
Mereka berempat
menghabiskan hidangan makanan itu dengan lahap, tak terkecuali dengan Wulan ia
tampak menikmati makanan yang telah di pesankan tadi.
Sedang asik
bermain handphone Nanda pun mengangkat sebuah topik pembicaraan
“Wulan
sejak kapan kau berpacaran dengan Angga? Tanya Nanda penasaran
“Hmm,
mungkin minggu yang lalu hari apa aku lupa”,Kata Wulan dengan senyum
“ketemuan
dimana? Sambung Selia
“Dimana
yah.... Wulan masih berpikir mengingat setiap kejadian yang terjadi sebelum ia
bertemu dengan Angga
“Di Kencan, Dokter Anggra yang menyusun Kencan buta antara aku dan Wulan “, Kata Angga
“Astaga
Wulan”, Teriak Nanda dengan histeris langsung membuat mereka bereempat dan
sekitar orang-orang disitu langsung ikut menatap ke arah meja mereka
“Ada apa
Nanda? Mengapa sampai kau berteriak histeris begitu? Apa kau tidak malu dilihat
banyak orang begini?Kata Selia sambil berbisik.
“Apa
segitunya kau terkejut sampai berteriak begitu? “, Kata Wulan dengan ekspresi
sedih.
“Bukan...bukan
itu tapi ini
Kata
__ADS_1
Nanda sambil menunjuk lehernya sambil menatap leher Wulan, memberi isyarat
tentang ada hal yang aneh dengan leher Wulan.
“Apaa???
Mengapa kau aneh begini Nanda “,Kata Selia kemudian menatap ke arah leher Wulan
sesuai yang di maksud oleh Nanda Barusan. Dengan Wajah terkejut terpampang
jelas menghiasi wajah Selia ketika melihatnya, dengan mata terbelalak
seolah-olah ia tak percaya dengan pemandangan barusan yang ia lihat. Sesekali
Selia mengucek matanya untuk memastikan jika ia tidak salah Lihat.
“Astaga
Wulan!! Mengapa di lehermu sampai ada Hickey? Kata Selia dalam bahasa inggris.
“WHAT DO YOU MEAN about Hickey? it's just a bruise. Karena digigit serangga”, Kata Wulan dalam bahasa
inggris yang berarti apa maksudmu tentang bekas ciuman?
itu hanya memar
“, kata Wulan dengan polos
Oh My Gosh
sadarlah gumam selia dalam hati.
“Apa itu dilakukan oleh Angga? Tanya Selia dengan pelan takut menyinggung
perasaan Wulan.
“hentikan omong kosong itu, aku saja belum pernah berciuman sebelumnya
bagaimana bisa mendapat Hickey seperti yang kalian maksudkan “,Kata Wulan dengan kesal.
Astaga kedua bocah ini
ternyata tidak sepolos Wulan, mereka sampai tahu tentang bekas ciuman. Memang anak
jaman sekarang banyak berkembang gumam Angga dalam hati.
“Sudah malam aku pulang
yah “, kata Wulan kemudian beranjak pergi di susul oleh Angga di belakangnya.
“ii..iya hati-hati Wulan “,Kata
Selia dan Nanda bersamaan.
__ADS_1
Saat dimobil Wulan tampak
begitu gelisah, wajahnya tampak tidak bisa di tebak antara kesal, malu, dan
kadang suka senyum sesekali membuat Angga bertanya
“Ada apa Wulan? Apa yang
sedang kau pikirkan? Tanya Angga
Bagaimana bisa aku katakan
jika aku sedang memikirkan tentang mimpiku yang aneh semalam. Bisa-bisa Kak
Angga akan mengira jika aku sudah gila.
“Ti..tidak bukan apa-apa
kak “, Kata Wulan dengan terbata-bata
Wulan pun akhirnya
mengangkat topik pembicaraan
“Kak Angga? Apa kau pernah
bermimpi yang aneh dan itu benar-benar jadi kenyataan ? Kata Wulan dengan
serius.
“Namanya juga mimpi itu
tidak mungkin akan jadi kenyataan, atau mungkin sebenarnya itu bukan sebuah
mimpi tapi memang sedang terjadi “, Kata Angga benar-benar membuat Wulan syok
dan langsung memegang lehernya, ia bahkan memegang kedua pipinya.
*Apa bagaimana jika
sebenarnya Kak Anggra dan aku memang benar-benar berciuman malam itu, jika itu
sungguh tidak terjadi tidak mungkin kan sampai bahkan meninggalkan bekas di
leherku. Astaga aku jadi ingin berciuman lagi..
Tunggu apasih yang ku
pikirkan barusan itu jelas-jelas hanya mimpi sadarlah Wulan kau mungkin
sekarang sudah lewa jam minum obat jadi aku sudah tidak bisa menganalisa dengan
baik. Dasar otakku ini
__ADS_1
Jangan lupa LIKE COMMENT DAN POINT SEIKLASNYA SAJA*