Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 29


__ADS_3

Keesokkan


harinya Wulan pun datang ke kampus satu jam sebelum Mata kuliah dimulai, Dokter


Anggra merasa aneh dengan keinginan Wulan saat itu.


“Bukankah


kelas akan dimulai masih satu Jam kedepan, mengapa kau ingin datang lebih


awal? Tanya Anggra kepada Wulan.


Wulan


masih duduk terdiam di kursi depan dengan Dokter Anggra, ia terlihat begitu


serius seperti sedang memikirkan sesuatu di dalam pikirannya itu.


“Kak apa


menurutmu aku benar-benar bisa melakukan ini? Tanya Wulan dengan cemas.


“Oh jadi


kau sebenarnya mencemaskan tentang Pemilihan itu? Hei Lihat aku, dan lihat


mataku dengan baik.


Kata Anggra


sambil memegang bahu Wulan agar ia dapat melihat matanya dengan jelas. Itu salah


satu hal yang dapat ia lakukan untuk sekarang ini


“Yakinlah


bahwa seorang Wulan bisa melakukannya, aku akan selalu mendukungmu dari belakang”,


Kata Anggra.


Kata-kata


Anggra bagaikan penawar bagi Wulan,


Bisa


dilihat dengan ekspresi Wulan bisa dengan mudahnya tersenyum bahkan setelah mendengar perkataan


Anggra Wulan langsung memeluknya dengan erat.


“Terima

__ADS_1


kasih kak, Aku akan berusaha “, Kata Wulan sambil memeluk Anggra.


Deg...deg...deg..


Wajah Anggra


berubah menjadi kaku dan bersemu merah atas perlakuan Wulan padanya, membuat ia merasa aneh.


Berapa umurku


sampai dengan mudahnya berdebar-debar ketika di peluk seorang gadis seperti


Wulan. Ahh apa yang aku pikirkan aku tidak mungkin bukan menyukai anak gadis


ini, apalagi dia Wulan aku sudah berjanji pada orangtuanya untuk tidak


melibatkan perasaan. Ingat pekerjaanmu Anggara.


“Wulan


mulai sekarang aku akan mengajarimu untuk bisa menjadi Putri Fakultas tahun


ini, semuanya serahkan padaku “, Kata Anggra.


“Iya


terima kasih kak, Tapi aku cukup sedih Angga dari kemarin tak membalas


“Mungkin


dia sedang sibuk Wulan......


Aku tidak


menyangka jika hubungan kalian akan begitu lama sampai sekarang ini”, Kata


Anggra.


“jadi


Maksud kak Anggra aku hanya menyukainya karena cinta Monyet? Tanya Wulan


“Lalu


apakah kau benar-benar ingin menjalin hubungan yang serius dengannya ? Kata Anggra


kemudian mengambil botol minuman.


“Yah


tentu saja, aku sungguh mencintainya, aku bersyukur bisa bertemu dengan orang

__ADS_1


yang bisa menerima kondisiku tanpa mempermasalahkannya, sampai kapanpun aku


tidak akan pernah ingin putus dengannya “, Kata Wulan


“Jangan


terlalu dalam mencintai seseorang itu bisa menyakitimu juga, bagaimana jika


suatu hari nanti dia akan meninggalkanmu demi orang lain? “, Kata Anggra.


“Tidak,


Angga tidak akan pernah meninggalkan demi wanita lain, aku tahu dia bukan tipe


cowok yang suka melirik penampilan fisik seseorang jadi dia tak mungkin


meninggalkanku “, Kata Wulan.


“Lalu


bagaimana jika suatu hari nanti dia akan meninggalkanmu tanpa kabar”, Kata Anggra


sungguh membuat Wulan terdiam, terlihat jelas ekspresi wajahnya ia cukup sedih


dengan perkataan Anggra barusan.


“Hei,


aku hanya bercanda jangan dimasukkan ke dalam hati. Angga tidak mungkin akan


meninggalkanmu begitu saja. Karena kau gadis patuh yang pernah ia kenal “, Kata


Anggra sambil mengacak-acak rambut Wulan.


“Kak Kau usil sekali padaku. Tapi apa kau memang mengenalnya dekat? Sejak kapan


kau tahu jika dimatanya aku seorang gadis yang patuh? Tanya Wulan dengan


serius.


“Ah


sudah membahasnya aku capek kelasmu setengah jam lagi baru dimulai bukan? Sekarang


gunakan setengah jam itu untuk beristirahat “, Kata Anggra sambil menyandarkan kepalanya


ke kursi mobil sambil memejamkan matanya.


“Ah kak


Anggra... jawab dulu.....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2