Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 69


__ADS_3

Wulan tengah menikmati makanan yang ada di mangkok kecilnya. Ada rasa kekhawatiran tersirat di benaknya saat melihat Anggra mengikuti langkah kaki kepergian Anggie. Tapi ia tak bisa berbuat apa-apa karena Dokter Anggra sendiri yang mengatakan semuanya akan baik-baik saja.


“Wulan jangan makan terus apa kau tidak mau mencoba minum beer yang ada disana?aku penasaran dengan rasanya.


Aku akan mengambilkannya untukmu “.


Baru saja akan beranjak pergi untuk mengambil minuman tersebut Wulan langsung menahan Icha.


“aku tidak terbiasa minum minuman beralkohol “, kata Wulan menolak


“hei ayolah kau pasti bercanda kan? Kalau begitu akan ku pilih kadar alkohol yang paling rendah untukmu tenanglah “.


Gadis itu dengan seenaknya langsung beranjak pergi dan terlihat seperti menimbang-nimbang kadar alkohol mana yang paling ringan yang sebisa mungkin untuk di minum Wulan.


“jadi kau tidak terbiasa minum Wine ?”, tanya Nando


“yah begitulah kak “, kata Wulan sambil tersenyum canggung.


Ada apa ini? Mengapa hampir semua orang menyukai minuman beralkohol? Padahal menurutku rasanya tidak enak. Bahkan yang lebih parah lagi alkohol bisa membuat kepalaku pusing dan mabuk gumam Wulan dalam hati.


“tapi mengapa? “, tanya Nando lagi.


“karena aku tidak terbiasa. Hanya itu kak”, jawab Wulan


“itu karena kau belum terbiasa. Coba kalau kau sering meminumnya percayalah akan terasa nikmat “, ucap Nando.


“aku pernah mendengar jika mengomsumsi minuman beralkohol dengan kadar tidak berlebihan dapat menurunkan risiko penyakit berbahaya, seperti stroke, diabetes, hingga penyakit jantung. Tapi mau sedikit atau banyak mengomsumsi alkohol tersebut tidak mengurangi bahaya yang bisa di timbulkan oleh zat tersebut.


Wulan meminum seteguk air


“bahaya alkohol bagi kesehatan jika dikomsusi secara berlebihan seperti merusak hati, mengalami masalah sistem pencernaan, bahkan menurunkan fungsi otak, yang lebih parahnya lagi bisa meningkatkan risiko kanker”, jelas Wulan secara detail.


Nando tertawa mendengar perkataan Wulan. Lelaki itu justru terlihat lebih tertarik dengan cara gadis itu bicara. Karena sampai sejauh ini tidak seorang wanitapun yang belum pernah menolak untuk meminum minuman beralkohol.


“kau sungguh menarik Wulan, kalau begitu aku permisi sebentar ada beberapa teman yang harus kutemui.


Wulan hanya menganggukkan


kepergian Nando.


Memang beberapa finalis dan senior yang hadir di acara ulang tahun Anggie, tak sedikit yang ia kenal yang hadir di acara tersebut. Tapi gadis itu yang lebih memilih untuk berdiam diri dan menikmati pudeng di atas piringnya.


“tada aku baru saja menemukan minuman Radler Beer. Untung saja mereka menyediakan beberapa botol minuman dan aku sangat mengenal minuman yang satu ini. Karena ini minuman pertama yang ku cicipi.


“maaf Icha aku tak bisa minum. Aku lemah terhadap alkohol”, tolak Wulan.


“tenanglah Wulan beer cocktail ini di campur 50/50 antara bir, lemon, jus jeruk, apel atau anggur yang disajikan dingin. Jadi rasanya segar jika diminum. Kau pasti akan menyukainya karena beer ini sangat ringan, dan manis karena buah-buahan dan agak sedikit asam karena lemon dan jus jeruk yang tercampur. Kadar Alkoholnya hanya sebesar 2% cocok untukmu yang tidak suka rasa pahit seperti minuman beer ditanganku ini. Tenanglah yang satu ini untukku minum kok “, kata Icha.


“ayolah Wulan, coba sedikit saja jika kau tak percaya dengan kata-kataku.


Icha langsung menyodorkan gelas tersebut untuk langsung diminum oleh Wulan tanpa sebelum gadis itu menolaknya.

__ADS_1


“bagaimana rasanya? Enakkan?


Jika di pikir-pikir lagi Icha benar rasanya agak asam dan itu pasti karena campuran jus jeruk dan lemon.


Wulan hanya tersenyum


“terima kasih Icha


“yah sama-sama. Tapi dimana Kak Nando? Tanya Icha yang tak menemukan batang hidung lelaki tersebut.


“kak Nando disana. Ia bertemu dengan teman-temannya


“Wulan aku ingin kesana. Kau Tidak apa-apa kan ditinggal sendiri?.


“yah tidak apa-apa kak Anggra sedikit lagi pasti kembali kok. Jangan Khawatir “, kata Wulan sambil tersenyum mencoba untuk meyakinkan.


Sekarang Wulan sendirian. Ia hanya di temani segelas alkohol yang ada di tangannya. Iringan musik DJ yang menggema diseluruh ruangan di tambah dengan lampu Disco yang mewarnai seluruh ruangan tapi tetap saja tak membuat gadis itu terhibur.


Kini gadis itu hanya duduk sendirian terpaku dengan segelas minuman alkohol yang sebenarnya tak ingin ia ingini sejak awal. Menunggu kedatangan dokter Anggra yang dari tadi belum juga muncul.


Sebenarnya apa yang mereka bicarakan sih?


tidak lebih tepatnya apa yang sedang mereka lakukan?


Anggie dari dulu kau tak pernah berubah! Kau selalu saja mengambil semua yang ku inginkan. Aku tak akan diam lagi sekarang!


Baru saja akan beranjak pergi tiba-tiba ada seseorang yang menahan lengan hingga membuat Wulan terkejut


“kak Anggra kau membuatku terkejut tahu!”, kata Wulan dengan kesal


“maaf membuat mu menunggu lama


“dari mana saja kak Anggra? Apa yang kak Anggra bicarakan sebenarnya dengan Anggie? “, kata Wulan langsung memotong perkataan Anggra


“aku hanya membicarakan sesuatu hal dengannya.


Wulan tampak kesal


“itu bukan jawaban yang ingin kudengar kak!


“lalu apa? Apa yang ingin kau dengar?


“aku ingin penjelasan! Apa sebenarnya hubungan kak Anggra dengan Anggie?


Anggra hanya diam


“dia kekasih kak Anggra?


Anggra tak menjawab pertanyaan Wulan.


“jadi benar dugaanku selama ini”,

__ADS_1


Mata Wulan kini berkaca-kaca. Kemarahan yang ia pendam rupanya tak bisa ia luapkan begitu saja. Ia hanya bisa menggigit bibirnya. Kebencian kepada Anggie rupanya menambah luapan panas di hati gadis itu


Tangan Wulan yang masih memegang segelas alkohol. Ia langsung meneguk minuman tersebut untuk meluapkan emosinya.


Dokter Anggra telah memperhatikan daritadi jika gelas yang dipegang Wulan rupanya berisi minuman beralkohol.


“Wulan? Apa yang kau minum itu?


Wulan tersenyum sinis


“ini? Kata orang-orang ini segelas alkohol yang bisa membuat orang merasa nikmat “, jawab Wulan.


Tangan Anggra mencengkeram tangan Wulan. Terlihat jika lelaki itu begitu marah. Dengan cepat Anggra merampas segelas minuman beralkohol yang sudah habis setengah itu. Kemudian ia mencium jika gelas tersebut memang minuman keras.


“sejak kapan kau suka minum


minuman keras begini?


Emosi Anggra langsung naik ketika menemukan fakta jika gadis polos yang ia kenal selama ini ternyata suka minuman keras.


“memangnya kenapa? Asal kak Anggra tahu aku tidak semurni ataupun sepolos yang kak Anggra pikirkan! Sekarang kembalikan minuman itu!


Anggra berdiri kemudian langsung meneguk minuman keras tersebut sampai tandas.


“KAK ANGGRA APA YANG KAU LAKUKAN? MENGAPA KAU MEMINUM MINUMAN MILIKKU?


Anggra meletakkan gelas yang sudah habis tersebut di atas meja.


“asal kau tahu kau tidak boleh meminum minuman haram seperti itu! Itu tidak baik untuk kesehatanmu Wulan!


“kak Anggra jahat!


Wulan memanggil salah seorang pelayan dan meminta segelas minuman alkohol.


“minuman yang kak Anggra minum itu kadar alkoholnya hanya 2 %. Aku akan menggantinya dengan Anggur yang lebih keras !


Melihat pelayan tersebut telah bergerak untuk mengambilkan Anggra langsung menarik tangan Wulan


“kita pulang sekarang!


“kak Anggra lepaskan tanganku!


Bersambung


Marhaban ya Ramadhan, bulan suci kembali tiba.


Saat tepat menyucikan diri dari segala dosa.


Mohon maaf lahir dan batin.


Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang merayakan.

__ADS_1


sampai bertemu hari senin


__ADS_2