
Sore hari itu Wulan berencana untuk pergi jalan-jalan
bersama dengan kedua pacarnya
dan Angga. Dokter Anggra melarangnya keluar apalagi jika
mengajak pacarnya
“Jangan
keluar sekarang ada begitu banyak virus yang berbahaya menyebar di sekitar orang-orang”kata
Anggra sambil memainkan telepon genggamnya.
“Mengapa?
Bukankah aku seharusnya banyak melakukan kegiatan? Jika selalu mengurung diri
di rumah bukannya itu tidak bagus? Kak Anggra sendiri yang selalu mengatakannya
padaku” kata Wulan dengan ekspresi bingung.
“kau
tidak bertanya pada orang tuamu, apa yang akan mereka katakan jika kau
keluar tanpa sepengetahuan mereka?”kata Anggra masih tetap sibuk dengan telepon
genggamnya.
Aku tahu
itu hanyalah alasanmu Kak Anggra, kau saja yang tidak ingin keluar bersamaku.
Baiklah aku akan bertanya langsung pada ayahku sekarang juga.
Wulan
kemudian menelepon ayahnya,
Setelah
beberapa dering akhirnya di angkat
“hallo
ayah, aku ingin keluar dengan teman-temanku dan Angga. Apakah ayah
mengijinkanku? Tanya Wulan dari telepon, setelah mengatakannya ia langsung
mengeraskan speaker handphone tersebut agar supaya di dengar langsung oleh
Anggra
“Yah
pergilah Nak, jangan sampai pulang malam, ajak juga Anggra untuk pergi
bersamamu”, Kata Ayah dari telepon
“tidak, aku
akan pergi bersama Angga bagaimana bisa pergi bersamanya? Pokoknya aku bisa
pergikan? Sampai jumpa makasih ayah “, Kata Wulan kemudian langsung mematikan
panggilan tersebut.
Anggra
menatap wajah Wulan dengan kesal
__ADS_1
“siapa
juga yang akan pergi bersamamu, aku tidak ingin menganggumu pacaran “, Kata
Anggra kemudian masuk ke kamarnya.
“Kak
Anggra aku tidak bermaksud untuk...
Anggra
sudah menutup pintu kamarnya tanpa mendengar perkataan Wulan sampai habis.
Melihat Dokter Anggra menutup kamar itu dengan kasar Wulan jadi merasa bersalah
telah mengatakan hal itu pada Ayah.
Sebenarnya
aku tidak benar-benar bermaksud untuk mengatakan jika tidak ingin pergi bersama
Kak Anggra padahal aku hanya berniat untuk bercanda dengannya. Apa dia cemburu
aku pergi dengan....
*Ih
apasih perkataanku barusan Kak Anggra tak mungkin menyukaiku, tapi mengapa aku
yang menjadi sedih begini?
Ah
lupakanlah lebih baik aku segera bersiap untuk pergi*.
***
Setelah
“aku
sudah di depan rumah”, Kata Angga dari telepon
“Ah
maaf, tunggu sebenantar aku sedikit lagi selesai”,Kata Wulan kemudian langsung
cepat-cepat memakai sepatunya dan turun kebawah.
“Kak Anggra
aku pergi dulu yah”Kata Wulan sambil menuruni tangga
Aneh
mengapa kak Anggra tak menjawab perkataanku yah.
Tapi karena
takut nanti jika Anggra mencarinya akhirnya Wulan memutuskan untuk
mengatakannya pada satpam yang ada di rumahnya.
“Pak Sin
jika Dokter Anggra mencariku katakan saja aku sudah lama pergi “,Kata Wulan
“Baik,
Nona Muda “,Kata Pak Sin dengan sopan.
__ADS_1
Wulan
pun masuk ke dalam mobil Angga, ia tidak merasa aneh lagi dengan penampilan
Angga yang selalu tampak begitu narsis ketika berpakaian. Tubuhnya yang gemuk
di tampah dengan kacamata hitam dengan topi yang ia pakai sungguh membuat Wulan
geleng-geleng kepala.
“Kita
kemana sekarang Wulan? Tanya Angga yang sibuk melajukan mobilnya
“Kita ke
Restaurant XX, Nanda dan Selia telah lama menunggu disana “, Kata Wulan
Angga
hanya menganggukkan perkataan Wulan
Sesampainya
disana Wulan langsung disambut oleh Nanda karena Wulan telah berpesan jika ia
harus di jemput di bawah agar tidak repot nanti ketika mencari tempat duduk
yang sudah mereka Pesan.
“Wulan
disini “Teriak Nanda dengan keras.
Wulan
dan Angga menghampiri keberadaan Nanda sampai akhirnya mereka menuju ke meja
yang sudah di pesan makanan dari tadi.
“Eh dia
siapa? Tanya Selia penasaran dengan sosok yang berjalan dengan Wulan.
“Kenalan
dulu “, Kata Wulan sambil mengisyaratkan kepada Angga.
“Kenalkan
saya Angga Setiawan pacarnya Wulan, Senang bertemu dengan Kalian “,kata Angga dengan sopan
“Aku
Selia temannya Wulan
“Aku
Nanda temannya Wulan juga
Ketika mendengar
kata Pacar Mereka berdua langsung memasang wajah tidak percaya
Apa ? Pacar
Wulan Bagaimana bisa Wulan pacaran sama orang seperti dia. Benar-benar bukan
tipenya selama ini, jika dibandingkan dengan Kak Mattew dia sungguh tidak dapat
dibandingkan. Astaga Wulan kau sama seperti kehabisan Laki-laki tampan di dunia
__ADS_1
saja.