Penghianatan Terdalam

Penghianatan Terdalam
part 71


__ADS_3

tak terasa akhirnya pernikahan alex telah tiba. acaranya dilakukan dengan mewah dan mengundang para pejabat pejabat ternama.


anissa sibuk berdandan agar terlihat cantik supaya tidak mempermalukan sang suami nantinya. mengingat suaminya itu banyak jadi incaran para wanita di luar


"sayang belum siap juga" ucap rayhan bingung melihat sang istri masih saja sibuk berdandan. sampai berapa kali mencoba baju namun tak sesuai seleranya.


"sayang aku bingung harus memakai baju yang mana. denga badanku yang seperti ini aku takut jika teman temanmu nanti mengejekku" ucap anissa memayunkan bibirnya bingung harus memakai baju yang mana.


padahal suaminya telah menyiapkan semua keperluannya dengan lengkap. dari butik terbaik yang dia suruh untuk menyediakan baju sesuai selera sang istri.


sampai menyuruh meke over terbaik untuk mendandani sang istri. namun anissa terus saja merasa minder dengan tubuhnya yang sudak membengkak dan gemuk.


"coba yang ini" ucap rayhan memberikan dres panjang berwarna coksu.


"biar aku coba ya sayang" ucap anissa mengambil dres yang di berikan sang suami.rayhan hanya menganguk sambil tersenyum.


anissa pergi ke ruang ganti untuk menganti pakaiannya di bantu para pelayan karna takut nona mudanya itu kesusahan untuk menganti pakaiannya.


setelah beberapa menit menunggu anissa akhirnya keluar dengan malu malu dia takut jika baju yang dia kenakan tidak cocok dengan badan gemuknya.


"sayang bagaimana? aku tidak terlalu gemuk kan?" anissa.


mendengar ucapan sang istri rayhan sadar jika istrinya itu tidak nyaman bertemu para undangan dengan tubuh gemuknya sekarang.


" kamu sangat cantik sayang. jangan pernah berpikir jika aku malu mengenalkanmu dengan teman temanku walaupun dengan keadaan tubuhmu sekarang. aku malah bangga dengan pengorbananmu yang rela kehilangan tubuh langsingmu dulu hanya untuk melahirkan keturunanku. aku mencintaimu bukan karna kecantikanmu tapi karna aku mencintaimu maka bagaimanapun dirimu akan terlihat sangat cantik di mataku" ucap rayhan tulus.


mendengar perkataan suami yang begitu tulus hatinya merasa teriris karna telah meragukan kesucian cinta suaminya kepadanya.


jujur sebagai seorang wanita yang pernah gagal dalam menjalani hubungan anissa juga takut jika sang suami berpaling darinya.


"sayang benarkan akan selalu mencintaiku dan anak anak kita" ucap anissa dengan mata berkaca kaca


"ia sayang aku akan selalu mencintaimu dan anak anak kita sampai kita kelak bersatu di surganya allah" ucap rayhan menghapus air mata sang istri yang membasahi wajah mulusnya.


"terimakasi sayang" ucap anissa memeluk rayhan namun terhalang perut buncitnya.


"aw... anak kita menendang sayang" ucap anissa memegang perutnya yang bergerak karna tendangan bayi di dalam kandungannya.

__ADS_1


"ia sayang. pasti dia ikut senang karna melihat mamanya tersenyum. ia kan sayang papa. jangan bandel di dalam perut mamanya" ucap rauhan berbicara dengan anaknya yang masih berada dalam kandungan sang istri.


melihat keromantisan dan kelembutan dari seorang rayhan adhijaya yang terkenal begitu arogan taoi juga terkenal playboy membuat semua yang disana merasa kagum karna sekarang bisa setia terhadap satu wanita saja.


mereka merasa anissa adalah wanita yang sangat hebat karna bisa menaklukkan hati seorang rayhan adhijaya walau dengan setatusnya yang dulu hanya seorang janda.


"ayo nyonya biar saya bantu. nanti nyonya terdalambat ke acaranya" ucap make over yang di sewa rayhan.


" oh ia maaf sudah lama menunggu. dandani aku yang tipis saja gak usah terlalu menor" ucap anissa ramah.


"baik nona. ayo silahkan duduk" ucap make over mulai melaksanakan tugasnya.


rayhan hanya diam memperhatikan sang istri yang sedang berdandan. dia tersenyum lucu melihat perubahan bentuk tubuk sang istri yang begitu terlihat gemuk apalagi dengan bengkak di beberapa bagian tertentu.


"bi,, apa tuan kecil sudah selesai?" ucap rayhan kepada salah satu pelayan yang dia suruh untuk mengurus brayen.


"sudah tuan. tuan muda sekarang bersama tuan robert dan juga istrinya" pelayan.


"apa mereka sudah lama datang?" rayhan.


"baru saja tuan. sekarang mereka sedang berkumpul dengan para keluarga yang sudah datang" ucap pelayan mengingat pesta pernikahan alex di adakan di mension bram.


"baik tuan" ucap pelayan itu sambil menunduk hormat lalu pergi.


"sayang aku sudah selesai" ucap anissa menghampiri rayhan walau harus kesusahan untuk berjalan.


"sayang hati hati." ucap rayhan membantu sang istei berjalan.


"aku baik baik saja kok sayang. walau sedikit susah jalannya" ucap anissa cengengesan.


"mau pakai kursi roda saja sayang" tawar rayhan.


" tidak. aku bisa jalan sayang jadi gak usah pakai kursi roda segala" anissa.


"terserah sayang sajalah. ayo kita turun tamu sudah berdatangan" ucap rayhan membawa sang istri ke lift yang di sediakan papanya.


sesampainya di tempat pesta yang di adakan di gedung lantai pertama kediaman adhijaya rayhan langsung membantu anissa untuk berjalan.

__ADS_1


seluruh tamu undangan memperhatikan kedua sejoli itu. ada yang berbisik menjelek jelekkan anissa karna perubahan tubuhnya yang begitu drastis.


ada juga yang memujinya karna rela meninggalkan tubuh langsingnya demi keturunan adhijaya. anissa yang merasa terusik karna bisikan yang tidak mengenakkan hatinya yang mengejek tubuhnya skarang.


namun sang suami tetap saja mendukungnya dan menguatkannya agar tidak tersinggung dengan perkataan para tamu.


"kak anissa" ucap lia menghampiri mantan kakak iparnya lalu memeluknya dengan begitu posesifnya.


"hei li. bagaimana kabarmu?" anissa


"seperti yang kakak lihat aku sangatlah baik. kakak gemuk sekali pasti suami kakak sangat membahagiakan kakak" lia.


"hehe ia li. suamiku inikan suami yang paling is the best" ucap anissa bangga.


" ihh kakak, lia jadi pengen cepet cepet nikah deh" ucap lia manja.


anissa hanya tersenyum melihat sikap mantan adik iparnya itu yang terus saja manja kepadanya. melihat kedua mertuanya sedang asik berbicara dengan mantan mertuanya anissa langsung saja menghampiri mereka.


"ma, pa" ucap anissa langsung menyalim mantan mertuanya bergantian.


"nis kamu gemuk sekali" ucap robert kaget melihat perubahan tubuh mantan menantunya itu.


"hehe...ia pa. nissa jelek ya pa?" ucap anissa terkekeh kecil.


"tidak sayang. kamu terlihat sangat cantik. pasti cucu papa yang ada di dalam kandunganmu juga cantik secantik dirimu" puji robert.


"aamiin" ucap rayhan dan anissa serentak.


"ma, mama cantik sekali" ucap brayen memuji.


"ya tentu dong mama siapa dulu" ucap anissa dengan pedenya.


"hello adik kecil lihat kakak kerenkan?" ucap brayen berbicara kepada kandungan anissa.


"tentu sayang. anak mama pasti tampan" puji anissa.


mereka saling bertukar cerita bersama sebagai pelepas rindu. karna semenjak kandungan anissa membesar anissa memang sudah tidak pernah lagi bertemu mantan mertuanya itu.

__ADS_1


sedang asik berbicara namun tiba tiba mata anissa langsung tertuju kepada sepasang kekasih yang berjalan ke arah mereka sambil bergandengan tanggan mesra


bersambung...


__ADS_2