"Assalamualaikum " Kata orang diluar sambil mengetuk Pintu.
"Ya Wa'alaikumussalam, sebentar"
__ADS_1
Elmira langsung membuka pintu, keempat temannya tadi langsung bergantian memeluk Elmira
"Selamat ya Bu, selamat menjadi Ibu dan semoga anaknya tumbuh menjadi anak sholeh, " Ucap salah seorang teman Elmira.
"Aamiin, Terimakasih bu, "
"ohh iya boleh kami liat bayi nya...? "
Elmira mengangguk lalu mengajak keempat temannya menuju, kamarnya untuk melihat baby nya.
setelah melihat bayi dari Elmira keempat temannya melangkah ke ruang tamu dan ternyata di meja sudah ada minuman yang disediakan oleh Ibu Elmira,
Elmira mengajak mereka untuk minum dulu dan ngobrol sebentar lalu mereka pamit pulang.
****
setelah makan siang Elmira bergantian dengan ibunya, ia masuk dalam kamar dan Ibunya yang ke dapur untuk makan, posisinya memang harus, begitu karena dalam rumah hanya mereka berdua .
Elmira duduk di dekat tempat tidur bayinya, ia memandang wajah bayi dengan wajah polosnya yang lagi tidur nyenyak, alhamdulilah selama di rumah bayi Elmira tidak rewel, jadi Ibu dan Elmira tidak terlalu sulit untuk menjaganya.
Tiba-Tiba Ponsel Elmira berbunyi 1 notif WA masuk,
Elmira meraih Ponsel tersebut, dan nampak nomor yang tidak dikenal, Elmira nampak bingung, karena seingatnya ia tidak pernah memberikan nomor ponselnya ke orang yang tidak ia kenal.
ia lalu membuka isi pesan tersebut.
"Heiii, ini istrinya Rayhan ya, kasian sekali kamu, saat ini suamimu lagi sama aku, kamu bisanya apa, dan untuk merebut Rayhan dari kamu itu sangat mudah, karena asal kamu tau aku adalah mantan Rayhan sebelum kamu, Perkenalkan Aku Megan Queenie, mantan dari suami kamu yang saat ini sama-sama aku"
Ponsel Elmira jatuh dari tangannya, air matanya lolos begitu saja membasahi pipi , sakit sekali rasanya melihat apa yang terjadi, ia memandang bayi nya, dadanya makin sesak, ia menangis dalam diam. rasa sakit luar biasa ia rasakan dalam dadanya, ternyata dugaannya benar, bahwa memang benar suaminya berselingkuh, dan lebih sakitnya selingkuhan suaminya mantan dari sang suami.
"Sakit ya Allah" Ucap Elmira berbicara sendiri.
sesuatu yang disembunyikan dibelakang kita tidak perlu kita berusaha keras untuk mencari tau, karena waktu adalah jawaban terbaik, Tuhan maha tau ia akan menspill satu per satu agar kita tau
****
__ADS_1