
"Selamat datang kembali sayang, ini rumah kita jadi selamat kembali ke Istana kamu ini?"
"Rumah? Ini sebenarnya ingatanku yang mulai menunjukkan sesuatu ataukah ada hal lain yang terjadi? Kenapa aku memperhatikan setiap sudut rumah ini tidak ada secuil pun bayang-bayang jika rumah ini memang kediaman ku?"batinnya yang merasa terheran sendiri.
"Sayang kamu kenapa? Apa kamu merasakan sakit?"tanya Rendy.
"Tidak kok Pa! Arabella hanya merasa sedikit bingung kenapa sampai detik ini Arabella tidak ingat bayang-bayang apapun tentang kediaman kita ini? Tapi sudahlah jangan dibahas lagi, oh iya mengenai Mama, Papa bilang Papa ingin menceritakan sedikit apa yang sebenarnya terjadi dengan Mama? Dan soal Suami kejam yang Papa maksud seperti apa wajah dari suamiku itu?"
"Jujur Papa merasa tidak enak hati jika harus membicarakan soal lain tentang Suami kamu, tapi jujur dia sangatlah jahat! Mungkin kamu tidak akan mempercayai Papa. Kamu sangat mencintainya tapi Papa berharap dengan amnesia yang kamu derita ini kamu segera terhindar dari pria brengsek itu dan kamu bisa berfikir secara jernih untuk melepaskan pria kejam itu. Baiklah Papa akan menceritakan siapa sosok pria bernama Alex yang tak lain suami mu itu.
Alex Andreassa Wijaya mungkin nama itu terbilang nama yang sangat bagus dan pastinya pemilik nama itu juga memiliki rupa yang sangat-sangatlah tampan. Tapi sayangnya ketampanan yang dimiliki Pria itu tidak sebanding dengan hati yang dimilikinya. Awal mula kalian menikah bukan karena adanya perasaan satu sama lain terhadap diri kalian masing-masing, tapi lebih tepatnya hubungan kalian terjadi suatu paksaan dari Pria bernama Alex itu.
Beberapa bulan yang lalu, wanita yang sangat ia cintai entah siapa namanya dia mengalami kecelakaan cukup parah yang akhirnya dia meninggal ditempat kejadian akibat pendarahan yang tak kunjung reda, sedangkan kamu? Kenapa dia mengaitkan semuanya padamu karena dia merasa kamu wanita pembawa sial bahkan terjadinya kecelakaan itu dia terus saja menyalahkan kamu tanpa sebab yang pasti, dia sangat mencintai kekasihnya sehingga sulit baginya untuk mendapatkan hati baru termasuk menerima anak yang ada dikandungan-mu.
Dan alasan jelas kenapa dia sangat membencimu karena kedua kornea mata yang tertanam padamu inilah dalang utamanya, kamu sempat buta karena kecelakaan dan disitulah Wanita kekasih dari Alex itu dengan senang hati mendonorkannya untukmu!"
__ADS_1
Bahkan bukan cuma tidak mau mengakuinya tapi dia juga berani main tangan, beberapa kali dia memukulmu tanpa ampun tapi entah bodohnya kamu! Kamu tidak memperdulikan itu semua dan lebih memilih bertahan diatas duri yang setiap harinya menyakitimu.
Alasan pertama Papa melarang keras hubungan kalian dan menyuruh kamu keras untuk pisah dan membenci Pria itu karena dia pria berhati dingin yang mempunyai profesi sebagai pembunuh bayaran atau bisa dibilang sebagai Psikopat yang sangat ditakuti banyak orang termasuk keselamatan anda sendiri jadi Papa mohon! Papa mohon tinggalkan dia, Papa mohon!"
"Memiliki hati sedingin dan sejahat itu kenapa kali ini aku seperti percaya dengan omongan Papa? Jika dia memang sungguh-sungguh perduli padaku dan juga anak ini harusnya dia ada disampingku, tapi apa? Apa dia menunjukkan mukanya tepat dihadapan ku?"batin Arabella dengan mengepalkan kedua tangannya.
"Sayang kenapa? Apa kamu tidak percaya dengan semua ucapan Papa ini?"
"Bukan itu Pa! Arabella hanya sedih tidak menyangka jika Arabella sebodoh itu! Arabella hanya mendengar ucapan Papa tapi entah kenapa hati Arabella sangatlah sakit? Arabella sangat yakin dan percaya jika pria yang berstatus suamiku itu memang tidak pernah peduli padaku maupun pada janin yang aku kandung ini. Bahkan diriku yang mengalami kecelakaan dia tidak menunjukkan wajahnya sekali pun jadi Arabella percaya! Arabella percaya dengan semua ucapan Papa, Arabella percaya!"
"Oh iya mengenai wajah dari penjahat itu apa Papa bisa menunjukkan seperti apa wajah dari pria jahat itu?"
"Baiklah sayang ini fotonya!" Menunjukkan satu buah foto yang terdapat foto Pria tampan bak pangeran, kedua tangan Arabella mengepal.
"Benar yang dikatakan Papa dia memang sangat tampan! Tapi apa gunanya ketampanan itu jika dia memiliki hati seperti iblis, beruntung aku masih punya Papa yang masih peduli dan perhatian pada putrinya terima kasih Pa! Terima kasih!"
__ADS_1
"iya sama-sama sayang, ya sudah kamu harus banyak beristirahat ikutlah bersama Bibik dia akan membantu kamu menuju kemari!"
"Baik Pa!"
Langkahnya kemudian mengikuti langkah wanita sedikit tua itu, disisi lain pandangan Rendy tertuju pada laki-laki yang perlahan mulai menghampirinya.
"Tuan!"
"Gimana apa semuanya telah berjalan dengan sangat lancar?"
"Seperti yang tuan minta semuanya telah berjalan sesuai rencana, gadis itu sangat percaya jika aku memang sungguh-sungguh Papanya selanjutnya apa yang ingin Tuan Baron lakukan?"
"Soal itu anda tenang-lah aku sudah mengatur rencana selanjutnya, tak membutuhkan waktu lama kamu juga akan mengerti!"
"Melihat raut wajah tuan yang sangat bahagia sudah terlihat jelas jika rencana kali ini akan sangat berjalan sesuai rencana. Dan aku sudah tidak sabar untuk menunggunya!"
__ADS_1
BERSAMBUNG.