Pengkhianat Cinta

Pengkhianat Cinta
episode 13


__ADS_3

Ku tatap langit-langit kamarku mengingat dengan kejadian tadi sore, aku bertanya-tanya siapa om satrio,kenapa dia begitu marah pada ibu dan kalau aku tak salah dengar ada nama jeng Erna di sebut-sebut...


Apa hubungan om Satrio sama jeng Erna terus setelah kejadian tersebut bagaimana dengan om Satrio kenapa dia begitu tega melukai ibu semua pertanyaan pertanyaan itu melintasi pikiranku hingga membuat aku tidak bisa memejamkan mata ini, bukan hanya pikiran ku saja yang pusing tapi tenggorokan ku juga ikut jadi kering karenanya ku bangunkan tubuh ku yang ingin keluar kamar tuk pergi minum segelas air membasahi tenggorokan ku.

__ADS_1


Ku buku lemari es ku tuang air dingin di gelasku lalu meminumnya aah lega rasa nya seperti hujan di gurun pasir, ku tuangkan lagi air itu ke gelas ku lalu melangkahkan kaki ku ke ruang tengah karena aku belum bisa memejamkan mata ini maka ku mencoba mencari hiburan tuk ku nikmati malam ini ya ku membutuhkan nya agar aku bisa sedikit melupakan kejadian itu tadi sore.


Ku ambil remote tv yang tergeletak di sofa panjang kami ku nyalakan dan mencoba acara atau film yang acara nya yang ringan biar ga tambah pusing,aku fokus dengan kegiatanku yang saat ini ku lakukan mencari acara yang mungkin saja bisa membuat ku tertawa di malam ini. Ku mendengar suara pintu utama kami berbunyi ya seperti ada yang mencoba membuka nya,aku takut karena di rumah aku hanya berdua dengan adikku saja.

__ADS_1


Aku berlari ke dapur mencari perabotan yang bisa buat melindungi ku, "aah masa ada maling tapi ini kan malam Senin dan juga siapa yang mau maling jam 10 lewat ini" batin ku. Aaaahhh aku bingung kalau benar ada pencuri benar-benar akan membuat masalah ini jadi bertambah aja dan bikin aku pusing yang satu belum selesai yang satu lagi dah muncul.


Aku mencoba mengingat ingat lagi apa yang tadi mas nya tanyakan, tiba-tiba aku menjawab "ooh itu,aku belum bisa tidur mas"

__ADS_1


"Gara-gara kejadian tadi sore ya" tanya mas yudhi kepadaku dan aku hanya mengangguk kan kepala ku saja "ooh ya mas, mas masih punya hutang penjelasan padaku" ucap ku.


"ya mas tau mas hanya bingung gimana jelasin nya" kata mas ku yang sedang duduk di sebelah ku, "ya mas tinggal jelasin aja di mulai setelah aku ke rumah sakit anter ibu, ooh iya ibu gimana keadaan nya mas ?? terus kenapa mas gak nginep di rumah sakit tukjaga ibu" kata ku dengan panjang lebar hingga membuat mas sedikit kesal padaku "satu satu de pertanyaannya mas gak bakal ke mana-mana pasti jawab semua pertanyaan mu itu" dan dia menenggak air putih yang aku belum sempat aku minum tadi.

__ADS_1


__ADS_2