Pengkhianat Cinta

Pengkhianat Cinta
episode 36


__ADS_3

Mas Yudhi pun membantu ibu dengan wajah ceria berbeda dengan raut wajahnya yang tadi, dia pun menemani ibu yang sedang memasak sambil berbincang-bincang dengan ibu.


"Nah kali gitu kan ibu senang lihat kamu tidak tegang seperti tadi" ucap sang ibu membuat mas Yudhi terkejut.


"Masa sih Bu, emangnya mas tegang ya?" tanya nya pada sang ibu.


"Ya ialah dari tadi tuh sikap kamu itu sudah membuktikan apa lagi tuh muka kamu yang sudah kaya anak gadis yang sedang PMS " jawab ibu sambil tertawa mengingat raut wajah anaknya tadi.

__ADS_1


"Masa sih Bu, kayanya mas gak kaya gitu deh" ucap mas Yudhi yang tidak mempercayai perkataan ibunya itu.


"Kamu tuh ya mas, ibu bilangin gak percaya coba tadi ibu foto atau videoin biar kamu percaya wah ibu gak kepikiran ya sampai sana. Coba aja tadi ibu pegang handphone bukan pisau, ibu pasti dah dokumentasiin tampang kamu itu dan ibu bakal tunjukkin tampang kamu itu ke Abah dan adik-adik mu" ucap ibu sambil senyum-senyum manja.


"Ibu jahat banget sih sama mas, ya mas kan gak sengaja seperti itu di karenakan mas gugup" ucap mas Yudhi sedikit kesal karena ledekan sang ibu.


"Ibu tahu mas lagi gugup dan tegang, ibu kan hanya bercanda jangan marah dong mas" kata ibu coba merayu.

__ADS_1


"Ibu yakin kamu lulus mas" kata ibu memberi semangat pada putranya yang sedang gelisah itu.


"Mas juga yakin Bu tapi mas gak tau nilai mas soalnya nilai ini yang menentukan mas di terima di perusahaan yang mas inginkan atau tidak" jawab mas Yudhi yang memejamkan matanya dan menghela nafas secara kasar.


"Yang terpenting kamu sudah berusaha semaksimal mungkin apapun hasilnya semoga itu yang terbaik buat kamu mas" ucap sang ibu yang terus menerus memberi semangat tiada henti untuk kebahagiaan putranya itu. Memang sebagai seorang ibu tidak ingin anaknya kecewa tapi bagaimana pun itu adalah proses dalam hidup tidak semuanya berjalan lancar seperti apa yang kita inginkan, ibu hanya ingin mas Yudhi tidak sendirian di saat senang dan susah nya ia harus tahu bahwa ada ibu,Abah dan adik-adik nya yang dengan tulus selalu ada untuknya.


Sebagai seorang pria yang beranjak dewasa mas yudhi mengerti maksud pembicaraan ibunya itu "Mas sayang ibu, Abah, Eva dan Bagas" ucap mas Yudhi sambil memeluk ibunya itu membuat sang ibu terkejut dengan kelakuan putranya itu.

__ADS_1


"Ibu tahu kamu sangat menyayangi kami" jawab ibu sambil membalas pelukan putranya itu membuat sang ibu lega dengan sikap mas Yudhi karena putranya itu sudah dewasa dan mengerti apa arti hidup ini walau baru 18 tahun dia jalani belum ada separuhnya menjalani kehidupan ini masih panjang perjalanan hidupnya masih banyak kisah dan kejadian yang belum dia jalani tapi setidaknya dengan sikap nya sekarang bisa membuktikan kalau putranya itu sudah siap melangkahkan kaki nya jauh keluar dari rumah dari genggaman ibu dan Abah yang selama ini sangat sangat melindungi nya.


Ibu dan Abah akan lebih mempercayai nya tuk menjalani hidup sesuai keinginan nya saat ini.


__ADS_2