Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 8 " Misi pemberantasan "


__ADS_3

Berbeda dari tempat yang tempati Alex. Arabella yang pada saat itu berada dalam ruangan lain, lebih tepatnya masih berada di ruangan rawat, tatapannya melirik kanan maupun kiri memperhatikan akan adanya gerak-gerik seseorang yang tadinya telah siaga didepan ruangan ini.


"Kemana perginya mereka? Apa mereka sungguh-sungguh telah melepaskan aku, sekarang situasi yang pas aku harus segera pergi dari sini iya aku harus pergi!"


Beranjak dari tempat ia terbaring, melepaskan tempelan selang yang masih terpasang pada telapak tangannya, kakinya mulai menginjakkan lantai luar memperhatikan satu sisi kanan maupun kiri terlihat sepi tanpa adanya seseorang yang sedang menjaganya tadi.


"Ini kesempatan yang pas! Aku harus segera pergi!"


Tanpa berfikir yang kedua kalinya dirinya beranjak lari sekuat tenaganya dari tempat ia berdiri sekarang, berhasil keluar dari Rumah sakit tanpa sepengetahuan orang lain.


Dirinya yang mulai menjauh dari Rumah sakit tersebut, melihat seorang wanita yang sedang terduduk dengan percaya dirinya mulai bertanya.


"Maaf Mbak apa saya boleh meminjam ponsel milik Mbak? Ada seseorang yang ingin saya hubungi, seseorang ada niatan jahat sama saya jadi saya butuh seseorang untuk menolong saya, jadi saya mohon ijinkan saya untuk meminjam ponsel Mbak saya mohon?"


"Kasihan sekali baiklah silahkan pinjam lah!"ucap wanita itu dengan mengulurkan ponsel itu.


"Baik Mbak sekali lagi terimakasih! Terima kasih!"


"Aku harus segera menghubungi Serra!"gumam Arabella yang langsung menekan beberapa angka pada layar tersebut. Setelah ada nama Serra dirinya tanpa berkata langsung menghubunginya.


Suara dering ponsel telah berbunyi dari salah satu ponsel yang berada diatas meja seseorang, seseorang yang tak lain Serra, tatapannya beralih melirik ponsel itu tanpa berkata dirinya sekejap langsung mengangkatnya.


📞"Iya dengan siapa ini?"


📞"Assalamualaikum Serra ini aku Arabella?"


📞"Arabella kamu darimana aja Ar? Aku sudah mencari-mu kemana-mana dimana kamu sekarang katakan?"


📞"Aku tidak ada waktu untuk menjelaskan semuanya pada kamu! Sekarang aku minta tolong jemput aku dijalan permada kamu bisa kan? Sebisa mungkin kamu cepat ya aku mohon!"


📞"Baiklah aku akan segera datang kesana tunggulah aku!"


📞"Baiklah Serra aku akan menunggu mu berhati-hatilah!"


📞"Baiklah!"

__ADS_1


"Gimana apa semuanya sudah beres?"


"Alhamdulillah teman saya sudah berhasil saya hubungi Mbk, sekali lagi terimakasih atas bantuannya terima kasih!"


"Iya mbk sama-sama, mbak kayaknya sedang ketakutan pakailah jaket saya ini takutnya seseorang yang sedang mengincar anda menemukan anda pakailah!"


"Iya sama-sama Mbak sekali lagi terima kasih atas bantuannya!"


"Ya sudah saya permisi dulu!"


"Baik Mbak sekali lagi terima kasih!"


Aku masih tidak percaya apa kehidupan yang aku jalani begitu gelap. Apa kehidupan yang aku jalani hanyalah untuk mendapatkan penderitaan dan tidak ada keadilan seperti ini. Mama ... Papa .. kalian orang aku paling sayangi sejak aku terlahir kedunia ini, tapi kenapa tuhan begitu mudahnya mengambil mereka dariku, kenapa tuhan begitu tega merebut merek sebelum aku merasakan seperti apa kehidupan remaja bersama orang tua.


Dan sekarang kehidupan ku cukuplah bersinar aku sudah bisa merasakan kebahagiaan itu tapi kenapa? Lagi dan lagi Tuhan mengujiku dengan merebut orang yang sangat-sangat aku sayangi. Dia orang satu-satunya yang aku punya tapi kenapa dengan mudahnya tuhan juga mengambilnya lagi, kenapa? Aku rasa kehidupan ini tidaklah adil! Tidaklah adil!"


Langkah kaki seseorang mulai menghampirinya. Pria berjaket hitam kembali mendatangi, sadar akan kehadiran seseorang lirikan matanya mulai ia alihkan pada seseorang itu.


"Ada apa?"ucapnya yang hanya meliriknya dari arah belakang.


"Tidak perlu! Biarkan saja wanita itu terbebas beberapa hari ini, jika sudah waktunya kita culik dan pakai cara kasar agar dirinya mau berpura-pura menjadi Stella paham!"


"Baik tuan saya akan menjalankan misi dan rencana yang tuan minta,


"Sekaligus lacak dan cara atas nama Amanda Arabella Putri KTP wanita itu sudah berhasil ada bersamaku jadi dengan inilah kita mampu mengetahui dimana ia berada."


"Baik tuan, mari saya permisi dulu!"


Perginya anak buah yang satunya. Tak lama kedatangan seseorang mulai hadir kembali bersama dengan kotak hitam besar yang dibawanya.


"Ada apa lagi?"


"Maaf tuan bukan maksud saya ingin menganggu tuan. Tujuan saya kemari saya hanya ingin mengantarkan beberapa senjata yang anda minta! Seperti permintaan anda apa aku harus melenyapkan semua senjata ini mengingat tuan berkata sendiri jika anda ingin keluar dari dunia hitam ini?"


"Simpan kembali senjata itu!"pinta Alex tanpa meliriknya.

__ADS_1


"Simpan kembali maksud tuan?"


"Awalnya aku memang berniat meninggalkan dunia hitam ini. Aku mengatakannya semua itu karena itu atas permintaan seseorang yang sangat aku cintai melebihi diriku sendiri. Tapi setelah orang itu pergi dan Tuhan dengan mudah mengambilnya untuk apa aku harus percaya jika dunia ini Tuhan sayang dan baik padaku, jadi sudah simpanlah kembali senjata itu!"


"Baik tuan saya akan menyimpannya kembali."


Berniat akan pergi dari ruangan yang ia injak sekarang. Pandangannya tertuju pada dua Pria yang terlihat gugup bersamaan dengan mulut yang serasa sangatlah sulit untuk mereka ucapkan.


"Kalian, ada apa? Apa yang inggin kalian katakan kepadaku kenapa dari ekpresi wajah kalian terlihat gugup. Ada apa?"tanya Alex pada Rico dan Ranga.


"Ini Tuan Alex, kita baru aja mendapatkan kabar jika Tayger Lee akan mengedarkan Narko*a berjumlah sangat banyak yang baru aja ia beli dengan cara ilegal. Permasalahannya mereka membeli dan merencanakan niatnya memakai nama Tuan sebagai penyamarannya. Tuan pasti tau jika ini dibiarkan nama Tuan yang akan tambah semakin jekek. Tapi tim kita yang berada di Negara A sudah berhasil memantaunya sampai detik ini. Dan untuk saat ia tidak bisa lagi memantaunya karena pengiriman barang ilegal itu sudah memasuki wilayah Negara kita ini. Sedangkan mereka membelinya secara ilegal di Negara A,"ucap Rico yang spontan membuat Alex pun terkejut.


"Apa tim kita memberi kode ke kita, tentang kendaraan yang berhasil menyusup ke wilayah negara kita ini?"tanya Alex lagi yang kemudian Rico menimpalinya.


"Iya dia berhasil memberi kode dengan menempelkan alat peretas yang berhasil ia tempelkan pada kendaraan ber plat ****** no tersebut Tuan."


"Sial! Sekarang kau coba retas dan periksa alat pendeteksi yang sudah tersambung pada data kita, sudah sampai mana kendaraan itu sekarang!"tanyanya lagi.


"Baik Tuan!"timpal Rico yang kemudian ia pun mulai mengotak-atik barang berbentuk kotak tersebut.


"Sial Tuan. Kendaraan yang mengangkut barang haram itu sudah mulai memasuki wilayah J. Jika kita tidak segera menanggani dengan segera, barang itu pasti akan dengan segera disebarkan ke seluruh wilayah ini dan negara kita ini."


"Astaga terus apa yang harus kita lakukan, semakin lama kita terdiam diri kesempatan emas akan berpihak pada mereka. Dan Baron! Jika rencananya ini berhasil aku tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, pasti dia akan tambah kejam karena memiliki senja*a yang berkualitas dengan kualitas yang sangat tinggi akibat dana tambahan ini ,"timpal Rangga yang mulai cemas.


"Kita gak ada waktu lagi, kita harus segera menyiapkan jet pribadi kita yang anti peluru, mau pun mobil anti peluru untuk membasmi mereka. Karena aku punya rencana kita harus menyusul mereka setelah kita sampai dibelakang kendaraan itu, kita lemparkan beberapa alat peledak tepat diatas sasaran agar semua barang haram itu lenyap dalam sekejap, sedangkan aku dan Rangga kita akan menaiki jet pribadi kita aku akan menembaknya dari atas, jadi mari kita laksanakan tugas kita untuk menyelamatkan dunia.


Dan tugas kamu Maikel dan yang lain, aku tugaskan kalian untuk memblokir semua jalan jurusan lokasi sasaran kita ini. Jadi sekarang kalian sudah mengerti kan."


"Baik Tuan kita mengerti. "


"Bagus cepat lakukan perintah saya."


"Baik Tuan,"balasnya yang kemudian mereka pun membuyarkan kerumunan. Sedangkan Rico dan Rangga ikut Alex untuk menggambil Mobil mereka yang masih berada di Markas.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2