Penghianatan Terdalam

Penghianatan Terdalam
part 09


__ADS_3

pagi hari pun tiba anissa pun sibuk dengan urusan dapurnya dia pun memasak untuk sarapan pagi sang suaminya tercinta.


"pagi ratu ku" leon pun memeluk anissa dari belakang dan mulai menciumi wajah istrinya.


" pagi juga suami ku" ucap anissa sambil mengacak acak rambut suaminya.


"sayang masak apa hari ini?" ucap leon sambil melirik masakan istrinya.


" ini sayang aku masakin sayur lodeh sama ayam sambal" ucap anissa sambil menata masakannya tadi di atas meja makan.


leon pun meletakkan bokongnya di kursi yang di sediakan anissa. anissa pun melayani suaminya dengan sangat baik. mulai dari manaruh nasi beserta lauk pauknya di atas piring leon hingga mengisi air minum leon baru lah dia duduk di samping leon dan menyiapkan makanannya.


"sayang mama papa ke mana kok gak keliatan terus lia sama brayen pun gak nampak" ucap leon.


"papa udah pergi narik angkot ,mama pergi ke pasar kalau lia sama brayen lagi berjemur di luar" anissa.


mereka pun makan dengan tenangnya walaupun sekali kali leon suka menggoda anissa sampai2 menyuapi istri kesayangannya itu. selesai sarapan anissa pun mengantar suaminya itu sampai depan rumah dan meraih tangan leon lalu mencium punggung tanggannya tak ketinggalan leon juga meninggalkan jejak kasih sayangnya di kening istrinya.


baru beberapa kali melangkahkan kakinya leon pun melihat lia dan brayen yang sedang berjemur dia pun langsung mendatangi mereka.


"pagi jagoan ayah? lagi berjemurnya?" ucap leon sambil menoel noel pipi gembul itu lalu menciuminya dengan penuh kasih sayang.


"jangan bandelnya sama mama di rumah, ayah pergi kerja dulu" ucap leon lalu di balas senyuman oleh brayen.


"kakak pergi dulu ya jaga jagoan kakak ini dan satu lagi jangan biarkan kakak ipar mu kecapean denger itu ya"ucap leon sambil mengacak acak rambut adiknya itu lalu melahkah pergi meninggalkan adik dan anak kesayangannya.


"ia lho kakak bawel" teriak lia lalu di balas senyuman oleh leon


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah selesai narik angkot leon pun langsung ke bengkel dion untuk bekerja.


"leon besok depan lho gak usah lagi nari angkotnya." ucap dion tiba2 datang.

__ADS_1


"memang kenapa? lagian ngapain lho urusin kerjaan gue" ucap leon langsung meletakkan kunci2 yang ia pegang lalu duduk di samping dion.


leon pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal binggung harus bagaimana menjelaskannya ke sahabatnya itu.


"gini leon, bengkel gue ini kan udah mulai berkembang jadi gue mau bukak cabang lagi di luar kota. jadi selama gue di luar kota gue mau lho yang mengurus bengkel gue. soal gaji lho gak usah takut 3× lipat gue kasi dari pendapatan angkot lho biasa". ucap dion bangga.


"tapi gue gak yakin gue bisa urus bengkel lho" ucap leon tak yakin.


"karna gue tau gimana lho maka gue pilih lho yang pegang bengkel gue" ucap dion sambil menepuk nepuk punggung leon namun leon hanya diam tak menjawab.


" lho gak usah takut soal yang lain2 yang penting lho urus bengkel ini dengan baik lho kira aja seperti bengkel lho. gue janji akan membayar lho sesuai" dion.


disaat mereka sedang asik mengobrol tiba2 datang seorang wanita cantik dan juga berpenampilan elegan.


"selamat pagi" luna


"pagi, eh lho udah sampek ni. kenalin ini sahabat gue leon dia yang akan mengurus bengkel ini selagi gue pergi. leon kenalin ini luna saudara sepupu jauh gue di yang akan membantu lho selama gue pergi kalau di bilang sekertaris lho lah" ucap dion


mereka pun saling bersalaman dan memperkenalkan diri masing2. leon pun membawa kedua orang itu ke ruangannya lalu menjelaskan apa aja pekrjaan ke dua orang itu dengan sanggat ditail hingga mereka pun mengerti apa aja yang harus mereka lakukan selagi mengurus bekel mewah itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sesampainya di rumah dia pun langsung memeluk dan menciumi istrinya hingga ketawa sendiri. karna binggung akan kelakuan suaminya itu anissa pun langsung menanyakan apa yang terjadi hingga membuat suaminya menjadi aneh seperti itu


"kamu kenapa sayang kok aneh gitu? kesambet apaan sih kok jadi aneh seperti itu?" anissa binggung.


"brayen mana ?udah tidur ya? nanti abang ceritaiin di kamar aja" ucap leon lalu menggendong istrinya ke dalam kamar sesampainya di kamar leon pun meletakkan anissa di pinggir kasur.


"sebentar lagi abang ceritaiin ya abang mau mandi dulu" ucap leon lalu berjalan meninggalkan istrinya dan melirik ke atas kasur melihat bayi gembulnya itu tertidur lelap dan dia pun tersenyum melihat tinggah anaknya itu.


selesai membersihkan diri dia pun langsung menghampiri istri tercintanya itu yang duduk bersandar diatas kepala kasur mereka sambil membaca novel online.


"sayang pakek celana dulu itu udah nissa siapin " ucap anissa karna melihat suaminya itu masih mengenakan handuk yang melilit di pingangnya memeluk dirinya dengan manjanya.

__ADS_1


"eehhmm.." leon pun menarik napas panjangnya lalu berdiri lagi untuk memakai celana boksernya. selesai menggenakan celana boksernya leon pun kembali memeluk anissa dengan manjanya lalu meletakkan kepalanya di bahu anissa.


"sayang abang ada kabar yang sangat baik untuk sayang" leon


"kabar baik apa sayang"ucap anissa sambil melirik leon. leon pun membenarkan duduknya menghadap ke anissa lalu menggengam tangan anissa.


"jadi gini sayang karna bengkel dion disini udah maju maka dia ingin membuka cabang di luar kota. katanya selagi dia di luar kota dia nyuruh aku untuk menggurus dan mengelola bengkelnya di sini sayang" leon


"wahh yang bener sayang?"ucap anissa senang.


"ia sayang dia menjanjikan gaji yang besar untuk ku sayang, terus aku di kasi mobilnya untuk kendaraanku" ucap leon sambil menciumi tangan anissa.


"alhamdulillah lah sayang akhirnya terbuka juga pintu rizki kita, nissa yakin sayang bakalan sukses nantinya. apalagi kalau aku lihat bengkel dion itu besar dan juga mewah" anissa.


"ia sayang abang janji akan berusaha semampu abang supaya hidup kita akan lebih baik nantinya" leon


"ia sayang nissa akan selalu dukung apa pun pekerjaan sayang dan nissa bangga punya suami yang pekerja keras seperti sayang menurut nissa sayang itu suami yang is the best" ucap anissa sambil mengacungkan kedua jempolnya.


leon pun terharu akan perkataan istrinya itu dia merasa sangat beruntung mempunyai wanita yang sangat sabar dan juga pengertian seperti anissa. wanita yang selalu menemaninya dari nol.


"sayang juga istri yang is the best untuk ku" ucap leon sambil menciumi istrinya itu.


"eehh sayang mau ngapain? ingat masa nipas nissa belum selesai" ucap anissa menghentikan sikap nakal suaminya itu.


"yaacchh... masih lama ya sayan?" ucap leon lemas.


"gak lama lagi kok sayang sabar ya" ucap anissa sambil memperlihatkan wajah imutnya.


"ia sayang, abang sabar kok" ucap leon sambil mencubit hidung istrinya itu.


"ya udah udah malam tu ayo kita tidur" ucap leon menciup kening istrinya itu.


tak lupa leon juga mengucapkan selamat mlm kepada anak kesayangannya lalu menciumi pipi gembul itu merasa tidurnya di usik brayen pun mulai mengeliat melihat tikah anaknya itu anissa dan leon pun terkekeh bersamaan.

__ADS_1


lalu mereka pun mulai memposisikan diri untuk tidur loen pun meletakkan satu tangannya kebawah kepala anissa untuk di jadikan bantal dan tagan yang satu lagi memeluk erat badan anissa.


bersambung....


__ADS_2