
Suara ketukan terdengar dari luar ruangan ini, pandangan ketiganya yang mulai berpaling lantas menghampiri arah ketukan itu berasal.
Sesampainya diambang itu, membukanya Baron atau pun Rendy dikejutkan dengan hadirnya dua Polisi.
"Maaf! Ini ada apa kenapa bisa ada Pak Polisi di disini, kenapa Pak?"
"Apa ini dengan saudara Baron?"tanya Polisi.
"Iya benar dengan saya sendiri ada apa Pak?"
"Maaf anda harus ikut kami ke kantor Polisi untuk penyelidikan, penemuan markas bersenjata lengkap dan puluhan g4nj4 mau pun barang h4r4m yang telah kami dapat, kami memangil anda karena ada kemungkinan andalah pelaku utama dalam kasus ini jadi mari ikutlah bersama kami!"
"Baik pak!" Tanpa berfikir lantas Baron pun mengikuti langkah kedua polisi itu.
Berhadapan pada kedua Polisi yang mengintrogasinya, saling berhadapan tak mengedipkan mata sekali pun, kedua Polisi yang memberikan tatapan tajamnya itu akhirnya mulai menunjukkan Baron untuk angkat bicara.
"Ada apa ini sebenarnya? Saya kenapa tiba-tiba bisa dipanggil dan dituduh pelaku utama dalam kasus yang tidak pernah saya perbuat ini? Bahkan bukti jika saya benar pelakunya kalian tidak mendapatkannya jadi apa yang membuat kalian berani berniat menangkap tanpa adanya bukti yang jelas?"
"Dengan keadaan anda sudah berada disini harusnya anda tidak perlu bertanya lagi. Kami memang tidak punya bukti kuat untuk menangkap anda tapi dengan bantuan seseorang aku rasa anda tidak akan mungkin bisa mengelak lagi!"
"Seseorang maksud Bapak apa?"
"Bawa dia kemari!"
"Baik Tuan!"
__ADS_1
Pandangan mata mulai tertuju pada arah pintu akan kedatangan seseorang tersebut. Tak lama langkah seseorang mulai menunjukkan akan hadirnya salah satu tahanan yang mungkin dirasa Baron juga mengenalnya.
Iya pria tampan yang tak lain Alex dirinya mulai menampakkan diri perlahan langkahnya pun mulai menghampiri tempat dimana Baron berada, melihat kedatangan Alex dirinya bersikap tenang agar polisi tidak memiliki kecurigaan apapun kepadanya.
"Alex! Kenapa harus dia!"
"Kenapa harus dia bukankah sekarang ini kamu barusaja menunjukkan akan wajah cemas mu! Oh iya mengetahui markas persembunyian mu ini bukankah itu sudah jadi kepanikan sendiri untukmu!"
"Omong kosong! Omong kosong apa itu anda pelaku atas pembunuhan orang-orang yang anda mut1l4si dengan kejinya tapi kenapa sekarang anda malah membawaku dalam masalah anda ini! Anda tidak ingin dipenjara terlalu lama makanya anda menyeret ku dalam kasus yang tidak aku perbuat!"tegasnya.
"Menyeret? Bukankah kasus yang terjadi saat ini bukanlah kasusku melainkan kasus anda sendiri? Bahkan dengan mudahnya anda mengedarkan barang-barang haram sekaligus senjata ilegal itu telah menunjukkan akan siapa anda, sekaligus ini kan kebanggaan yang selama ini anda sanjung-sanjung? Membanggakan diri sendiri dengan tindakan yang tidak manusiawi ini?"
"Jujur aku tidak masalah jika aku akan anda fitnah seperti ini? Kalau pun anda berhasil memfitnahku anda juga tidak akan mampu menjebloskan ku ke penjara lantaran tidak ada bukti yang jelas jika aku pelakunya?"
"Saya sangat keberatan dengan keputusan anda!" Seseorang terdengar suara kerasnya, pandangan sekejap mata berpaling pada arah seseorang itu.
"Apa maksud anda? Siapa anda dengan beraninya nyelonong masuk!"timpal Polisi.
"Tujuan saja kesini saya ingin membela saudara Baron atas kasus yang telah menimpanya saat ini. Saya juga sangat keberatan, saya merasa dalam kasus ini ada sedikit kejanggalan, semua bukti memang berhasil kalian dapatkan termasuk adanya g4nj4 mau pun barang haram yang lainnya, tapi satu yang kalian tidak dapatkan yaitu bukti jelas jika saudari Baron inilah pelaku utama dalam kasus ini. Jika hanya sebuah ungkapan dari sesosok penjahat tersadis ini apa semudah itu kalian akan mempercayainya?"
"Saya berpendapat sama seperti beliau,tuan Baron tidaklah bersalah hanya dengan satu kata yang diungkapkan penjahat ini, tidak memungkinkan jika sungguh tuan Baron pelaku utama dalam kasus itu jadi saya sungguh menentang keras ini, jika kalian ingin menangkapnya setidaknya carilah bukti yang jelas, paham!"timpal Rendy.
"Saya rasa dalam kasus ini saya berpendapat sama seperti dia, bukannya mendukung siapa yang salah tapi jika kita ingin menangkapnya dan menjebloskannya setidaknya kita harus punya bukti jelas?"timpal salah satu Polisi yang tiba-tiba ikut mendukungnya.
"Kali ini aku tidak menyarankan kalian untuk menangkapnya secara langsung. Dan benar yang dia katakan harus ada bukti jelas untuk menangkap setiap pelaku kasus kejahatan, jadi jika ingin membebaskannya tidak masalah!"
__ADS_1
"Apa kamu sungguh-sungguh dengan keputusan kamu kali ini?"
"Iya aku sungguh-sungguh dengan ucapan-ku ini!"
"Baiklah jika itu keputusan ku, kita sendiri juga tidak punya hak untuk menangkap anda jadi kamu nyatakan anda dibebaskan dari interogasi ini dan dinyatakan tidak bersalah!"
"Baiklah itu lebih baik, sudah aku duga aku memang tidak bersalah jadi jika anda ingin menangkap siapa seseorang yang sesungguhnya alangkah baiknya periksa laki-laki ini aku rasa dia dalang utamanya!"
"Baik tuan, Tuan sudah bebas jadi tidak seharusnya kita masih berada disini!"
"Baiklah kita pergi sekarang!"
"Baik tuan!"
Perginya mereka dari pandangan mereka, Alex yang masih menunjukkan tatapan sinisnya menatap kedua seseorang itu, salah satu Polisi lantas memegang pundaknya.
"Kenapa? Apa ada yang ingin kamu ucapkan pada kami?"
"Sebagai penjagaan mulai dari detik ini aku ingin kamu menyuruh anak buahmu untuk menjadi Intel, entah seperti apa penyamaran yang kalian lakukan karena aku tidak ingin bebasnya Baron akan menjadikan mara bahaya untuk Arabella mau pun pada dirimu sendiri, aku sangat kenal dengannya bebas bukan berarti menyerah tapi bebasnya dia aku sangat yakin yakin ada rencana lain yang dia rencanakan jadi tetap waspadalah!"
"Baiklah kali ini aku akan ikuti saran dariku, atas permintaan mu aku akan menjaga Arabella jadi disini kamu fokuslah saja dalam masa tahanan kamu oke!"
"Baiklah!"
BERSAMBUNG
__ADS_1