Pengkhianat Cinta

Pengkhianat Cinta
episode 11


__ADS_3

Ibu dan abah keluar kamar karena mendengar suara seorang pria yang sedang berteriak memanggil-manggil nama ibu "Mirna keluar loe jangan di dalam rumah aja beraninya sini hadapin gue" suara terus terdengar, "Mirna keluar".


"Ada apa nih yud??" ibu bertanya kepada kedua anak nya itu yang sedang mengintip di balik gorden jendela membuat kedua anak nya kaget "aah ibu bikin kaget aja,,gak tau tuh bu ada yang seorang pria yang manggil-manggil ibu seperti nya lagi marah banget tuh Bu" jawab putra sulungnya itu sambil menunjuk ke arah luar rumah.

__ADS_1


"Coba ibu liat" ibu memandang pria tersebut dari dalam rumah tampak raut wajah ibu yang seperti mencoba mengingat-ingat wajah pria tersebut. Abah pun mencoba melihat nya,abah sangat terkejut "ngapain satrio ke sini??", "abah kenal dengan pria itu??" tanya ibu tapi sebelum abah menjawab ibu langsung berkata lagi "tunggu tadi abah sebut nama pria itu satrio, jangan-jangan maksud abah,,satrio adiknya jeng Erna". Abah hanya mengangguk kan kepala nya membenarkan perkataan ibu tadi, kedua anak mereka hanya menjadi pendengar saja.


"Kenapa Satrio ke sini apa nih ada hubungannya dengan jeng Erna" batin ibu. Dengan percaya diri ibu melangkahkan kaki nya tuk membuka pintu rumah nya ketika sedang memegang handle pintu, abah berkata "kamu mau keluar Mirna, jangan aku takut kamu kenapa-napa kamu gak lihat satrio tampak kalap". kedua anak nya pun ikut-ikutan melarang ibu keluar "iya ibu gak usah keluar biarin aja".

__ADS_1


Terlihat jelas wajah pria tersebut dengan wajah yang merah sedang menahan amarahnya yang meletup-letup seperti lahar gunung merapi yang siap di muntahkan dan di tangan kanan nya memegang sebilah golok, takut tentu saja itu yang terlihat jelas di wajah kami sekeluarga, eva melirik wajah ibu nya tak tampak wajah ketakutan sama sekali apa karena ibu tau dia gak salah maka nya ibu tidak takut sama sekali" batin Eva.


"Ada apa kamu jauh-jauh ke sini?" tanya ibu dengan wajah tenang nya, "masih tanya ada apa seharusnya gue yang nanya ke loe, loe apain kakak gue" tanya satrio dengan berteriak. "Ooh jeng Erna, maaf seharusnya kamu dengarkan dulu penjelasan saya tuk masalah itu bukan kakak kamu yang di sakiti tapi saya dan kamu harus mendengarkan penjelasan dari dua belah pihak biar kamu tau siapa yang bersalah di masalah ini" ucap ibu yang tetap tenang, eva kagum dengan sikap sang ibu yang sangat tenang dalam menghadapi sebuah masalah padahal di sini ibu yang jadi korban dari masalah ini.

__ADS_1


"Aah bac*t aja loe" tanpa pikir panjang satrio mengayunkan goloknya entah kenapa kejadiannya begitu cepat kami semua terkejut dan tidak ada yang menjauh dan ibu pun tidak menghindari serangannya itu, Eva terkejut dan berteriak melihat tangan kanan ibu yang mengeluarkan darah hingga tetesan nya jatuh ke lantai "abah, mas yudhi tolong ibu" mereka berdua sama terkejut nya seperti aku. "Ibu,," teriak mereka yang melihat ibu jatuh pingsan.


__ADS_2