Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 24


__ADS_3

Mereka berempat


menghabiskan hidangan makanan itu dengan lahap, tak terkecuali dengan Wulan ia


tampak menikmati makanan yang telah di pesankan tadi.


Sedang asik


bermain handphone Nanda pun mengangkat sebuah topik pembicaraan


“Wulan


sejak kapan kau berpacaran dengan Angga? Tanya Nanda penasaran


“Hmm,


mungkin minggu yang lalu hari apa aku lupa”,Kata Wulan dengan senyum


“ketemuan


dimana? Sambung Selia


“Dimana


yah.... Wulan masih berpikir mengingat setiap kejadian yang terjadi sebelum ia


bertemu dengan Angga


“Di Kencan, Dokter Anggra yang menyusun Kencan buta antara aku dan Wulan “, Kata Angga


“Astaga


Wulan”, Teriak Nanda dengan histeris langsung membuat mereka bereempat dan


sekitar orang-orang disitu langsung ikut menatap ke arah meja mereka


“Ada apa


Nanda? Mengapa sampai kau berteriak histeris begitu? Apa kau tidak malu dilihat


banyak orang begini?Kata Selia sambil berbisik.


“Apa


segitunya kau terkejut sampai berteriak begitu? “, Kata Wulan dengan ekspresi


sedih.


“Bukan...bukan


itu tapi ini


Kata

__ADS_1


Nanda sambil menunjuk lehernya sambil menatap leher Wulan, memberi isyarat


tentang ada hal yang aneh dengan leher Wulan.


“Apaa???


Mengapa kau aneh begini Nanda “,Kata Selia kemudian menatap ke arah leher Wulan


sesuai yang di maksud oleh Nanda Barusan. Dengan Wajah terkejut terpampang


jelas menghiasi wajah Selia ketika melihatnya, dengan mata terbelalak


seolah-olah ia tak percaya dengan pemandangan barusan yang ia lihat. Sesekali


Selia mengucek matanya untuk memastikan jika ia tidak salah Lihat.


“Astaga


Wulan!! Mengapa di lehermu sampai ada Hickey? Kata Selia dalam bahasa inggris.


“WHAT DO YOU MEAN about Hickey? it's just a bruise. Karena digigit serangga”, Kata Wulan dalam bahasa


inggris yang berarti apa maksudmu tentang bekas ciuman?


itu hanya memar


“, kata Wulan dengan polos


Oh My Gosh


sadarlah gumam selia dalam hati.


“Apa itu dilakukan oleh Angga? Tanya Selia dengan pelan takut menyinggung


perasaan Wulan.


“hentikan omong kosong itu, aku saja belum pernah berciuman sebelumnya


bagaimana bisa mendapat Hickey seperti yang kalian maksudkan “,Kata Wulan dengan kesal.


Astaga kedua bocah ini


ternyata tidak sepolos Wulan, mereka sampai tahu tentang bekas ciuman. Memang anak


jaman sekarang banyak berkembang gumam Angga dalam hati.


“Sudah malam aku pulang


yah “, kata Wulan kemudian beranjak pergi di susul oleh Angga di belakangnya.


“ii..iya hati-hati Wulan “,Kata


Selia dan Nanda bersamaan.

__ADS_1


Saat dimobil Wulan tampak


begitu gelisah, wajahnya tampak tidak bisa di tebak antara kesal, malu, dan


kadang suka senyum sesekali membuat Angga bertanya


“Ada apa Wulan? Apa yang


sedang kau pikirkan? Tanya Angga


Bagaimana bisa aku katakan


jika aku sedang memikirkan tentang mimpiku yang aneh semalam. Bisa-bisa Kak


Angga akan mengira jika aku sudah gila.


“Ti..tidak bukan apa-apa


kak “, Kata Wulan dengan terbata-bata


Wulan pun akhirnya


mengangkat topik pembicaraan


“Kak Angga? Apa kau pernah


bermimpi yang aneh dan itu benar-benar jadi kenyataan ? Kata Wulan dengan


serius.


“Namanya juga mimpi itu


tidak mungkin akan jadi kenyataan, atau mungkin sebenarnya itu bukan sebuah


mimpi tapi memang sedang terjadi “, Kata Angga benar-benar membuat Wulan syok


dan langsung memegang lehernya, ia bahkan memegang kedua pipinya.


*Apa bagaimana jika


sebenarnya Kak Anggra dan aku memang benar-benar berciuman malam itu, jika itu


sungguh tidak terjadi tidak mungkin kan sampai bahkan meninggalkan bekas di


leherku. Astaga aku jadi ingin berciuman lagi..


Tunggu apasih yang ku


pikirkan barusan itu jelas-jelas hanya mimpi sadarlah Wulan kau mungkin


sekarang sudah lewa jam minum obat jadi aku sudah tidak bisa menganalisa dengan


baik. Dasar otakku ini

__ADS_1


Jangan lupa LIKE COMMENT DAN POINT SEIKLASNYA SAJA*


__ADS_2