Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 48 " Amnesia "


__ADS_3

"Tuan? Kenapa tuan Baron malah menyelematkan gadis ini? Bukankah tuan juga tau kalau gadis ini itu Istri dari musuh bebuyutan tuan sendiri yaitu pria bernama Alex? Apa dibalik semua ini ada rencana lain yang tuan rencanakan dengan sangat matang?"tanya pria itu yang tak lain ialah Rendy paman dari Arabella sendiri. Berbicara pada laki-laki yang tak lain ialah Baron, laki-laki itu tak hentinya menunjukkan senyum liciknya.


"Anda tenanglah tujuanku menolong gadis ini bukan untuk menyelematkan dia dari musuh yang ingin membunuhnya, tapi dibalik kebaikanku ini aku punya rencana yang sangat matang untuk menjebak suaminya. Pernah Anda mendengar jika sekejam psikopat berbuat dan tidak mudah terkalahkan dibalik itu semua ada sesosok gadis yang mungkin membuat hati psikopat itu luluh bahkan bisa dibilang psikopat itu terbilang bucin pada pasangannya?"


"Tapi saya kira tuan salah menganggap semua itu, yang aku tau mereka menikah bukan adanya perasaan masing-masing tapi bisa dibilang gadis ini memiliki paras yang sangat percis seperti mendiang dari mantan kekasihnya entah siapa itu namanya?"


"Iya memang sekarang mereka belum menunjukkan rasa cintanya itu tapi sadarlah jika Alex menaruh rasa membencinya itu karena dia menganggap jika gadis ini Putri dari penjahat yang telah melenyapkan kedua orang tuanya tapi aslinya penjahat yang sesungguhnya adalah anda?"


"Iya! Yang tuan Baron katakan memanglah benar! Mereka belum menunjukkan kebucinan sama sekali karena Alex masih menaruh dendam itu, jadi sepertinya rencana tuan akan berhasil dengan sangat sempurna seperti awalnya tuan rencanakan, tapi sebelum itu kita memulai darimana untuk menjalankan misi ini?"


"Sebelumnya kita tunggu sampai gadis ini sadar, entah ini beneran terjadi atau pun tidak! Firasatku menunjukkan jika gadis ini akan mengalami amnesia setelah mendapatkan benturan keras itu? Jika itu memang beneran sungguhan terjadi, kamu berpura-pura lah jika kamu itu Papanya, wajah anda dengan saudara kembarmu itu sangatlah mirip jadi pastinya ini akan sangat membantu!"


"Baik tuan saya akan menjalankan perintah yang tuan minta!"

__ADS_1


Keduanya hanya melirik satu sama lain dengan ekpresi kelicikannya masing-masing. Tak lama salah satu jari Arabella mulai bergerak, sadar kesadarannya telah pulih keduanya lantas menghampirinya tanpa mengatakan se'ucap kata terlebih dulu. Melihat kedua pria menatapnya dengan tatapan penasaran lan cemasnya, mulutnya mulai mengatakan sesuatu pada kedua pria itu.


"Siapa anda?"Iya itulah beberapa kata yang akhirnya Arabella layangkan. Keduanya beralih menatap satu sama lain, Rendy yang sadar jika ucapan tuannya sadar, dirinya lantas memulai aktingnya.


"Sayang kamu sungguh tidak ingat dengan Papa? Ini Papa apa kamu tidak ingat Papa, Dok apa yang terjadi dengan Putri saya kenapa dia bisa sampai tidak ingat dengan saya, apa yang terjadi dengan Putri saya Dok apa yang telah terjadi?"


"Anda tenanglah akibat kecelakaan yang dialaminya dan benturan keras yang telah ia derita putri anda mengalami amnesia jadi bersabarlah! Bersabarlah!"


"Papa? Jadi benar anda adalah papaku tapi kenapa aku bisa tidak ingat siapa Papa?"


"Sayang Papa sungguh-sungguh tidak bohong akulah Papa kamu! Akibat kecelakaan yang telah kamu derita beberapa hari yang lalu kamu mengalami amnesia, papa mohon ingatlah dengan Papa, Papa mohon!"


"Benar yang dikatakan Papa anda, dialah orang yang selama ini telah menjaga anda ketika dirawat dirumah sakit, siang malam beliau telah menjaga anda sepenuh hati anda beruntung memiliki Papa seperti beliau anda sangat beruntung!"

__ADS_1


"Jika anda benar-benar anda Papa kandungku apa anda punya bukti setidaknya cara itu cara yang tepat agar perlahan-lahan ingatku pulih?"


"Baiklah jika Nanti kondisi kamu mulai membaik Papa akan menunjukkan foto bersama kita, tapi Papa mohon percayalah pada Papa, Papa mohon!"


"Anda tenanglah selama anda bisa menunjukkan bukti itu aku akan percaya jika anda memang sungguh-sungguh Papaku.


"Baik sayang terima kasih! Terima kasih!"


"Jika pria ini sungguh-sungguh Papaku kenapa aku tidak memiliki firasat kuat jika dia memang sungguhan Papaku firasat apakah ini?"batin Arabella.


"Untung saja aku masih menyimpan beberapa foto dia bersama ayahnya jadi aku rasa dengan bukti foto itu dia akan percaya jika aku memang sungguh-sungguh Papanya?"batinnya dengan tersenyum licik.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2