
Rena pun datang di pagi hari dengan motor matic kesayangan nya, tak lupa dia membawa pula helm request'an sang sahabat.
"Assalamualaikum" suara Rena di depan rumah sambil melepas sepatu yang dia kenakan hari ini.
"Walaikum salam" suara yang terdengar dari dalam rumah membalas salam yang Rena berikan di pagi hari.
Rena langsung saja memasuki rumah tersebut tanpa sungkan dan menyapa yang punya rumah itu dengan ceria "pagi Bu".
"Pagi juga ren,, sarapan dulu yuk ibu buatin nasi goreng nih" tawar ibu kepada Rena yang menghampiri nya di ruang makan.
"Sebenarnya Rena sudah sarapan roti tadi di rumah tapi tuk menghormati dan tidak ingin mengecewakan ibu,, Rena mau deh nasi goreng nya lagian sayang rejeki gak boleh di tolak.." jawab Rena sambil menarik kursi dan duduk.
"Rena,,Rena,, bilang saja kamu masih lapar kalau masuk nasi" ucap ibu sambil menggelengkan kepalanya lihat tingkah laku ajaib sang keponakan.. sedangkan tersangkanya hanya tersenyum lebar.
"Kamu tuh selalu seperti itu basa basi saja suka nya tapi ibu suka kamu apa ada nya.." sindir ibu pada Rena.
__ADS_1
Ya Rena memang sudah keluarga ini anggap keluarga terdekat mereka selain dia anak letha, dia juga sahabat karib anaknya maka ibu tidak marah kalau Rena memanggil nya dengan panggilan ibu juga tapi terkadang Rena juga suka memanggil dirinya bude.
Ibu tidak mempermasalahkan hal tersebut mau di panggil ibu atau bude sama saja yang terpenting bagi ibu adalah rasa nyaman Rena kepada nya.
"Kabar mama dan ayah mu gimana ren" tanya ibu sambil meletakkan nasi goreng dengan telor ceplok di atasnya ke hadapan Rena.
"Alhamdulillah baik semua sehat wal Afiat" ucap Rena.
Sebelum ibu menjawab ucapan Rena tiba tiba ibu mendengar Rena berkata lagi " ooh ya Bu, Eva ke mana batang hidung nya gak keliatan nih dari tadi padahal dia nyuruh aku datang pagi pagi ke sini."
Tak lama terdengar suara langkah kaki menghampiri mereka berdua yang sedang asik menikmati sarapannya..
"Kapan Lo sampai ren" tanya Eva sambil duduk dan mengambil nasi goreng nya tersebut.
Sedangkan yang di tanya sedang asik mengunyah makanannya tanpa mendengarkan pertanyaan sang sahabat..
__ADS_1
"Woooii,, di tanya malah gak jawab Lo dengar gak sih,, apa nasi goreng buatan nyokap gue seenak itu ya hingga buat Lo gak sadar" ucap Eva kesal karena di cuekin.
"Gue bete sama Lo, nyuruh gue datang pagi-pagi eeh tau-tau nya Lo belum rapi juga sarapan aja belum" sindir Rena.
"Sorry deh gue kesiangan" sesal Eva.
Melihat interaksi dua gadis di hadapan nya ibu hanya tersenyum seperti itu lah hubungan keduanya,, ajaib bin aneh.
"Sudah-sudah perdebatan nya cepat habiskan sarapan nya biar gak kena macet nih hari Senin loh" ucap ibu mengingatkan keduanya.
"Oohh iya,," begitulah jawaban keduanya dengan kompak namun gadis yang satu sambil nepuk jidatnya dan gadis satunya lagi buru-buru menghabiskan nasi gorengnya.
Setelah di kira beres semua tidak ada yang ketinggalan kedua gadis itu bersiap keluar rumah menuju tempat yang hari ini ingin di datangi. Keduanya memberikan salam sebelum keluar rumah dan ada doa yang di berikan ibu kepada kedua gadisnya.
Doa yang semoga membawa keberkahan kepada keduanya karena doa ibu juga ridho nya Allah SWT.
__ADS_1