Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 11 " Pindah Rumah "


__ADS_3

Tanpa menghiraukan apa yang barusan diucapkan Verlanta padanya bahkan teriakan yang dilontarkannya tak menghiraukan Arabella untuk memalingkan pandangannya pada arah suara itu.


"Maafkan aku Ma! Maafkan aku gara-gara aku nasib kita jadi seperti ini maafkan aku!"


"Sayang kamu kenapa berkata seperti itu? Semua ini jelas bukan salah kamu, ini semua takdir jadi kamu tidak berhak menyalahkan diri kamu sendiri seperti ini? Harusnya Mama yang salah karena Mama nasib kamu semalang ini, gara-gara harus menjaga Mama kamu mengikhlaskan masa remaja kamu hanya untuk merawat Mama maafkan Mama! Maafkan Mama!"


"Mama tidaklah salah. Sama yang seperti Mama katakan tadi ini semua takdir, selama ada Mama disamping Arabella, Arabella yakin kebahagiaan Arabella akan lebih sempurna bersama dengan Mama, Mama janganlah berkata seperti itu.


"Sayang kamu sungguh-sungguh ingin pindah dari rumah ini? Jujur Mama tidak setuju jika kita pindah sayang Mama tidak setuju?'


"Maafkan Arabella Ma, tapi ini sudah jadi keputusan Arabella, Arabella lebih memilih tingal bersama di kos-kosan ketimbang kita harus tingal bersama dengan mereka yang setiap harinya harus menahan siksaan batin seperti ini Arabella tidak bisa! Arabella tidak bisa jadi Arabella mohon mengertilah Ma ini demi kelangsungan kehidupan kita Arabella tidak mau Mama akan terus menderita mendengar ocehan Tante, Arabella tidak bisa!"


"Baik sayang jika itu sudah jadi pilihan kamu Mama akan mendukung kamu sekali lagi Maafkan Mama! Maafkan Mama!"


"Arabella mohon jangan pernah sekali lagi menitihkan air mata Mama, Arabella mohon!"ucapnya dengan mengusap air mata Mamanya.


Air matanya pun tak bisa terbendung lagi, sedangkan Jam yang menunjukkan pukul 00:00 malam, jalanan pun terlihat sangat sepi, langit yang mendung dan menunjukkan jika sebentar lagi mungkin akan turun hujan, bahkan tidak ada kendaraan atau pun orang yang melintasi jalanan ini, hingga membuat jalanan terlihat mencekam dan menyeramkan.


Hinga akhirnya ia menemukan satu tempat yang merasa cocok untuk ia tempati yaitu tepat didepan salah satu toko. Tanpa beralas mau pun berselimut tebal, Arabella dan juga Mamanya segera merebahkan tubuhnya diatas lantai.


"Maafkan Arabella Ma! Untuk malam ini Arabella hanya mampu mengajak Mama untuk tidur disini, jam segini pasti tidak ada kos-kosan yang buka jadi Mama tidak masalah kan kalau kita menginap disini untuk malam ini saja?"


"Sayang, kamu jangan berkata seperti itu apa yang sudah banyak kamu lakukan sudah sangat membahagiakan untuk Mama. Biarpun kita hanya tidur satu alas didepan toko ini, Mama sangat bahagia apalagi bisa bersama denganmu, ini sudah sangat melegakan sayang jadi sudah hapus air mata kamu kita tidur ya ini udah malam, ayo tidur sayang,"ucap Mamanya yang sesekali ia mengusap air mata putrinya.


"Sekali lagi terima kasih Ma! Terima kasih,"ucap Arabella lantas dirinya memberikan pelukan pada Mamanya.

__ADS_1


Keduanya berlalu merebahkan tubuhnya diatas lantai yang dingin ini. Suasana dingin lan sejuk tak mematahkan semangat keduanya pada jalan yang mereka pilih.


"Maafkan Arabella Pa! Maafkan Arabella sampai detik ini Arabella belum mampu membahagiakan Mama, maafkan Arabella!" Dengan memalingkan pandangannya pada sisi lain, air mata Arabella tak henti-hentinya surut menyadari jika kehidupan yang mereka alami sangat-sangatlah suram.


Pagi yang cerah menampakkan sinarnya. Arabella mau pun Mamanya yang masih terlihat tidur cukup nyenyak ia tidak menyadari jika sinar Matahari sudah menampakkan sinarnya, hinga guyuran air ia dapat dari salah satu seseorang pemilik dari tempat ia berteduh saat ini.


Byur ...


"Hey bangun ... hey bangun, siapa kalian beraninya kamu tidur ditempat dagangan kita seperti ini, cepat pergilah!" bentak seorang Wanita yang mendapati Arabella dan juga Mamanya yang sedang tertidur pulas didepan halaman dagangannya.


"Astaga, maaf-maaf saya sudah lancang tidur disini, maaf!" ucap Mamanya dengan beberapa kali menundukkan kepalanya.


"Jangan cuma maaf, cepat kamu pergi atau aku sendiri yang akan menyeret kamu dari sini cepat pergilah," balas seseorang itu yang langsung mendorong Arabella hinga terjatuh.


"Baiklah aku akan pergi," balas Arabella yang tanpa berkata lagi, ia pun bergegas pergi meninggalkan tempat ini.


"Mama tidak apa-apa kan? Maafkan Arabella ya Ma, gara-gara Arabella Mama harus mendapatkan guyuran seperti tadi maafkan Arabella!"


"Sayang sudah kamu jangan banyak berkata maaf pada Mama, kamu sama sekali tidak salah jadi untuk apa kamu harus meminta maaf pada Mama, ya sudah kita lanjut jalan dan mencari kos-kosan ya?"


"Iya Ma, ya sudah kita lanjut jalan lagi,"ucap Arabella sambil mengandeng kopernya.


Keduanya yang sedang berjalan menyusur berbagai tempat, sesekali Arabella melihat dompetnya, masih terdapat uang 100 ribu.


"Uang yang aku bawa hanya tersisa 200 ribu alhamdulillah uang ini masih bisa aku belikan makan setiap harinya, tapi untuk mengambil tempat kos-kosan aku masih perlu pekerjaan baru untuk membiayai biaya kos-kosan perbulannya?"batinnya.

__ADS_1


"Sayang kamu tidak apa-apa?"tanya Mamanya Arabella.


"Iya tidak apa-apa kok Ma, Arabella masih ada uang 1 juta jadi uang ini bisa kita gunakan untuk menyewa kos-kosan, biarpun gak mewah asal kita dapat tempat tingal yang layak aku sudah sangat bersyukur Ma!"


"Iya sayang yang kamu katakan memang benar, kita tidak perlu mencari tempat kos yang mewah dan komplit, asal murah dan bisa kita gunakan untuk merebahkan tubuh Mama juga sudah sangat bahagia,"balas Mamanya yang terlihat bahagia.


"Maafkan aku Ma! Arabella terpaksa berbohong karena Arabella tidak mau Mama sedih jika uang yang kita punya hanya tersisa 200 maafkan aku!"batinnya yang sesekali ia melirik kearah Mamanya.


Berjalan menyusuri semua jalanan yang ia lalui, kemudian pandangannya teralihkan pada salah satu poster yang tertempel pada tembok Rumah.


"Ini sungguhan Rumah ini dikontrakkan dan perbulan hanya 500 ribu," gumamnya kemudian seseorang wanita datang.


"Maaf apa anda lagi butuh sesuatu?" tanya Wanita itu yang tiba-tiba datang dari belakangnya.


"Iya Buk maaf saya mau tanya apa benar Rumah ini dikontrakkan hanya harga segitu?"


"Iya benar, anda siapa?"


"Maaf Buk saya Arabella. Dan ini Mama saya, kita kebetulan seseorang yang lagi mencari tempat tingal baru. Dan saya tertarik untuk mengontrak Rumah ini apa Ibu tahu dimana tempat tingal dari pemilik Kontrak-kan ini?"


"Saya sendiri yang punya Rumah ini. Dan saya lihat anda orang yang baik, jadi saya bersedia mengijinkan anda untuk mengontrak Rumah ini asal bayarnya tidak sampai ngelunjak jadi silahkan tempati lah!"


"Terima kasih Buk ...terima kasih,"


"Sama-sama oh iya ini kuncinya hubungi saya langsung kalau ada apa-apa ya," ucap iBu itu.

__ADS_1


"Iya Buk, saya akan memberitahu apapun yang terjadi pada IBu sekali lagi terima kasih, terima kasih,"balas Putri Arabella dengan menundukkan kepalanya.


BERSAMBUNG.


__ADS_2