Penghianatan Terdalam

Penghianatan Terdalam
KESALAHAN TERBESAR


__ADS_3

Hari hari telah dilalui oleh Elmira dan Rayhan dengan bahagia, mereka berhasil merajut kasih kembali hingga menimbulkan kenyamanan tersendiri bagi keduannya.


Jadwal wisuda dari Elmira pun sudah keluar, ia akan melaksanakan Wisuda 3 bulan lagi, Elmira yang baru saja mengetahui hal tersebut, langsung menghubungi kedua, sahabatnya


"Sher, Jadwal wisuda kita sudah keluar, " kata Elmira yang menghubungi Sherly via WA.


"Alhamdulillah beby, aku akan memberikan kabar gembira ini ke orang tuaku"


"iya aku juga Sher, jangan lupa infoin si Zhafira, nomornya tidak aktif aku telfon ini"


"okey sip" balasan Sherly.


......


Elmira berfikir sebentar lagi ia akan meninggalkan kota ini, Berat bagi Elmira meninggalkan kota kenangan ini disisi lain ia, akan jauh dengan Rayhan. namun ia berharap semoga Rayhan segera menyelesaikan secepatnya perkuliahannya.


Elmira berfikir juga berencana disaat hari wisudanya nanti ia bakal memperkenalkan Rayhan ke orang tuanya.


......


Hari demi hari berlalu, sudah hampir 1 bulan semenjak Elmira dikenalkan ke orang tua Rayhan.


Hubungan antara keduanya semakin erat,


bahkan Elmira dan Rayhan sudah saling menceritakan keadaan keluarga masing-masing, dan ternyata Rayhan dan Elmira memiliki nasib yang sama yaitu sama sama sudah ditinggalkan oleh Ayah.


sejauh ini, Skripsi Rayhan sudah ada kemajuan Skripsi tersebut, sudah di acc oleh Dosen pembimbing Rayhan, hal ini tentunya tak terlepas dari dukungan Elmira.


Suport Elmira baik itu dukungan dalam bentuk dukungan ataupun Materi tak terlepas untuk Rayhan, Rayhan didalam mengurus Skripsinya pernah terkendala oleh biaya, namun Elmiralah yang mampu menyelesaikan persoalan itu, hubungan mereka nampaknya sudah sejauh itu.


Hari ini tepat diadakannya Demo "Aliansi seluruh Mahasiswa di kota itu, " Sebelumnya Elmira sudah menelfon ke Rayhan bahwa jangan ikut demo, tapi Rayhan tidak mendengarkan apa perkataan Elmira.


"Ray, tidak usah demo " kata Elmira di telfon


"Maaf sayang, aku harus ikut teman temanku semua ikut, aku juga harus bantu mereka menyuarakan aspirasi mereka"


"ya udah tapi hati hati sayang ya"


"okey ayang" kata Rayhan lalu menutup telfon.


....


2 Jam kemudian suara pintu kontarakan Elmira diketuk,


"Assalamu'alaikum Ra, ini aku Rayhan"


dari dalam Elmira nampk menuju pintu, kok Rayhan bukannya ia akan ikut demo...? kata Elmira bertanya dalam hati.

__ADS_1


Elmira lalu membuka pintu,


"Rayhan, aku kira kamu ikut demo, "


"Aku ikut tadi cuman kurang enak badan aku balik" kata Rayhan wajahnya sudah memucat.


"Ya ampun Rayhan kamu demam, " kata Elmira ketika memegang lengan Rayhan.


"Ya sudah kamu masuk, kamu sudah makan belum"


Rayhan menggeleng,


"Ya sudah kamu masuk aku pesanin makanan"


tidak menunggu pesanan Rayna telah datang dan langsung menyiapkannya di piring lalu ke tempat Rayhan berbaring dan menyuapi nya"


"sayang makan ya, habis ini minum obat penurun demam itu ad di laci aku punya obatnya"


Rayhan menurut saja yang dikatakan Elmira karena memang saat ini rupanya ia tidak berday.


setelah selesai makan Rayna mengambilkan obat lalu menyuruh Rayhan untuk minum.


mungkin efek dari obat rupanya Rayhan tertidur pulas, mata Elmira yang sedari juga sudah terasa berat tanpa ia sadari ia telah tertidur juga disamping Rayhan.


1 jam kemudian.


"Ra..... " panggil Rayhan


"Elmira, bangun sayang" panggil Rayhan lagi.


Elmira membuka matanya,


"Eh Rayhan kamu sudah bangun, kamu udah baikan perasaannya" tanya Elmira


"sudah sayang, makasih yaaa, sekarang aku pamit dulu "


namun disaat Elmira ingin berdiri dari tempat tidur, ia terjatuh, dan Rayhan menangkapnya, Elmira tetap persis dalam dekapan Rayhan.


Situasi ini yang pada akhirnya.......... membuat mereka terjebak dan lepas kendali dan akhirnya mereka melakukan sebuah kesalahan terbesar, ia kesalahan terbesar yang merubah seluruh hidup Elmira.


.....


Elmira menangis , memukul mukul Rayhan


"Rayhann,,,, bagaimana ini" kata Elmira yang sudah frustasi.


"sayang, Elmira maafkan aku"

__ADS_1


1tamparan berhasil mendarat di pipi, Rayhan, "


"Semudah itu kamu minta maaf ha, astagfirullah Rayhan, aku merasa sekarang aku manusia yang paling hina didunia ini" kata Elmira yang menangis, sejadi jadinya.


"apa kata orang tua ku Rayhan, " Elmira memegang kepalanya, ia sudah pusing, bagaimana nantinya


"Elmira dengan aku, " kata Rayhan berusaha menenangkan Elmira


"dengarkan aku, apapun yang terjadi sama kamu aku akan tanggung jawab, aku minta maaf aku khilaf sayang" kata Rayhan menangis..


Elmira tak mampu berkata kata lagi


namun mendengar perkataan Rayhan setidaknya mampu membuatnya sedikit, tenang.


setelah kejadian itu Rayhan dan Elmira kembali seperti biasa, namun dalam ingatan Elmira tidak akan pernah dia lupa seumur hidupnya,


sepulang Rayhan, Elmira menangis sejadi jadinya dalam kamarnya,


"Ma maafkan Elmira, " kata Elmira ngomong sendiri


"Elmira sudah salah, Maafkan Elmira ma" kata Elmira lagi.


Hidupnya serasa hancur, walaupun sepenuhnya bukan, salah Rayhan, tapi mau di apa, namanya manusia pasti akan khilaf.


....


1 bulan berlalu, bulan depan tepat Elmira akan melangsungkan wisudanya . ia menelfon ibunya dikampung


"ma, bulan depan sebelum berangkat nanti kasitau Elmira biar nanti aku jemput di stasiun ya "


"iya sayang, kamu baik baik ya disana"


jujur mendengar suara ibunya diseberang telfon membuat Hati Elmira seolah tertusuk sembilu, ia sudah lalai dalam nasehat ibunya


"Rayna sudah lalai ma" Kata Elmira dalam hati, ia menahan air matanya supaya, ibunya tidak curiga.


"iya ma, assalamu'alaikum" kata Elmira lalu menutup telfonnya.


"Waalaikumsalam" kata ibunya .


......


Hari hari Elmira diliputi rasa, bersalah ke ibunya, ia, sudah, lalai dalam menjaga diri,


namun harapannya semoga kelak apapun yang terjadi semoga Rayhan bisa bertanggungjawab atas perbuatannya.


soal apa yang terjadi 1 hal yang membuat ia sadar, manusia tidak bisa terlepas, dari namanya Kekhilafan.

__ADS_1


.....


__ADS_2