Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 26


__ADS_3

“katakan


padaku yang sebenarnya kak “,Kata Wulan


“jangan


rewel aku sedang mengompres keningmu dengan es batu ini “, Kata Anggra


“Kak


Bisakah kau jawab jujur tentang kejadian malam itu? Katakan jika kau


benar-benar berciuman denganku “, Kata Wulan ngotot ingin mendapatkan jawaban


dari mulut Anggra.


“aku tak


bisa menjawab pertanyaanmu itu, jawabannya sudah ada di kepalamu itu sendiri “,Kata


Anggra tetap focus mengompres kening Wulan.


“Huh


baiklah kalau kau tidak ingin menjawabnya, sekarang aku ingin bertanya kau


keluar kemana tadi “, Tanya Wulan


“Aku


keluar jalan-jalan “, Kata Anggra membuat Wulan lebih penasaran lagi.


“Keluar


dengan siapa? Pacarmu ? Tanya Wulan


“Yah,


dengan pacarku “, Kata Anggra sungguh membuat Wulan terdiam membisu.


Apa jadi


Kak Anggra sudah memiliki pacar?


Tapi sejak


kapan? Aku tidak mengetahuinya


Benar selama


ini ia selalu menyembunyikan hal-hal pribadinya, ah ada apa denganku mengapa


aku sedih begini saat mendengarnya, kenapa aku jadi aneh begini sih?


“sejak


kapan kau pacaran dengannya “, Tanya Wulan lagi

__ADS_1


“entahlah,


belum lama ini “, Kata Anggra


“Terus


apa kau mencintainya? Tanya Wulan dengan serius saat menatap wajah Anggra


“mencintainya?


Yah tentu saja “, Kata Anggra


Setelah mendengar


perkataan Anggra tiba-tiba Wulan langsung gemetar tangannya gemetar tak karuan,


terlihat jelas jika ia tak bisa menahan diri untuk marah.


“Wulan ada


apa denganmu? Kau ah sial kau pasti belum minum obat


Anggra


langsung keluar kamarnya lalu masuk ke kamar Wulan dan membuka kotak obat milik


Wulan sambil membawa segelas air putih.


“Cepat


kau pasti belum minum obat “, Kata Anggra


Wulan


Anggra barusan


“Ayo


cepat minum obatmu Wulan, bukankah aku sudah katakan jika kau tidak boleh


terlambat minum obatmu


Tak disangka


Wulan langsung mengambil obatnya lalu membuangnya ke tempat sampah.


“Aku lelah


kak seperti ini, aku benci....


Sangat membencinya


kalian semua sama saja tidak ada satu pun yang menyanyangiku.... kau juga Kak Anggra


tidak ada bedanya dengan mereka...


“Wulan

__ADS_1


aku tidak bermaksud begitu hei kemarilah”, Kata Anggra kemudian memeluk tubuh


Wulan untuk menenangkannya.


Sebuah pelukan tentu bisa menenangkan stress yang sedang di rasa seseorang, bahkan bisa meredakan emosi seseorang. Yah Wulan langsung luluh dan merasa nyaman ketika di pelukan Anggra.


“kondisimu


belum stabil jika belum minum obat, siapa yang bilang aku tidak menyayangimu? Aku


sudah menyayangimu sejak lama Wulan. Jangan berkecil hati seperti itu, patuhlah


jika meminum obat. Jika kau melanggarnya ayahmu akan mengganti dokter lain yang


akan membuatmu lebih patuh dari pada...


Dengan


cepat Wulan langsung memotong perkataan Anggra


“Tidak!!


Aku tidak mau. Aku hanya mau kau yang menjadi dokterku “,Kata Wulan dengan


keras.


“Maka


dari itu cepatlah minum obatmu. Ingat kau harus patuh agar aku tidak akan di


ganti oleh dokter lain


Wulan pun


menganggukkan perkataan Anggra ia seperti anak kecil yang mudah di bujuk dengan


permen. Membuat Anggra sedikit legah ketika harus berhadapan dengan Wulan.


Terima


kasih kak, karenamu aku selalu semangat untuk menjalani hidup. Meskipun aku


sering merasa aneh dengan perasaan ku yang selalu aneh ketika bersamamu. Sesekali


aku merasa begitu bahagia ketika bersamamu, tapi seringkali juga aku selalu


terpukul jika mendengar kau dengan seorang wanita. Mungkin aku tidak ingin


berbagi apalagi terbagi oleh kasih sayangmu itu. Sungguh aku tak ingin terbagi


kasih sayangmu itu dengan kekasih yang kau cintai itu. Siapa pun dia aku


sungguh membencinya.


Bersambung


JANGAN

__ADS_1


LUPA LIKE, COMMENT AND POINT


__ADS_2