Pengkhianat Cinta

Pengkhianat Cinta
episode 1


__ADS_3

Di hari Senin pagi, Eva remaja menjalani hari nya dengan senyuman.Senyuman yang sangat indah bagi yang memandangnya,tiap pagi Eva terbiasa sarapan pagi bersama Abah,ibu,mas dan juga adik nya sebelum mereka memulai aktivitas mereka masing-masing.


"pagi Abah,ibu,mas dan Bagas"kata Eva sambil menarik kursi nya untuk duduk di meja makan.


"pagi juga Eva"jawab mereka dengan kompaknya.


Yah tiap pagi selalu saja seperti itu, banyak kehangatan yang mereka lakukan.Semenjak Eva dan kakak nya,mas Yudhi sekolah tingkat pertama,ibunya sudah tidak pernah memberi pukulan lagi jika mereka salah karena ibu nya yakin mereka sudah mengerti mana yang boleh dan mana yang tidak mereka lakukan. Ibu sudah menganggap kedua anak nya itu sudah dewasa karena didikan sang ibu yang keras itu pun akhirnya berimbas ke adiknya Bagas yang juga ikut tidak di pukul walau Bagas melakukan kesalahan padahal Bagas masih sekolah dasar kelas 4,, memang tidak adil sih karena sang ibu berhenti memukul Yudhi dan Eva ketika mereka masuk sekolah tingkat pertama namun Yudhi dan Eva malah bersyukur karena adik kecilnya itu tidak sampai mengalami yang seperti mereka berdua alami.

__ADS_1


"Eva,kamu yakin bisa naik bis umum ke sekolah mu"tanya mas Yudhi di sela-sela sarapan mereka dan hal itu membuat Eva menghentikan makan nya dan menatap mas kesayangan nya itu.


"tentu az donk mas"jawab nya dengan senyuman.


"kamu yakin bisa ini kan pertama kali kamu naik bis umum, pagi-pagi pula dan berdesak-desakan"tanya sang kakak dengan kekhawatiran nya yang segudang itu.


"mas meragukan aku ya??? tenang aja aku pasti bisa dan harus terbiasa dengan semua itu"jawab nya sambil menyuapi makanannya ke dalam mulut nya sendiri.

__ADS_1


"yudhi, kamu harus yakin sama adikmu itu.Dia pasti bisa" ibu mencoba menenangkan hati Yudhi yang sedang khawatir dengan adik perempuan satu-satunya nya itu.


"iya Yudhi ibumu itu benar,emangnya kamu mau anter adikmu itu ke sekolah nya sedangkan lokasi sekolah mu dengan Eva itu berbeda dan kamu juga sudah kelas 12 sekarang jadi kamu harus fokus sama sekolah mu saja biar cepat lulus".


Yah itu lah Abah ku dia sangat bijaksana dan sangat aku kagumi.


FLashback

__ADS_1


Kami memanggil ayah dengan sebutan Abah padahal Abah asli Medan loh sedangkan ibu asli Surabaya,Abah merantau ke Surabaya dan bertemu ibu di sana lalu mereka menikah satu tahun kemudian mas Yudhi lahir dan selang dua tahun aku terlahir di Surabaya hingga usiaku 2 tahun,kami pindah ke Jakarta karena pekerjaan Abah yang sebagai supir truk sebuah proyek.


Tiga tahun tinggal di Jakarta adikku Bagas lahir,ya keluarga kami adalah keluarga sederhana dan ibu ku hanya ibu rumahtangga namun Alhamdulillah kami tidak pernah merasa kekurangan sedikit pun Abah selalu mencukupi kebutuhan kami sekeluarga. Kami menyelesaikan makanan dan mengakhiri percakapan kami di meja makan karena hari mulai siang dan kami harus mulai aktivitas kami masing-masing tak lupa aku,mas Yudhi dan Bagas salim ibu dan Abah sebelum berangkat ke sekolah..


__ADS_2