
Dengan berusaha Arabella berniat inggin melarikan diri dan sekuat tenaga ia berusaha memberontak, semua usahanya pun sia-sia lantaran tenaga mereka yang lebih kuat terus saja mencengkram pergelangan tangan Arabella tidak membiarkannya untuk lolos.
"Sudah tunggu apa lagi cepat bawa dia!"
"Lepaskan aku! Lepaskan aku!"
Tak menghiraukan teriakan yang terus saja dilontarkan Arabella secara terus-menerus. Arabella yang sudah terjebak didalam mobil pun kedua tangannya akhirnya diikat oleh mereka, bersamaan dengan mulutnya yang mereka sumpal agar dirinya tidak mampu untuk meloloskan diri. Laju kendaraan yang akhirnya berjalan membuat hati Arabella bercampur satu antara panik dan cemas yang terus saja menghajarnya.
"Tuhan tolong aku ... Tolong aku ..." batinnya yang terus saja terucap, tak tau kemana mereka akan membawanya, berusaha Arabella melepaskan ikatan tapi itu nyatanya semua usahanya pun sia-sia.
Langkahnya pun seketika terhenti setelah ia tahu kemana mereka akan membawa dirinya pergi.
"Hey kenapa kamu berhenti ayo cepat masuk!" perintah si Pria dengan muka garangnya.
"Gak! Aku gak mau masuk, ini adalah tempat terkutuk dan aku tidak mau masuk ketempat haram seperti ini, aku tidak mau! Aku tidak mau!"
"Hey kamu itu sekarang sudah jadi milik kita jadi jangan harap kalau kamu akan bisa pergi dari sini, karena kita gak akan pernah membiarkan itu sampai terjadi paham!"
"Aku mohon tolong lepaskan aku, aku mohon lepaskan aku, aku janji aku bakal melakukan permintaan kalian apapun asal kalian gak menjual-ku pada laki-laki hidung belang disana aku mohon lepaskan aku.
__ADS_1
"Kamu tenang saja gadis cantik, kita akan bebaskan kamu nanti tapi setelah kamu membuat tuan Baron puas akan tubuhmu paham!"
"Gak aku gak mau, lepaskan aku! Lepaskan aku!"
"Lepaskan dia!"
Satu ucapan yang akhirnya terlontar dari mulut seseorang. Tiga pria tampan berjas hitam, bersepatu hitam yang perlahan-lahan mulai menghampirinya. Tak kenal siapa seseorang itu, Arabella yang terlihat bingung dirinya terus saja berfikir.
"Siapa kalian?"
"Tidak penting siapa saya, yang jelas berapa harga kalian membeli wanita ini? Apa harga satu setengah milyar masihlah kurang untuk menggantinya?"
"Iya satu setengah miliar ini cek terserah kalian kapan mau mencairkan tapi bisakah kalian menyerahkan wanita itu padaku?"
"Satu miliyar? Baiklah ini ambillah!"
"Cepat bawa dia!"
"Baik tuan!"
__ADS_1
"Siapa anda? Apa mau anda? Apa yang sebenarnya anda inginkan dariku apa! Ayo jawab?"tegas Arabella.
Pukulan pun akhirnya mendarat tepat di punggung Arabella. Akibat terkena pukulan itu, tubuh Arabella pun seketika melemah dan tidak sadarkan diri.
"Maaf aku sengaja memukulnya karena dia berusaha memberontak, jadi hanya dengan cara ini kita bisa berhasil membawanya?"
"Tidak masalah yang terpenting sekarang cepat kita masukkan wanita ini kedalam mobil!"
"Baiklah!"
Hari yang harusnya dipenuhi dengan kebahagiaan, tapi semua kebahagiaan itu nyatanya gak berpihak pada gadis cantik bernama Amanda Arabella Putri. Hidup bahagia itu adalah suatu impian besar baginya, tapi dia sadar jika bahagia itu bukanlah haknya.
Dalam sebuah tempat yang dipenuhi beberapa orang berjas hitam, lan tubuh kekarnya.
Tak menunggu waktu lebih lama, mereka pun akhirnya telah tiba di Markas Black blaker. Arabella yang belum kunjung sadarkan diri, ia pun dimasukkan disalah satu ruangan dengan keadaan tangan dan kaki yang terikat disalah satu kursi.
Tidak membutuhkan waktu lama, kesadarannya mulai kembali, tatapannya yang takjub akan adanya para pria bertubuh kekar yang sudah menunggunya. Dirinya menyadari jika kedua tangan dan kakinya yang masih dalam keadaan terikat.
Wajah paniknya seketika menyerangnya. Akan tetapi belum rasa panik dan cemasnya mereda, kedatangan seseorang yang spontan mampu menundukkan kepala orang-orang yang sudah menyambutnya sejak sedari tadi.
__ADS_1
BERSAMBUNG.