Penghianatan Terdalam

Penghianatan Terdalam
part 52


__ADS_3

tika yang berjalan seorang diri di keramaian di mini market. dia memilih beberapa belanjaan yang sudah habis di rumahnya.


dia berjalan mengelilingi mini market melihat belanjaan yang dia perlukan. hingga matanya berbinar melihat rak jajanan pavoritnya.


ketika dia meraih makanan itu tiba2 tangan kekar juga mengambil makanan yang sama. hingga dia melihat siapa pemilik tangan yang ingin berebut makanan denganya.


"kak dion?" ucap tika melihat dion yang ingin mengambil jajanan pavoritnya.


"eh tika, kamu juga mau beli ini?" ucap dion melepaskan tanggannya.


"ia kak, tapi tinggal 1 ini" ucap tika lesu. jujur dia sangat suka jajanan itu. tapi, dia juga malu jika harus berebut jajanan dengan dion.


"ya udah kamu ambil aja, aku ambil yang ini aja" ucap dion mengalah. lalu mengambil jajanan lain.


" makasi ya kak" ucap tika tersenyum senang lalu mengambil jajanan itu lalu memasukkannya kedalam keranjang belanjaannya.


dion yang melihat senyuman tika yang begitu cantik hanya bisa menatapnya kagum.


"kalau boleh tau kamu kesini sama siapa?" dion.


"sendiri kak" tika.


"kalau begitu kamu pulang sama aku aja ya" dion menawarkan.


"apa gak gerepotin kak?" tika tak enak.


"apa sih yang engak buat kamu?" ucap dion merayu. mendengar ucapan dion tika tersipu malu.


setelah selesai berbelanja tika dan dion langsung pulang bersama. dion memberanikan diri meminta no hp tika, dengan senang hati tika pun memberikan no hpnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di rumah sakit.


semenjak di jenguk oleh anissa leon mulai membaik. dia sudah mau makan dan merespon siapa siapa saja.


brayen juga sering menjenguk sang ayah. dia selalu menyemangati ayahnya sama seperti dia menyemangati mamanya dulu.


walaupun masih 7 tahun tapi brayen sangatlah pintar. pemikirannya yang begitu dewasa membuatnya mengerti bagaimana perasaan sang ayah saat ini.


"ayah" ucap brayen yang datang bersama robert.


melihat kedatangan putranya leon langsung tersenyum lalu mengankat kedua tangannya. dengan sigap brayen langsung duduk di pangkuan sang ayah.


leon yang masih mengenakan kursi roda teelihat begitu bahagian saat kedatangan putranya.

__ADS_1


"bagaimana keadaan ayah? sudah sembuhkan? kalau sudah sembuh, cepat ayah pulang. biar bisa kita main bola bersama papa rey." ucap brayen ngerocos panjang lebar.


"ayah pasti akan cepat sembuh sayang" ucap leon tersenyum.


"kalau ayah mau sembuh ayo makan yang bayak. biar brayen suapi" ucap brayen mengambil bubur yang belum di sentuh leon.


leon hanya bisa menurut patuh kepada malaikat kecilnya itu. dia menyantap suapan demi suapan yang diberikan brayen dengan lahap. hingga buburnya habis tak tersisa.


"gitu dong, ayah brayen" ucap brayen bangga. melihat tinggkah brayen leon hanya bisa tersenyum haru.


juli dan robert yang sedari tadi memerhatikan anak dan cucunya itu langsung tersenyum lega melihat perkembangan leon akhir2 ini.


" selamat pagi om tante" ucap alex datang memecahkan lamunan sepasang sejoli itu.


"pagi nak" ucap juli dan robert serentak.


"selamat pagi jagoan paman" ucap alex beralih ke brayen.


"pagi paman tampan" ucap brayen memuji alex. mendengar pangilan tampan dari brayen alex langsung terkekeh kecil.


" kamu ini" ucap alex mencubit kecil hidung mancung brayen.


" hehe.. bagaimana keadaan ayah paman? kapan ayah bisa pulang? biar bisa kita main bola bersama" ucap brayen panjang lebar dengan penuh semangat.


"paman periksa dulu ya" ucap alex memeriksa keadaan leon.


"benarkah paman?" ucap brayen tersenyum bahagia. alex hanya bisa mengangguk tersenyum.


"ayah dengerin kata paman itu ayah harus terus semangat agar ayah bisa cepat pulang" ucap bagaikan emak2 yang mengomeli anaknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di mension rayhan.


setelah menikah rayhan langsung membawa istri tercintanya ke mensionnya. dia juga melarang anissa untuk bekerja lagi.


sedangkan mama yanti telah pulang kampung untuk mengurus segala urusannya.


pagi2 sekali pertama kali rayhan membuka mata dia mencium aroma masakan yang begitu mengunggah selera.


masakan yang membuatnya sangat candu. dia sangat beruntung memiliki istri seperti anissa. tidak hanya cantik tapi juga sangat pintar dalam urusan masak memasak. memang istri idaman setiap suami.


anissa yang sedang sibuk wara wiri dengan alat memasaknya tiba2 kaget melihat tangan kekar melingkar di pinggangnya.


"sayang, kamu ngagetin aja" ucap anissa masih sibuk dengan masakannya.

__ADS_1


"apa kamu tidak lelah pagi2 seperti ini sudah sibuk di dapur" omel rayhan.


"aku tidak pernah lelah untuk mengurus segala kebutuhan suamiku" ucap anissa tersenyum.


mendengar ucapan sang istri rayhan langsung tersenyum bahagi lalu menciupi setiap inci punggung sang istri yang tertutup hijab dan baju gamisnya.


"rey, malu dilihat orang" ucap anissa melihat para pekerja wanita yang sedang membantunya.


bukannya diam rayhan malah membawa tubuh munggil sang istri kedalam gendongannya.


"kalian siapkan semua masakan nono muda kalian" ucap rayhan memerintah.


"baik tuan" ucap kepala pelayan wanita.


mendengar ucapan pelayannya rayhan langsung meninggkalkan dapur lalu membawa istrinya ke dalam kamar.


"tuan sama nona muda sangat serasi ya"ucap salah satu pelayan.


" *ia satu cantik dan satu tampan"


"bukan hanya cantik tapi nona muda kita juga punya hati yang sangat cantik, ia kan?"


"ia kamu benar nona muda kita sangatlah baik hati*"


begitulah bisik2 para pelayan setelah sepeninggalan tuan dan nona mudanya.


sesampainya di kamar rayhan langsung mengembangkan senyumannya. membuat bulu kudung sang istri merinding seketika.


rayhan langsung meletakkan tubuh mungil sang istri di ranjang empuk mereka. rayhan langsung saja melahap tubuh sang istri sebagai sarapan paginya.


mereka saling bergulat saling menguras tenanga masing2. setelah selesai dengan tugas awal mereka yaitu membuat dede bayi untuk brayen rayhan langsung mengendong tubuh sang istri yang kelelahan karna ulahnya ke dalam kamar mandi.


mereka merendam diri bersama untuk menghilangkan rasa lelah mereka karna aktivitas yang sangat menguras tenaga mereka.


anissa menelungkupkan wajahnya kedalan dada bidang sang suami. melihat reaksi sang istri rayhan tersenyum lebar seperti ingin menerkam sang istri kembali.


anissa yang mengerti dengan arti senyuman sang suami langsung memberi peringatan tegas kepada suaminya.


"jangan banyak tingkah rey" ucap anissa memanjangkan muncungnya membuat rayhan sangat gemas akan kelakuan sang istri.


rayhan langsung saja melahap bibir munggil sang istri dengan rakusnya. anussa yang sangat kesal dengan tingakah suaminya langsung saja mencubit perut suaminya.


"aww.. sakit sayang" ucap rayhan memegang perutnya.


" biarin" ucap anissa merajuk.

__ADS_1


melihat tingkah sang istri rayhan yang sangat gemas hanya bisa menelan salivanya kasar. rayhan langsung saja memandikan sang istri dengan sangat lembutnya.


bersambung...


__ADS_2