Pengobat Hati

Pengobat Hati
Episode 20


__ADS_3

Sial Flm macam apa sih ini sampai ada adegan panas seperti ini Remot itu dimana sih perasaan aku menaruhnya tepat di sebelahku ini


.


"Wulan Sudah ku katakan tadi tutup matamu", kata Anggra masih sibuk mencari remot kontrol tersebut di atas ranjang. Ia sampai menjatuhkan semua Bantal demi mencari remot tersebut.


"Ah akhirnya ketemu", kata Anggra kemudian cepat-cepat mematikan Tv tersebut.


berbeda dengan ekspresi Wajah Wulan ia tampak kesal.


"Kak Anggra, lagi seru tau mengapa kau mematikannya?", Kata Wulan sambil menggigit Bibirnya Karena merasa kesal.


"Kau tidak boleh menonton seperti itu Anak kecil!", Kata Dokter Anggra


Apa sih mengapa tidak boleh, sakit tau Ketika kau menjitakku begitu


"Aku sudah berumur 18 Tahun Anggara!!


Disitu tertulis 17 ++ ke atas dan umur ku sudah cukup lebih setahun ", kata Wulan.


"Oh jadi kau sengaja bukan, memilih Flm dewasa untuk kita nonton! Malam ini aku tak akan memaafkan atas kesalahan mu ini", kata Anggra sambil menggelitik perut Wulan, ia tak melepaskannya begitu saja.


Ahahaha....ahahaha...suara tawa Wulan menggema di seluruh ruangan kamarnya.


Kak Anggra.... Ahahahaha.... Ahh... Geli kak.... Ku mohon hentikan... Baik.. baiklah aku minta maaf...


Karena sudah meminta maaf akhirnya Anggra melepaskan Wulan. Kini wajah mereka begitu dekat karena Wulan sudah dalam posisi tertidur sedangkan Anggra di atasnya. Dalam posisi yang sangat canggung membuat Anggra tersadar jika posisi mereka sudah sangat begitu dekat sekarang. Ia bahkan dapat melihat wajah Wulan dengan jelas, berganti sekarang ia melihat bibir Merah merona menggoda Wulan .


*Deg...deg...deg

__ADS_1


Ada apa ini? Jantungku berdebar kencang


Untuk pertama kalinya? Telinga ku begitu panas, padahal ruangan disini di pasang AC.


Apa Karena aku terlambat minum obat?


Apa aku sakit jantung*?


Anggra masih dalam posisinya, ia kemudian memberanikan diri mengelus rambut Wulan


Tidak tahu mengapa Wulan memejamkan matanya dengan erat. Anggra sungguh tak bisa menahan tawanya, ia akhirnya mendekati telinga Wulan dan berbisik kecil disana


"Mengapa kau menutup matamu? Apa kau pikir aku akan menciummu?", Kata Anggra sungguh membuat Wulan malu setengah mati. Ia langsung cepat-cepat berdiri dan merapikan rambutnya.


Dengan wajah kesal Wulan tampak kecewa dengan perilaku Anggra barusan.


Apa sih yang ku harapkan? Apa kau berpikir akan dicium? Ih kau sungguh memalukan Wulan.


"Apa katamu barusan? Aku gay? Dapat informasi dari mana kau", Tanya Anggra


"Yah kau Anggra seorang Gay, aku bahkan tak pernah melihat pacarmu. Oh aku lupa kau sudah menjomblo selama beberapa tahun", kata Wulan dengan nada mengejek.


"Aku tidak gay Wulan, aku pria normal yang menyukai Wanita", kata Anggra.


"Kalau begitu buktikan padaku", kata Wulan menantang.


"Buktikan apa?", Tanya Anggra.


"Buktikan sekarang jika kau bukan seorang Gay. Cium aku", kata Wulan membuat Dokter Anggra terdiam sejenak.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa menit lamanya tak ada balasan respon apapun dari Anggra akhirnya Wulan pun memutuskan untuk kembali kekamarnya.


Tuh kan apa ku bilang kak Anggra seorang Gay ia bahkan tak bisa mencium ku hahaha apa yang ku pikirkan sih


"Yah sudah aku kembali ke kamarku yah kak


Ehhh


Tiba-tiba Dokter Anggra menarik tubuh Wulan sampai tertidur, dengan memasang wajah serius sambil memegang dagu Wulan.


"Aa..aku tidak bermaksud...


Kata-katanya itu langsung berhenti dibungkam oleh bibir Anggra.


Ahhhh kak Anggra sungguh mencium ku?


Deg..deg...deg..


Perasaan apa ini mengapa aku hanyut dalam kehangatan bibirnya?


tunggu ini bukan kata yang tepat tapi ini


CIUMAN????



Wulan pun memejamkan matanya ia mulai hanyut dalam permainan ciuman panas yang dimainkan oleh Anggra. Mereka berdua sampai lupa diri karena Wulan sampai mulai bisa membalas ciuman tersebut. Ia mengalungkan tangannya sampai Anggra mulai jatuh dalam pelukkannya itu.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa Like, comment dan Pointnya


__ADS_2