Penjara Cinta Psikopat Kejam

Penjara Cinta Psikopat Kejam
Bab 62 " Mulai menemukan Fakta "


__ADS_3

"Apa kau baik-baik saja?"


"Kenapa kau mau membawaku keruangan ini? Jika awalnya kalian memang berniat ingin membunuhku secara perlahan kenapa kau harus melarikan ku kesini, kenapa?"


"Kadang aku bingung apa yang membuatmu sangat keras kepala seperti ini? Anda sudah tau sendiri resiko apa yang akan terjadi jika anda tidak mau menurut apa ucapan mereka tapi kenapa anda sangat ngotot tidak mau ngaku! Jujur jika anda tadi mengaku anda tidak akan mendapatkan siksaan seperti ini?"


"Mengaku atau pun tidak bagiku itu semua sama saja! Jika aku mengaku aku akan mendapatkan hukuman yang pastinya lebih berat. Bahkan aku sudah menebak hukuman yang akan aku dapat pasti hukuman mati, begitu juga sebaliknya jika aku tidak mau mengaku aku pasti masih akan sama yaitu mendapatkan semua ini jadi apa untungnya jika aku berbohong atau pun berkata jujur bukankah dua-duanya akan bersifat sama? Dan yang jelas alasan pertama aku tidak berkata jika aku pelakunya karena sesungguhnya memang bukan akulah pelaku atas meninggalnya Mamanya Arabella. Jujur aku memang memiliki dendam padanya pada waktu itu tapi entah kenapa hatiku tidak sampai mendorongku untuk berbuat jahat atau pun melakukan tindakan sekejam itu, jadi percaya atau tidak aku tidak akan memaksa anda untuk percaya karena anda juga berhak untuk percaya sama ucapan ku ini?"


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan terdengar dari luar ruangan ini, bergegas Polisi itu memerintahkannya untuk masuk.

__ADS_1


"Iya ada apa?"


"Mengenai permintaan Kapten untuk mencari tau siapa yang menyuruh Rangga untuk berbuat tindakan kekerasan tadi, bukankah itu Kapten sendiri yang memerintahkannya? Ini aku ada bukti kamera cctv ketika kapten berbicara pada Pak Rangga dan menyuruhnya untuk bertindak sampai kelewat batas seperti ini?"


"Tunggu! Aku! Kapan aku memerintahkan Rangga untuk melakukan interogasi sampai-sampai pake cara tindakan kekerasan seperti ini? Anda juga tau di kantor ini tidak ada yang namanya penyiksaan! Saya juga tau resiko apa yang akan terjadi jadi bagaimana mungkin aku bisa sampai bertindak kelewat batas seperti ini?"


"Didalam bukti itu sudah terpampang jelas jika andalah orang yang menyuruhnya jadi kenapa juga anda masih menyangkalnya?"timpal Alex yang lalu mengalihkan pandangannya kearah Alex.


"Sumpah! Aku berani bersumpah jika aku tidak pernah berbicara atau pun memerintahkan Rangga untuk menindak tegas kasus ini apalagi sampai pakai cara kasar! Aku yakin dalam kasus ini ada seseorang yang berniat ingin menuduhku yang jelas ini sumpah bukan aku! Bukan aku!"


"Kalau boleh tau pukul berapa Kapten berbicara pada Pak Rangga?"timpal Polisi lain.


"Apa disaat pukul 16:00 sore anda kapten di lapas ini?"tanya yang lain.


"Setahuku pukul 16:00 kapten sedang bersamaku untuk menuntas kasus kejahatan lain, jadi tidak mungkin jika kapten ada disana dalam dua tempat yang berbeda? Aku berani jujur kemaren kapten ada bersamaku!"timpal Polisi yang tadi.

__ADS_1


"Aku rasa benar yang kamu katakan jika kasus ini memang ada seseorang yang telah berbuat licik untuk menuduh mu! Dan dugaan ku sangat yakin jika pelakunya yang tak lain adalah Baron? Ingat betul tindakan yang bisa ia lakukan hanya memanipulasi wajah seseorang agar terlihat sama! Sama seperti yang dialami kedua anak buahku mereka juga salah satunya yang menjadi korban, jadi sudah pasti jelas ini Baron yang melakukannya aku sangat yakin?"


"Aku merasa anda tau betul seperti apa sifat dari seseorang bernama Baron itu, aku percaya semua omongan kamu karena aku berkata jujur jika seseorang yang ada didalam cctv itu bukanlah aku. Sekarang aku malah jadi curiga dengannya apa anda tau dimana tempat tinggalnya?"


"Tempat tingal? Anda lucu bagi seorang penjahat tidak ada lagi yang namanya Rumah, dia sangat licik sama seperti diriku dia juga memiliki Markas yang sangat lengkap yang mampu menimbun ratusan senjata ilegal bahkan dia juga mampu menimbun barang haram sekali pun. Tapi yang aku tau ini markas lamanya yang dulunya pernah aku bom, entah ada markas yang lain aku tidak tau tapi jika anda ingin tau dimana tempat Markas lama itu aku bisa tunjukkan, tempatnya berada di wilayah A blok 12, jika kalian sampai disana dan mendapati salah satu gubuk kecil kalian masuklah, lihatlah kebawah jika kalian melihat ada baja berbentuk persegi panjang kalian angkat disana kalian akan menemukan pintu rahasia untuk masuk kedalam markas itu lewat pintu rahasia yang mereka buat, mereka juga punya senjata lengkap jadi sebisa mungkin kalian pakailah pakaian anti baja agar nyawa kalian aman, baiklah hanya itu yang bisa aku bantu mari laksanakan!"


"Kali ini aku percaya padamu tapi jika kali ini ada tidak terbukti benar dan hanya berkata omong kosong anda akan tau akibatnya nanti!"


"Apa yang aku ucapkan tidaklah berbohong, percaya atau pun tidak kalian akan mengetahui faktanya nanti, tapi saran aku kalian laksanakan jika sudah larut malam lebih tepatnya pukul 00:00 malam karena jam segitu waktu yang tepat untuk menyergap mereka!"


"Baiklah kali ini aku percaya tapi awas saja jika anda bohong!"


"Tuan Intel yang tuan perintahkan telah berhasil melacak wilayah yang ditujukan oleh tahanan itu dan benar nyatanya jika lokasi A terdapat salah satu gubuk tua, mereka masuki dan mendapati baja persegi panjang didalam gubuk tersebut!"


"Jadi dia tidak bohong? Cepat kita kesana sekarang ini sudah waktunya!"

__ADS_1


"Baik Kapten!"


BERSAMBUNG.


__ADS_2