Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 19


__ADS_3

Setiap orang pasti lemah jika harus berdua dengan lawan jenis apalagi Ketika sedang berada di atas ranjang yang sama. Dokter Anggra juga masih manusia yang normal, ia tak bisa menahan diri jika Wulan tak henti-hentinya menggodanya.


"Untuk sekarang kau di larang untuk melakukan kontak fisik dengan ku", kata Dokter Anggra.


hah? dilarang ? apa aku menyentuhmu itu dilarang juga? apa sih maksudnya.


"Ada apa? Memangnya aku manusia haram sampai kau tidak ingin menyentuh ku", kata Wulan sambil memegang lengan Anggra dengan Wajah kesal.


"Bu..bukan seperti itu, sekarang bagianmu itu sebelah kanan sampai disana, dan kiri sisanya bagianku", kata Dokter Anggra sambil mengambil bantal guling untuk menjadi pembatas di antara mereka berdua.


loh..loh.loh mengapa Bantal-bantal ini menutupi pandanganku ke arah kak Anggra?


"Aku membencimu kak!! Apakah aku ini bau sampai kau tidak ingin dekat-dekat denganku? Kau sungguh keterlaluan mengapa sampai bantal ini kau susun sampai menghalangi pandanganku? ", Tanya Wulan dengan kesal.


kak Anggra bahkan tak menjawab perkataanku!!


"Dokter Anggra?????


Kata Wulan dengan keras sambil merobohkan menara bantal yang sudah Susah payah di bangun oleh Anggra tadi.


"Mengapa kau mengacaukannya Wulan?


Aku sudah lelah membangunnya tapi kau seenaknya merobohkan bantal yang sudah ku bangun dari tadi", kata Dokter Anggra dengan kesal sambil mengambil bantal kemudian lanjut menyusunnya kembali.


apa kau juga menganggap aku Gila?? kau sungguh melukai perasaan ku!!!

__ADS_1


"KAK ANGGRA!!!! AKU TIDAK SUKA


KAU BERSIKAP MENJAUH SEPERTI ITU PADAKU!!!!", Kata Wulan dengan keras dengan mata berkaca-kaca.


Apa yang ku lakukan sebenarnya sih


Wulan sampai menangis seperti ini


Semua karena ulahku. aku tidak seharusnya bersikap berlebihan begini padanya.


"Maafkan aku Wulan sini kemarilah ", kata Angga sambil memeluk Wulan


"Jangan menangis lagi yah, aku tidak bermaksud untuk menyinggung mu tadi", kata Anggra sambil mengusap rambut Wulan.


bagus itu baru kak Anggra yang ku kenal


Dokter Anggra menarik nafas panjang-panjang


"Dengar, kau sedang berada satu ranjang dengan pria normal seperti ku, apa kau tidak takut akan terjadi apa-apa padamu?", Kata Anggra.


"Mengapa harus takut kan ada kak Anggra di sebelah ku", kata Wulan.


"Wulan justru itu maksudku.... Ahhhh aku frustasi sendiri jadinya.


Bagaimana aku bisa menjelaskannya padamu", kata Anggra sambil mengacak-acak rambutnya.

__ADS_1


Kak Anggra sungguh aneh hari ini


"Memangnya kau tidak takut jika aku melakukan hal buruk padamu?", Tanya Anggra dengan serius sambil memegang bahu Wulan


"Tidak, aku percaya pada kak Anggra dan untuk apa aku harus takut", kata Wulan.


"Ahh Sudahlah kita mulai saja flmnya", kata Anggra sambil mengambil remot Tv


Wulan apa sebenarnya isi dari pikiranmu?


Ah kau terlalu polos untuk mengetahui Hal-hal dewasa gumam Anggra dalam hati


"Kak Anggra kau tidak marah padaku bukan?", tanya Wulan


"Yah kita lanjut menonton saja", kata Anggra.


saat di pertengahan flm lagi-lagi ada adegan Dewasa tapi kali ini lebih vulgar sampai terdengar desahan dari wanita yang memerankan flm tersebut.


sial!!! Gerutu Anggra dalam hati


"Dimana remotnya Wulan?", tanya Anggra.


"Aku tidak tahu kak", kata Wulan yang masih menonton adegan di flm


"Wulan! tutup matamu sekarang! aku akan mencari remot tv nya ", kata Anggra dengan nada mengancam

__ADS_1


"mengapa aku harus menutup mataku? bukankah umur ku sudah cukup untuk menonton beginian", kata Wulan tetap masih pada pandangannya


__ADS_2